PRAMUKA.ID – Lamongan – Menjelang persiapan menuju Jambore Nasional, siswa SMP Negeri 4 Lamongan kembali menunjukkan bahwa aktif dalam kegiatan Pramuka bukanlah penghalang untuk meraih prestasi akademik. Justru sebaliknya, kegiatan kepramukaan mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat juang yang mendukung keberhasilan di berbagai bidang.
Hal tersebut dibuktikan oleh salah satu anggota Pramuka Majapahit Gugus Depan SMPN 4 Lamongan, Armando Ferdyansyah Rizqi Sya’bana. Pada hari Minggu, 24 Mei 2026, setelah mengikuti pembekalan Jambore Nasional yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Kabupaten Lamongan, Armando langsung bertolak ke Malang untuk mengikuti Jenius Science Olympiad (JSO) tingkat Provinsi bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Di tengah padatnya agenda pembekalan, Armando tetap mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Ia berhasil meraih Juara 3 sekaligus membawa pulang medali emas dalam ajang olimpiade tersebut.
Pembekalan Jambore Nasional sendiri berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 23-24 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta terpilih dari berbagai sekolah di Lamongan dan berisi berbagai materi kepramukaan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), sandi, isyarat bendera dan bunyi, orienteering, senam, hingga malam keakraban dengan mengunjungi pameran pendidikan di Lapangan Gajah Mada Lamongan.
Prestasi Armando menjadi bukti nyata bahwa kegiatan Pramuka tidak menghambat prestasi akademik siswa. Sebaliknya, Pramuka justru membantu membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mampu mengatur waktu dengan baik.
Saat diwawancarai, Armando menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari Pramuka SMPN 4 Lamongan.
“Pramuka bukan menjadi halangan untuk berprestasi, justru di Pramuka kita belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan pantang menyerah. Saya bangga menjadi bagian dari Pramuka Majapahit Gugus Depan SMPN 4 Lamongan. Dari sini saya belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri dan peduli terhadap orang lain. Apalagi sebagai seorang pratama, saya harus memberikan contoh yang baik untuk adik-adik dan teman-teman,” ujar Armando.
Perjalanan Armando pun belum berhenti sampai di sini. Setelah menyelesaikan rangkaian pembekalan Jambore Nasional selanjutnya, ia akan kembali berjuang di Jenius Science Olympiad tingkat Nasional. Kisah Armando menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa kepramukaan bukan hanya tentang kegiatan lapangan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan mental pemimpin. Semangat disiplin, kerja keras, dan pengabdian yang ditanamkan dalam Pramuka terbukti mampu melahirkan siswa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga berprestasi di bidang akademik.



















