PRAMUKA.ID – Jakarta Selatan, Saka Rintisan SAR Kwartir Cabang Jakarta Selatan menggelar Latihan dan Praktik Water Rescue pada Minggu (27/9/2026) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kegiatan diawali di Kwartir Cabang Jakarta Selatan untuk melakukan pengecekan peserta sebelum dilanjutkan di Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut, termasuk 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Gugus Depan SLBN 12 Jakarta Selatan.
Kegiatan dibuka oleh Kak Andi Prihartadi selaku Andalan Cabang Urusan Saka Kwartir Cabang Jakarta Selatan yang sekaligus mendampingi peserta selama rangkaian latihan. Pelaksanaan kegiatan turut didukung Pamong Saka Rintisan SAR, Kak Partiwi, S.Pd., M.Si. dan Kak Nurlela, S.Pd. Kehadiran para pendamping turut membantu peserta mengikuti setiap tahapan pembekalan dan praktik penyelamatan di lingkungan perairan Pantai Mutiara.
Sebanyak 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus dari Gugus Depan SLBN 12 Jakarta Selatan turut ambil bagian dalam latihan tersebut. Peserta terdiri atas 11 Pramuka Tunarungu dan 2 Pramuka Tunagrahita yang mengikuti rangkaian kegiatan bersama peserta lainnya. Keterlibatan peserta PBK menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan yang memberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti latihan sekaligus mengembangkan potensi diri sesuai dengan kemampuan masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman dan bekal keterampilan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mendukung upaya penanggulangan bencana.
Latihan Water Rescue menjadi sarana bagi peserta untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan. Pembekalan meliputi teknik dasar penyelamatan di air, penggunaan peralatan keselamatan, serta prosedur pertolongan yang aman dan tepat. Setelah mendapatkan materi, peserta menerapkannya secara langsung melalui simulasi penyelamatan di lingkungan perairan.
Rangkaian praktik dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan penguasaan teknik dan prosedur keselamatan. Peserta mempraktikkan materi yang telah dipelajari melalui simulasi penyelamatan sekaligus melatih koordinasi dan komunikasi dalam kelompok. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk menghadapi situasi yang membutuhkan ketanggapan dan kesiapan saat berada di lingkungan perairan Pantai Mutiara.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan peserta dalam bekerja sama sebagai sebuah tim. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan kecelakaan atau situasi darurat yang dapat terjadi di wilayah perairan. Melalui tahapan latihan yang dilaksanakan secara terarah dan terstruktur, peserta memperoleh pengalaman dalam melaksanakan dukungan pencarian dan pertolongan sesuai dengan kapasitas, ketentuan, dan prosedur keselamatan yang berlaku.
Latihan dan Praktik Water Rescue menjadi bagian dari pembinaan anggota Pramuka melalui pengalaman langsung dalam keterampilan penyelamatan di air. Kegiatan ini melatih ketanggapan, kedisiplinan, kerja sama, dan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan perairan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan serta mendukung upaya pertolongan sesuai kemampuan dan prosedur keselamatan yang berlaku.
Pewarta: Moh. Syukron Makmun – Kwartir Cabang Kota Pasuruan





















