PRAMUKA.ID – Bandung – Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen RI bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menggelar kegiatan Diseminasi Modul Penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dalam Kegiatan Kepramukaan. Acara ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, tanggal 21-23 April 2026, bertempat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini resmi dibuka pada Selasa, 21 April 2026, dengan fokus utama meningkatkan kompetensi para Pelatih Pembina Pramuka. Sebelumnya, Modul Penguatan 7KAIH dalam Kegiatan Kepramukaan telah terlebih dahulu disusun sebelum dilakukannya diseminasi ini. Penyusunan modul tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara Puspeka Kemendikdasmen bersama Kwarnas Gerakan Pramuka.
Hadir mewakili Ketua Kwartir Nasional, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binawasa, Kak Rahmansyah, didampingi oleh Wakil Kepala Pusdiklatnas, Kak Laiyen Nento, serta Andalan Nasional, Kak Nur Hamid. Sejumlah Pelatih dari Pusdiklatda berbagai provinsi turut menjadi peserta dalam agenda ini, di antaranya berasal dari wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur, yang akan membawa hasil diseminasi ini ke daerah masing-masing.
Dari pihak Kemendikdasmen hadir Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ibu Suharti yang didampingi oleh Kepala Pusat Penguatan Karakter, Ibu Rusprita Putri Utami, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat, Bapak Sugito Adiwarsito beserta jajaran selaku tuan rumah kegiatan ini berlangsung.
Mewakili Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Rahmansyah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin erat antara Kemendikdasmen dan Gerakan Pramuka. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
“Terima kasih Ibu Suharti selaku Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, yang telah memberi kepercayaan kepada Gerakan Pramuka untuk amanah besar ini menuju masa depan Indonesia Hebat dan Indonesia Emas 2045,” ujar Kak Rahmansyah.
Melalui diseminasi ini, harapannya nilai-nilai karakter dalam modul 7KAIH dapat diintegrasikan ke dalam setiap aktivitas kepramukaan untuk memperluas jangkauan edukasi karakter di seluruh Indonesia. Dengan kompetensi pelatih yang meningkat, implementasi modul tersebut di gugusdepan diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter para peserta didik anggota Gerakan Pramuka.






















