PRAMUKA.ID – Gerakan Pramuka Gudep 12.001-12.002 MAN Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Ambalan Motangrua dan Lasminingrat menggelar kegiatan Penempuhan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) Penegak tingkat Purwa di lingkungan MAN Manggarai Timur, Rabu sore (13/05) hingga Kamis pagi (14/05).
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas X MAN Manggarai Timur sebagai bagian dari rangkaian akhir ujian SKK (Syarat-syarat Kecakapan Khusus) yang telah berlangsung sejak sebelum Ramadan.
Pembina Pramuka MAN Manggarai Timur, Kak M. Syarifuddin, mengatakan bahwa penempuhan TKK merupakan program kerja wajib dalam Gugusdepan untuk melatih kecakapan anggota Pramuka Penegak.
“Penempuhan TKK ini merupakan Program Kerja wajib di Gugusdepan. Ini untuk melatih kecakapan setiap anggota Pramuka agar dapat mendarmabaktikan diri di tengah masyarakat,” terang Kak Arif, sapaan akrabnya.
Dikatakan, seluruh siswa kelas X telah menjalani ujian SKK secara rutin setiap hari Jumat sebelum Ramadan dan kembali dilanjutkan setelah Idulfitri.
“Setiap siswa kelas X telah melaksanakan ujian SKK (Syarat-syarat Kecakapan Khusus) setiap hari Jum’at. Itu berlangsung sejak sebelum Ramadan, kemudian dilanjutkan setelah lebaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, penempuhan TKK menjadi bukti akhir pencapaian peserta yang nantinya akan dikenakan pada seragam Pramuka masing-masing.
“Setelah ujian SKK selesai, kini mereka melakukan penempuhan TKK sebagai bukti yang akan dikenakan di seragam Pramuka masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Pradana Putri Ambalan Lasminingrat Gudep 12.002, Kakak Sumiyati, menilai kegiatan tersebut penting dalam membentuk karakter anggota Ambalan, terutama dalam aspek kedisiplinan, kepemimpinan, dan mentalitas.
“Kelas X saat ini merupakan anggota Ambalan. Setelah penempuhan TKK ini, mereka diharapkan semakin disiplin,” ujarnya.
Siswa kelas XI-A itu juga menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepengurusan Dewan Ambalan yang akan dilanjutkan oleh adik kelas mereka.
“Ini merupakan kegiatan terakhir bagi kelas X. Setelah mereka naik ke kelas XI, mereka akan menggantikan kami sebagai Dewan Ambalan. Kami optimis, anggota Pramuka saat ini telah tumbuh menjadi Pramuka Penegak yang mulai matang, sehingga kelak mereka akan siap melanjutkan kepengurusan Dewan Ambalan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut didampingi para guru dan pegawai MAN Manggarai Timur yang hadir untuk mengawasi jalannya kegiatan selama berlangsung.



















