PRAMUKA.ID – Badung, Guna mencetak generasi muda Bali yang unggul, berkarakter, serta memiliki wawasan kedirgantaraan yang tangguh, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menggelar audiensi kemitraan strategis bersama Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai di Mabase Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Kamis (29/10/2026).
Rombongan Kwarda Bali diterima secara langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., M.M.
Dalam suasana keakraban, Danlanud mengungkapkan rasa bangganya dapat kembali bersinergi dengan dunia kepramukaan. Bagi perwira menengah TNI AU ini, dunia Pramuka bukanlah hal yang asing lantaran pernah menimba ilmu sebagai anggota Satuan Karya (Saka) hingga menjadi instruktur muda di masa mudanya.
“Pramuka sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya sejak dulu. Saya pernah menjadi anggota Saka dan bahkan instruktur muda. Oleh karena itu, Lanud I Gusti Ngurah Rai sangat siap bersinergi, memperkuat kemitraan, dan memfasilitasi pembinaan Saka Dirgantara Kwarda Bali secara optimal,” tegas Kolonel Pnb David Dwi Martin W., Kamis (29/10/2026).
Sekretaris Sakoma Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Rudianto, menerangkan bahwa kedatangan jajaran Kwarda Bali ke Mabase TNI AU merupakan bagian dari konsolidasi organisasi berbasis regulasi nasional.
“Kehadiran kami di Pangkalan TNI AU ini adalah untuk bersilaturahmi dan memperkuat kemitraan kedirgantaraan. Sinergi ini berlandaskan amanat Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, khususnya Pasal 36 dan 38 yang mengatur peran instansi negara dan TNI sebagai Majelis Pembimbing (Mabi) yang memberikan bimbingan, fasilitasi, dan dukungan pembinaan,” jelas Rudianto.
Audiensi kemitraan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang terbagi dalam tiga agenda utama:
Restrukturisasi Mabi & Pimpinan Saka: Penyesuaian serta pengukuhan kembali susunan Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Dirgantara yang diketuai oleh Danlanud I Gusti Ngurah Rai, diselaraskan dengan Dinas Potensi Dirgantara (Spotdirga) Lanud I Gusti Ngurah Rai sebagai Pimpinan Saka Dirgantara Kwarda Bali.
Pengembangan 3 Krida Kejuruan: Pelatihan intensif pada tiga krida utama, yaitu:
Krida Olahraga Dirgantara (Ordirga): Pembekalan aeromodelling, gantole, paralayang, paramotor, dan penerbangan swalatih.
Krida Pengetahuan Dirgantara: Teori penerbangan (aerodynamics), navigasi udara, meteorologi, serta keantariksaan.
Krida Jasa Dirgantara: Tata kelola kebandarudataan, pemanduan lalu lintas udara (air traffic control), Air SAR, hingga pemadam kebakaran penerbangan (PKP-PK).
Pembaruan MoU & Dukungan Fasilitas: Penyusunan ulang Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan, penerbitan SK Kwarda Bali, serta penyediaan fasilitas apron/hangar, lapangan aeromodelling, dan alat peraga penerbangan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Bali.
Kolaborasi ini diharapkan memicu minat dirgantara anak muda Bali serta melahirkan kader-kader kepemudaan yang siap mengabdi bagi bangsa dan negara di udara.
Pewarta : Rudianto – Kwarda Bali













