PRAMUKA.ID – Dewan Kerja Nasional (DKN) melaksanakan sosialisasi penggunaan fitur Dewan Kerja dalam aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas secara virtual, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi DKN dengan Pusat Data dan Informasi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Pusdatin) melalui Tim Ayo Pramuka Kwarnas.
Sosialisasi yang dipimpin oleh Sekretaris DKN tersebut diikuti oleh para Sekretaris Dewan Kerja Daerah (DKD) dan Ketua Bidang DKD dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sekaligus memperkuat pemahaman jajaran Dewan Kerja mengenai pemanfaatan fitur digital yang telah disiapkan untuk mendukung pengelolaan organisasi dan program kerja Dewan Kerja secara berjenjang.
Dalam sambutannya, Ketua DKN, Raihan Muhammad Sujaya, menyampaikan bahwa penguasaan fitur Dewan Kerja dalam aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas merupakan hal yang perlu dilakukan bersama, mulai dari tingkat nasional hingga ranting.
Menurutnya, fitur tersebut dirancang untuk menjawab tantangan perkembangan digitalisasi sekaligus merespons aspirasi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang disampaikan dalam Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitra) Nasional.
“Penggunaan fitur Dewan Kerja pada aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas tentunya perlu kita kuasai bersama dari tingkatan nasional sampai ranting. Fitur ini dirancang untuk menjawab tantangan digitalisasi zaman dan menjawab aspirasi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam Musppanitra Nasional,” ujar Ketua DKN.
Ia menambahkan, keberadaan fitur tersebut diharapkan dapat mendorong setiap Dewan Kerja untuk saling berkolaborasi, bersinergi, dan mengintegrasikan program-programnya dengan kegiatan kwartir di masing-masing tingkatan.
Fitur Dewan Kerja dalam aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas dikembangkan untuk memperkuat digitalisasi Gerakan Pramuka, meningkatkan pendataan potensi Dewan Kerja berbasis digital, menyinergikan program Dewan Kerja secara berjenjang, serta mengintegrasikan pelaksanaan program Dewan Kerja dengan program Kwartir Gerakan Pramuka.
Sejumlah fungsi telah tersedia dalam fitur ini, antara lain pengelolaan anggota dan pengurus, publikasi berita kegiatan Dewan Kerja, peta sebaran potensi Dewan Kerja, daftar wilayah dan lokasi, pengelolaan kegiatan dan kalender kegiatan, riwayat serta rekapitulasi sidang, hingga evaluasi dan monitoring kegiatan. Selain itu, tersedia pula pengelolaan dokumen regulasi dan dokumen korespondensi.
Dalam pemaparannya, Kak Iqbal dari Pusdatin Kwarnas menyampaikan bahwa fitur Dewan Kerja merupakan pengembangan yang progresif dan memiliki manfaat dalam menjawab kebutuhan pengelolaan organisasi Dewan Kerja. Pemanfaatan fitur ini diharapkan dapat mendukung tata kelola organisasi yang lebih terstruktur, terdokumentasi, dan terintegrasi.
DKN sendiri telah menggunakan fitur Dewan Kerja sejak 2025. Hingga saat ini, DKN juga telah mewajibkan pengelolaan kegiatan tingkat nasional melalui aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas. Ke depan, pemanfaatannya akan diperluas sehingga korespondensi DKN juga dilakukan melalui aplikasi tersebut.
Dalam kegiatan ini, turut hadir jajaran DKN, yaitu Wakil Ketua DKN Tamara Al Ihsan, Sekretaris I Fabio Yehezkiel Lasut, Sekretaris II Daniel Tri Wahyudi, Bendahara Amala Sundari, Ketua Bidang Kajian Kepramukaan Alfarabi Ibnu Nukliri, Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Rica Zarima, Ketua Bidang Kegiatan Alfian Nur Ardhi, serta Dwi Lani Kiranti.
Melalui sosialisasi ini, DKN mendorong seluruh jajaran Dewan Kerja di Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas. Dengan pengelolaan berbasis digital, Dewan Kerja diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan keterhubungan antartingkatan, serta membangun tata kelola organisasi yang lebih efektif dan terintegrasi dengan program kwartir.
PusdatinKN















