PRAMUKA.ID – Kwartir Ranting (Kwarran) Kahu, Sulawesi Selatan, menggelar kegiatan silaturahmi (refreshing) sekaligus Rapat Program Kerja Kwarran untuk tahun 2027 hingga akhir masa bakti 2028. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 24–25 Oktober 2026, di Fafaliyang Waterpark, Kabupaten Sinjai, menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta menyatukan visi dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kecamatan Kahu.
Selain merumuskan program strategis ke depan, pertemuan ini juga dirangkaikan dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD), Pelantikan Pengurus Kwarran Kahu Pergantian Antar Waktu (PAW) masa bakti 2025–2028, Orientasi Majelis Pembimbing (MABI), Gelang Ajar, dan Pesta Siaga, sekaligus diselenggarakan pembubaran panitia kegiatan.
Suasana rapat berlangsung dinamis dan penuh semangat ketika masing-masing komisi memaparkan rencana program kerja. Diskusi yang cukup alot menjadi gambaran nyata keseriusan para pengurus dalam menyusun agenda yang terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi pembinaan peserta didik serta peningkatan kapasitas pembina Pramuka.
Perbedaan pandangan yang muncul tidak menjadi penghalang, melainkan ruang bertukar gagasan untuk menghasilkan keputusan terbaik. Melalui forum tersebut, Kwarran Kahu berupaya memastikan bahwa program yang dirancang bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan gugus depan, kwartir, pembina, dan anggota Pramuka di wilayah Kahu.
Salah satu usulan strategis datang dari Komisi Hubungan Masyarakat (Humas) dan Informatika yang mendorong penguatan diseminasi serta publikasi kegiatan kepramukaan melalui media daring, termasuk media resmi Kwartir Nasional di www.pramuka.id dan aplikasi AyoPramuka Kwarnas. Komisi ini juga mengusulkan pembangunan relasi yang baik dengan insan pers, wartawan, serta lembaga media massa di tingkat provinsi dan nasional guna memperluas jangkauan informasi tentang kiprah Pramuka Kahu. Selain itu, kerja sama dengan instansi pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi kemasyarakatan perlu terus dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan program kepramukaan.
Usulan lainnya mencakup peningkatan partisipasi anggota dalam kegiatan komunikasi global, seperti Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI), serta keterlibatan aktif dalam aplikasi AyoPramuka, termasuk program Activity Award, sebagai sarana menunjukkan kreativitas, prestasi, dan kontribusi nyata anggota Pramuka.
Rangkaian kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi dan apresiasi terhadap kerja kolektif panitia dalam menyukseskan berbagai agenda Kwarran Kahu. Penyampaian LPJ diharapkan memperkuat budaya organisasi yang transparan, bertanggung jawab, dan profesional, sementara pembubaran panitia menandai berakhirnya tugas kepanitiaan sekaligus menjadi awal untuk menyiapkan kolaborasi yang lebih baik pada kegiatan berikutnya.
Semangat silaturahmi yang terbangun diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus tumbuh menjadi kekuatan dalam menjalankan program hingga penghujung masa bakti 2025–2028. Dengan perencanaan yang matang, komunikasi yang terbuka, dan pembagian tugas yang jelas, Kwarran Kahu diharapkan semakin solid dalam mengembangkan pendidikan kepramukaan yang menarik, relevan, dan bermanfaat bagi generasi muda.
Dalam pesannya, Ketua Kwarran Kahu, kakak Andi Sukmawati AZ mengajak seluruh jajaran pengurus dan unsur kepramukaan untuk menjaga kekompakan, memperkuat komitmen, serta mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menekankan bahwa keberhasilan Gerakan Pramuka bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan anggota, kualitas pembinaan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan hasil rapat ini sebagai komitmen bersama, bukan sekadar catatan di atas kertas. Setiap komisi harus bergerak, setiap program harus diperjuangkan, dan setiap pengurus harus mengambil peran. Jangan menunggu sempurna untuk memulai, tetapi mulailah dengan kerja sama, keikhlasan, dan tanggung jawab. Dengan semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan, kita wujudkan Kwarran Kahu yang semakin solid, aktif, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat hingga akhir masa bakti 2028,” papar kak Andi Sukmawati.
Bersama, Kwarran Kahu melangkah dari silaturahmi menuju aksi, dari perencanaan menuju prestasi, demi Pramuka yang lebih maju dan berdampak.
Pewarta : Yusran AY.NS (Andalan Daerah bidang Sakoma, Kwarda Sulsel)




















