PRAMUKA.ID – Tangerang, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Suwaib Amiruddin, bersama jajaran melakukan kunjungan ke Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kwarda Banten turut menyambangi SDN 5 Kota Tangerang yang dikenal sebagai salah satu sekolah berprestasi dan menjadi bagian dari pengembangan pendidikan kepramukaan di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 5 Kota Tangerang sekaligus Mabigus, Wawat Tustiawati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Kwarda Banten beserta jajaran ke sekolah yang dipimpinnya.
“Terima kasih atas penghargaan kepada kami. Sebelumnya kegiatan ini ada di Tangerang Selatan, kemudian kami ditunjuk oleh Kwarcab Kota Tangerang menjadi tempat kunjungan Kak Kwarda Banten,” ujar Wawat Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, kedatangan jajaran Kwarda Banten mendapat sambutan positif dari para siswa. Ia menyebut para siswa merasa senang dapat bertemu langsung dengan pimpinan Kwarda Banten.
Wawat juga menjelaskan bahwa SDN 5 Kota Tangerang memiliki sejumlah capaian prestasi.
Sekolah tersebut disebut masuk dalam daftar 100 sekolah terbaik di Indonesia dan berada di peringkat ke-10 berdasarkan program atau pemeringkatan yang diikutinya.
Selain itu, SDN 5 Kota Tangerang menjadi salah satu sekolah model yang ditunjuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai contoh pengembangan sekolah dasar di Provinsi Banten.
“Menjadi sekolah model oleh Kemendikdasmen yang menjadi contoh sekolah dasar di Provinsi Banten. Ada dua sekolah, salah satunya SDN 5 Kota Tangerang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan menerima kunjungan Ketua Kwarda Banten beserta jajaran.
“Syukur alhamdulillah kita bisa hadir di sini dengan kesempatan berkunjung bersama jajaran,” kata Suli.
Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan Pramuka agar tidak hanya aktif di lingkungan gugus depan atau satuan pendidikan, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.
Salah satu gagasan yang tengah dikembangkan Kwarcab Kota Tangerang adalah pembentukan Kampung Pramuka.
Suli menjelaskan, Kampung Pramuka tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan kepramukaan yang berkaitan dengan tali-temali maupun aktivitas perkemahan.
Lebih dari itu, konsep tersebut diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kapasitas masyarakat.
Dalam konsep tersebut, para ketua RT dan RW yang terlibat akan mendapatkan pelatihan.
Setelah memperoleh pembekalan, mereka diharapkan mampu meneruskan pengetahuan dan keterampilan tersebut kepada masyarakat di lingkungannya.
“Pramuka bukan hanya dikenal di gugus depan, tetapi Pramuka juga harus dikenal di lingkungan masyarakat. Nantinya akan dibentuk gugus depan teritorial,” jelasnya.
Kwarcab Kota Tangerang menargetkan keberadaan Kampung Pramuka dapat dikembangkan secara bertahap hingga terdapat Kampung Pramuka di setiap kecamatan.
Dengan demikian, keberadaan Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya identik dengan kegiatan formal di sekolah, tetapi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta menjawab kebutuhan masyarakat.
“Harapannya, kalau satu per satu bisa dibentuk Kampung Pramuka, kita targetkan setiap kecamatan ada Kampung Pramuka. Dengan demikian, Pramuka di Kota Tangerang bisa dikenal sebagai Pramuka yang tidak hanya ada di gugus depan, tidak hanya formalitas atau berkemah, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Pramuka mampu beradaptasi dengan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Banten Suwaib Amiruddin menegaskan pentingnya menjadikan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
Menurut Suwaib, Pramuka harus mampu menjadi ruang bersama yang terbuka dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kita harus jadikan Pramuka itu rumah bersama dan rumah kita semua. Kita sepakat bahwa Pramuka harus masuk ke dalam masyarakat,” tegas Suwaib.
Ia juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka tidak boleh berhenti pada simbol maupun atribut organisasi. Kreativitas dan inovasi harus terus dibangun agar Pramuka mampu menjawab tantangan zaman.
Suwaib mengapresiasi SDN 5 Kota Tangerang yang dinilainya memiliki berbagai kreativitas dalam mengembangkan kegiatan sekolah maupun kepramukaan.
“Kita apresiasi SDN 5 ini yang penuh dengan kreativitas. Insyaallah akan kita sampaikan kepada semua yang kita kunjungi, baik tingkat SD, SMP maupun SMA, bahwa Pramuka itu adalah Pramuka yang ada,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kwarda Banten memperkuat peran Gerakan Pramuka agar semakin dekat dengan masyarakat.
Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya tumbuh di lingkungan pendidikan, tetapi juga hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Pewarta: Fachrul Aryadi – Humas Kwarda Banten



















