PRAMUKA.ID – Pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pramuka Penegak SMA Islam Sidoarjo mengambil langkah taktis dengan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penguatan Media Sosial”. Acara ini diikuti secara antusias oleh seluruh jajaran Dewan Ambalan dan perwakilan Pramuka Penegak di pangkalan tersebut. Fokus utama dari kegiatan ini adalah membekali para kader pramuka dengan keterampilan digital agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana syiar kegiatan positif.
Workshop edukatif ini dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas sekolah, tepatnya di ruang kelas SMA Islam Sidoarjo yang beralamat di Jalan Pahlawan III, Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 20 Juni 2026. Pemilihan tempat di laboratorium komputer dinilai sangat tepat karena para peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan secara real-time menggunakan perangkat yang memadai.
Alasan utama diselenggarakannya penguatan media sosial ini adalah sebagai respon terhadap pentingnya citra digital (digital branding) bagi organisasi kepramukaan di era modern. Pihak gugus depan menyadari bahwa publikasi kegiatan Pramuka tidak boleh lagi konvensional. Melalui optimalisasi media sosial, Pramuka SMA Islam Sidoarjo diharapkan mampu menyebarkan konten-konten edukatif, kreatif, dan inspiratif secara lebih luas kepada masyarakat, sekaligus menangkal tren negatif di dunia maya.
Proses kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai manajemen konten, teknik fotografi dan videografi menggunakan ponsel, serta dasar-dasar jurnalistik pramuka. Setelah sesi teori, para penegak langsung ditantang dalam sesi simulasi untuk membuat desain publikasi dan menyunting video pendek yang menarik. Dampak instan dari latihan ini terlihat dari meningkatnya pemahaman peserta dalam menyusun narasi (caption) yang berbobot namun tetap ramah bagi generasi muda.
Manfaat dari kegiatan ini sangat luar biasa dalam melejitkan keterampilan abad ke-21 (21st century skills) bagi para penegak. Selain mengasah kemampuan teknis (hard skill) seperti copywriting dan content editing, kegiatan ini juga memperkuat soft skill berupa berpikir kritis, etika berkomunikasi digital, dan kreativitas. Keterampilan ini menjadi modal berharga bagi para siswa, baik untuk mengelola organisasi maupun sebagai bekal portofolio pribadi mereka di masa depan.
Sebagai tindak lanjut, Dewan Ambalan SMA Islam Sidoarjo akan membentuk tim jurnalisme digital khusus yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan akun resmi pramuka sekolah. Akun-akun tersebut nantinya akan diisi secara konsisten dengan konten edukasi pramuka, dokumentasi latihan rutin, hingga informasi prestasi. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan media sosial Pramuka SMA Islam Sidoarjo sebagai rujukan konten kepramukaan yang menarik dan kekinian di tingkat Kwartir Cabang Sidoarjo.
“Seru sekali dan sangat membuka wawasan kami! Ternyata membuat konten pramuka itu bisa dikemas dengan estetis dan tren sekarang, tidak kaku. Kami jadi tahu cara mengambil sudut pandang foto yang bagus dan menyusun kata-kata yang menarik perhatian audiens,” kesan Dini salah satu penegak Bantara dengan penuh semangat di akhir acara.


















