PRAMUKA.ID – Semangat pembinaan Gerakan Pramuka di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali bergelora. Sejumlah agenda strategis kepramukaan digelar secara terpadu pada 1 Oktober 2026, mulai pagi hingga malam hari, dengan menghadirkan berbagai unsur pembina dan pengurus Gerakan Pramuka. Kegiatan tersebut meliputi Pesta Siaga, Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Gelang Ajar, pembukaan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Golongan Penggalang, serta Pelantikan Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Kahu (PAW) Masa Bakti 2025–2028.
Kehadiran unsur Andalan dari tingkat nasional dan daerah menjadi energi tersendiri bagi suksesnya rangkaian kegiatan tersebut. Kakak Andi Fahri Makkasau, selaku Andalan Nasional Bidang Binawasa sekaligus Ketua Pusdiklatda Kwarda Sulsel, turut hadir memberikan penguatan terhadap pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia Gerakan Pramuka. Bersama beliau, Kakak Y.A. Yahya, selaku Andalan Daerah Bidang Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarda Sulsel, ikut mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian kegiatan sebagai wujud komitmen membangun pembinaan kepramukaan yang aktif, edukatif, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, yakni Halaman SMPN 1 Kahu, Tribun Lapangan Olahraga Kahu, dan Aula SMPN 1 Kahu. Pesta Siaga menjadi ruang bagi peserta didik usia Siaga untuk belajar, bermain, berkarya, sekaligus menumbuhkan keberanian dan kemandirian. Sementara itu, Orientasi Mabigus dan Gelang Ajar menjadi momentum menyatukan persepsi serta meningkatkan kapasitas para pengelola dan pembina gugus depan. Adapun pelaksanaan KMD yang berlangsung seminggu menjadi langkah penting dalam menyiapkan pembina Pramuka Penggalang yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan metodik yang semakin baik.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Camat Kahu selaku Ketua Mabiran, para Andalan Ranting, para Pelatih Pusdiklatcab Bone, serta para Pembina Pramuka se-Kwarran Kahu dan Kwarran Patimpeng. Kolaborasi lintas unsur tersebut menunjukkan bahwa kemajuan Gerakan Pramuka tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, kwartir, gugus depan, pelatih, pembina, dan masyarakat.
Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembinaan generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan Pelantikan Pengurus Kwarran Kahu PAW Masa Bakti 2025–2028, sebagai momentum regenerasi sekaligus penguatan kepemimpinan organisasi di tingkat kwartir ranting. Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkokoh roda organisasi dan menghadirkan program-program kepramukaan yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan 1 Oktober 2026 di Kahu bukan sekadar rangkaian agenda kepramukaan, tetapi menjadi gambaran nyata bahwa Gerakan Pramuka terus bergerak, belajar, berkolaborasi dan mengabdi. Dari Pesta Siaga hingga KMD, dari pembinaan gugus depan hingga penguatan kepengurusan kwartir, seluruhnya bermuara pada satu tujuan: membentuk generasi muda yang berkarakter, terampil, mandiri, peduli, dan siap menjadi generasi penerus bangsa.
Kehadiran Andalan Nasional dan Andalan Daerah Kwarda Sulsel bersama seluruh unsur kepramukaan di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone menjadi pesan kuat bahwa setiap kegiatan Pramuka memiliki arti penting bagi masa depan. Ketika pembina terus belajar, organisasi terus berbenah, dan generasi muda terus diberi ruang untuk berkarya, maka Gerakan Pramuka akan selalu hadir sebagai kekuatan pendidikan karakter bangsa.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi / ISJ Sulsel #1209)






















