PRAMUKA.ID –Denpasar, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melakukan langkah taktis dalam memperkokoh pembinaan karakter kepemudaan, kesadaran hukum, serta wawasan kebangsaan di Pulau Dewata. Tim Audiensi Kemitraan Satuan Karya (Saka) Kwarda Bali menggelar kunjungan kerja maraton ke dua instansi pertahanan dan keamanan utama di Bali, yakni Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan Komando Resor Militer (Korem) 163/Wira Satya, Selasa (13/10/2026).
Tim Audiensi Kwarda Bali dipimpin langsung oleh Waka Bidang SAKOMA Kwarda Bali, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., bersama Sekretaris Bidang SAKOMA Kwarda Bali, Rudianto, serta Andalan Saka Kwarda Bali, AKP Ida Bagus Gede Ariada, S.H.
Kunjungan pertama diterima secara resmi oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han., beserta jajaran di Mapolda Bali. Sementara pada sesi berikutnya di Makorem 163/Wira Satya, rombongan diterima oleh Pasi Bakti TNI Korem 163/Wira Satya, Kapten Marjuli, mewakili Danrem 163/Wira Satya.
“Kemitraan strategis ini merupakan wujud nyata penguatan pembinaan karakter generasi muda melalui wadah Satuan Karya. Melalui sinergi bersama TNI dan Polri, kita ingin mencetak Pramuka Penegak dan Pandega Bali yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kedisiplinan, kesadaran hukum, dan jiwa bela negara yang tangguh,” ujar Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes.
Audiensi marathon ini membahas tiga agenda krusial yang menjadi landasan operasional pembinaan Saka Bhayangkara (Polda Bali) dan Saka Wira Kartika (Korem 163/Wira Satya):
Bersama Polda Bali, dibahas restrukturisasi Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Saka Bhayangkara yang melibatkan Ditbinmas, Ditlantas, Ditpolairud, dan Ditresnarkoba. Pembinaan diprioritaskan pada pengembangan 4 Krida utama:
Krida Kamtibmas: Pelatihan kesadaran hukum, pengamanan lingkungan (PAM Swakarsa), hingga pencegahan judi online dan cybercrime.
Krida Lantas: Pelatihan Turjagwali, kampanye Safety Riding, serta pelibatan relawan pada Operasi Keselamatan Agung dan Posko Nataru.
Krida PPB/SAR & TPTKP: Keterampilan pertolongan pertama, evakuasi bencana, serta edukasi penanganan awal lokasi kejadian perkara.
Bersama Korem 163/Wira Satya, fokus diarahkan pada integrasi program Kerja Teritorial TNI AD dengan pembinaan wawasan kebangsaan melalui 5 Krida unggulan:
Krida Navigasi Darat, Pionering, dan Survival: Pembekalan membaca peta/GPS, struktur bangunan darurat, serta teknik bertahan hidup di alam bebas.
Krida Penanggulangan Bencana & Mountainering: Pelatihan evakuasi medan terjal (rappelling), panjat dinding, hingga manajemen posko bencana darat.
Bakti TNI: Pelibatan Pramuka dalam kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), TMMD, dan Karya Bakti daerah.
Kedua pertemuan menyepakati percepatan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) Kemitraan, penunjukan Pamong/Instruktur dari personel Kepolisian (Polres/Polsek) dan TNI AD (Babinsa/Kodim), penertiban legalitas Surat Keputusan (SK) Kwarda Bali, serta skema pendukungan sarana prasarana dan anggaran pembinaan.
Seluruh rangkaian audiensi dan rencana pembaharuan MoU kemitraan ini berpijak pada landasan hukum nasional yang kokoh.
Melalui pembaruan komitmen kemitraan ini, Kwarda Bali bersama Polda Bali dan Korem 163/Wira Satya siap melahirkan generasi muda Pulau Dewata yang berkarakter unggul, taat hukum, serta siap menjadi benteng pertahanan NKRI.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali


















