PRAMUKA.ID – Denpasar, Jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu Bidang Satuan Karya Pramuka, Satuan Komunitas Pramuka, dan Gugus Darma (SAKOMA) Tahun 2026. Dalam lawatan strategis yang digelar pada Senin, 26 Oktober 2026, tim Kwarda Bali menyambangi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Denpasar dan Kwarcab Gerakan Pramuka Badung.
Wakil Ketua Bidang SAKOMA Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., menegaskan bahwa pelaksanaan Monev Terpadu di seluruh jajaran Kwarcab ini secara umum mengusung dua agenda utama yang sangat krusial bagi kesinambungan organisasi.
Agenda pertama berfokus pada Silaturahmi dan Penguatan Pengurusan SAKOMA, yang meliputi konsolidasi struktur kepengurusan pimpinan Saka/Sako, keberadaan Majelis Pembimbing (Mabi), penataan administrasi, hingga tingkat keaktifan pangkalan serta sanggar kerja.
Adapun agenda kedua menitikberatkan pada Pembahasan Program Pembinaan SAKOMA, mencakup evaluasi pelaksanaan Syarat Kecakapan Khusus (SKK), keaktifan krida kejuruan, sinergi lintas instansi pengampu, serta pemetaan potensi pengembangan Saka, Sako, dan Gugus Darma di daerah.
Sambutan Hangat Kwarcab Denpasar dan Badung Beserta Komitmen Tim Monev Kwarda Bali
Rombongan tim Monev Kwarda Bali yang hadir dalam kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Waka Bidang SAKOMA Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., didampingi oleh unsur andalan SAKOMA di antaranya AKP. Ida Bagus Gede Ariada, S.H. dan Rudianto.
Saat menyambangi markas Kwarcab Denpasar, kedatangan tim Kwarda Bali diterima langsung oleh Ketua Harian Kwarcab Denpasar, Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si., didampingi Sekretaris Cabang Putu Andi Surya Prayoga, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pengurus andalan cabang.
Dalam sambutannya, I Gusti Lanang Jelantik menyampaikan apresiasi dan menyambut baik langkah proaktif Kwarda Bali yang turun langsung ke tingkat cabang guna memetakan serta mencari solusi atas hambatan dan tantangan pembinaan SAKOMA di lapangan.
Sementara itu, rangkaian kegiatan Monev di wilayah Kabupaten Badung disambut hangat oleh Andalan Kwarcab Badung Drs. I Nyoman Suasta, M.Pd., bersama Yoni Ambarwati selaku andalan Saka Kwarcab Badung.
Melalui Monev Terpadu 2026 ini, Kwarda Gerakan Pramuka Bali optimis pembinaan generasi muda melalui jalur kepramukaan khusus kepemimpinan karya, profesi, dan komunitas di Denpasar dan Badung akan semakin terarah, solid, serta berdaya saing tinggi.
Pewarta : Rudianto – Kwarda Bali















