PRAMUKA.ID – Gianyar, – Komitmen menjaga mutu organisasi dan efektivitas pembinaan kepramukaan di tingkat daerah terus digeber jajaran pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali. Melalui Bidang Satuan Karya, Satuan Komunitas, dan Gugusdarma (Sakoma), Kwarda Bali melaksanakan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu Tahun 2026 di Kwartir Cabang (Kwarcab) Gianyar.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Sakoma Kwarda Bali, Rudianto, bersama tim rombongan diterima secara langsung oleh Sekretaris Kwarcab Gianyar, I Wayan Mawa, S.Pd., M.Pd., di pusat pemerintahan Kabupaten Gianyar.
Pelaksanaan Monev Terpadu ini mengusung dua pilar agenda utama yang menjadi landasan penguatan tata kelola satuan karya di berbagai wilayah kabupaten/kota se-Bali.
“Secara umum, pelaksanaan Monev Terpadu di seluruh Kwarcab mengusung dua agenda utama, yakni silaturahmi sekaligus penguatan kepengurusan Sakoma meliputi konsolidasi struktur pimpinan Saka/Sako, keberadaan Majelis Pembimbing (Mabi), penataan administrasi, serta keaktifan pangkalan/sanggar serta pembahasan program pembinaan yang mencakup evaluasi Syarat Kecakapan Khusus (SKK), keaktifan Krida, sinergi instansi pengampu, dan pemetaan potensi daerah,” terang Rudianto, Kamis (29/10/2026).
Soroti Optimalisasi Saka Pariwisata dan Evaluasi Program Pembinaan di Kabupaten Gianyar
Sebagai pusat seni, budaya, dan pariwisata berkaliber internasional, Kabupaten Gianyar memiliki dinamika kepramukaan yang khas, khususnya dalam pengembangan Saka tematik.
Dalam sesi diskusi dan peninjauan di Kwarcab Gianyar, fokus utama Monev diarahkan pada evaluasi khusus efektivitas pembinaan sejumlah Satuan Karya, seperti Saka Pariwisata, Saka Widya Bakti, Saka Bakti Husada, dan satuan karya lainnya. Tim Kwarda Bali bersama jajaran Kwarcab Gianyar mendiskusikan sejauh mana dampak program pembinaan Saka terhadap pengembangan potensi seni, kebudayaan, kepariwisataan, serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Selain aspek program, pertemuan ini juga mengevaluasi aspek pelaporan administrasi, realisasi dukungan anggaran, serta penguatan sinergi lintas instansi pengampu (stakeholders) di Kabupaten Gianyar agar ekosistem pendidikan kepramukaan berjalan semakin terstruktur, produktif, dan berdaya saing.
Melalui rangkaian Monev Terpadu 2026 ini, Kwarda Gerakan Pramuka Bali optimistis seluruh Kwarcab mampu memperkuat basis pembinaan generasi muda yang berkarakter kuat dan siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Pewarta : Rudianto – Kwarda Bali













