PRAMUKA.ID – Semangat, kreativitas, kekompakan, dan jiwa pantang menyerah kembali ditunjukkan Pramuka Penegak Gugusdepan 10.095–10.096 Ambalan A.M. Siri Tane dan A. St. Norma, yang berpangkalan di MA Annur Nusa, Desa Nusa, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Keikutsertaan para Pramuka Penegak dalam “Perkemahan LT-II dan Kemah Lomba Kwartir Ranting Kahu” yang berlangsung pada 12–18 Agustus 2026 tidak sekadar menjadi ajang berkemah dan berlomba, tetapi juga menjadi momentum untuk mengasah keterampilan, membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta membawa nama baik madrasah.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Lomba Tingkat Dua (LT-II) yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kahu. Dalam kegiatan ini, Pramuka Penegak Ambalan A.M. Siri Tane dan A. St. Norma tampil penuh percaya diri dan berhasil membuktikan kualitas mereka melalui berbagai cabang perlombaan.
Di bawah kepemimpinan Pradana Putri, Kakak Satriani Safitri, dan Pradana Putra, Kakak Sahrul, kontingen mereka berhasil mengukir sederet prestasi yang membanggakan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Pramuka Penegak MA Annur Nusa mampu bersaing sekaligus menunjukkan kreativitas, keterampilan, kedisiplinan, dan kerja sama tim.
Adapun deretan prestasi yang berhasil diraih, yaitu Juara 2 Administrasi Putra, Juara 1 Administrasi Putri, Juara 2 Lomba Sangga Tergiat, Juara 2 Yel-Yel Putri, Juara 1 Yel-Yel Putri, Juara 2 Lagu Solo Putra, Juara 2 Lagu Solo Putri, Juara 2 Vocal Grup, Juara 1 Film Pendek, Juara 2 Hasta Karya, Juara 2 Tari Semaphore Putra, Juara 2 Tapak Perkemahan Putra, Juara 1 Tapak Perkemahan Putri, Juara 1 Bivak, Juara 2 Miniatur Pionering, Juara 1 Stand Up Comedy, Juara 1 Ceramah 3 Bahasa, serta Juara 1 Reportase.
Capaian tersebut menjadi catatan prestasi yang sangat berarti bagi Gudep 10.095–10.096. Bukan hanya karena banyaknya piala yang berhasil dibawa pulang, tetapi juga karena setiap perlombaan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta untuk belajar tentang keberanian, kepemimpinan, tanggung jawab, kreativitas, serta arti penting sebuah perjuangan bersama.
Prestasi yang diraih juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi MA Annur Nusa. Para Pramuka Penegak telah menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang pembentukan generasi muda yang terampil, kreatif, berkarakter, mandiri, dan mampu mengharumkan nama satuan pendidikan. Salah seorang Penegak Bantara, Kakak Dwi Khairunnisa, yang juga merupakan siswi kelas XII MA Annur Nusa, mengungkapkan kesannya selama mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, mengikuti Kemah Lomba Kwarran Kahu merupakan pengalaman yang sangat berharga. Selama berada di perkemahan, ia bersama rekan-rekan mendapatkan banyak pelajaran, mulai dari kedisiplinan, kerja sama, keberanian tampil, hingga bagaimana menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai perlombaan.
“Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang mendapatkan juara. Lebih dari itu, kami mendapatkan pengalaman, teman, keberanian dan pelajaran tentang bagaimana bekerja sama serta saling mendukung. Ketika nama MA Annur Nusa berhasil disebut sebagai juara, tentu kami merasa sangat bangga karena perjuangan selama persiapan dan perlombaan akhirnya membuahkan hasil,” ungkap Kakak Dwi Khairunnisa.
Keberhasilan Ambalan A.M. Siri Tane dan A. St. Norma menjadi gambaran bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Di balik setiap kemenangan terdapat latihan, kekompakan, kedisiplinan, keberanian, dan semangat untuk memberikan yang terbaik.
Dari bumi perkemahan, para Pramuka Penegak MA Annur Nusa membuktikan bahwa prestasi bukan sekadar tentang piala, tetapi tentang proses menempa diri menjadi generasi yang lebih tangguh, terampil, mandiri, dan siap mengabdi. Semangat tersebut diharapkan terus menyala dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Pramuka MA Annur Nusa untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah di berbagai kegiatan kepramukaan.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi Patimpeng / ISJ Sulsel #2109)




















