PRAMUKA.ID – Komitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan terus ditunjukkan oleh Gugusdepan UPT SD Inpres 12/79 Nusa, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Gugusdepan dengan nomor 01.003–01.004 tersebut mengutus salah seorang guru untuk mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka Golongan Penggalang sebagai langkah nyata dalam memperkuat kapasitas pembina dan meningkatkan mutu kegiatan kepramukaan di lingkungan sekolah.
Guru yang mendapat kepercayaan untuk mengikuti KMD tersebut adalah Kakak Rosmaladewi, S.Pd.SD. Keikutsertaannya diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan, keterampilan, wawasan, serta pengalaman dalam menerapkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan kepada peserta didik, khususnya golongan Penggalang.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan sekolah dalam mempersiapkan pembina yang kompeten, kreatif, dan mampu menghadirkan kegiatan Pramuka yang edukatif serta menyenangkan.
Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Mabigus UPT SD Inpres 12/79 Nusa, kakak Suaebah, S.Pd. Di bawah kepemimpinannya, sekolahnya terus mendorong peningkatan kompetensi para pembina sebagai bagian penting dari penguatan pendidikan karakter. Bahkan, dengan bertambahnya kakak Rosmaladewi sebagai peserta KMD, nantinya pembina Pramuka lulusan KMD di UPT SD Inpres 12/79 Nusa berjumlah 4 orang. Hal ini menjadi modal penting bagi Gugusdepan 01.003–01.004 untuk semakin aktif dan berkualitas dalam membina generasi muda.
KMD bukan sekadar kegiatan untuk memperoleh pengalaman atau sertifikat, tetapi merupakan proses pembentukan kapasitas seorang pembina agar mampu menjadi teladan, pendamping, sekaligus penggerak kegiatan kepramukaan. Seorang pembina dituntut mampu memahami karakter peserta didik, mengelola kegiatan yang menarik dan menantang, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap lingkungan serta bangsa. Karena itu, kehadiran pembina yang memiliki kompetensi KMD diharapkan semakin memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka di UPT SD Inpres 12/79 Nusa.
Ditemui disela-sela kegiatan KMD, Andalan Daerah Bidang Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarda Sulsel, Kakak Y.A. Yahya, S.Pt, M.Si, yang berkesempatan hadir memantau kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas langkah UPT SD Inpres 12/79 Nusa yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembina Pramuka. Menurutnya, semakin banyak pembina yang meningkatkan kompetensi melalui KMD, semakin besar pula peluang lahirnya kegiatan Pramuka yang berkualitas dan berdampak positif bagi peserta didik. “Pembina yang mau terus belajar adalah pembina yang sedang mempersiapkan generasi masa depan. KMD bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi awal untuk mengabdi dengan ilmu, keteladanan, dan ketulusan. Semoga kakak Rosmaladewi dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan kembali ke Gugusdepan untuk menyalakan semangat kepramukaan yang lebih kuat,” pesannya.
Langkah UPT SD Inpres 12/79 Nusa tersebut menjadi inspirasi bahwa kemajuan Gerakan Pramuka berawal dari kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya pembinanya. Dengan dukungan Mabigus, Pembina Pramuka, guru, dan seluruh civitas sekolah, Gugusdepan 01.003–01.004 diharapkan mampu menghadirkan pembinaan Pramuka yang semakin aktif, kreatif, edukatif, dan berkarakter. Dari pembina yang terus belajar, lahirlah generasi Pramuka yang tangguh, mandiri, berkarakter, dan siap mengabdi untuk bangsa.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi / ISJ Sulsel #2109)






















