PRAMUKA.ID – Sebanyak 174 peserta Pramuka Penggalang mengikuti Penerimaan Anggota Penggalang (PAP) yang digelar Gerakan Pramuka SMP Negeri 4 Kedungbanteng, Kamis–Jumat (6–7 Agustus 2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi peserta untuk mengenal lebih dalam dunia kepramukaan sekaligus membangun karakter, kemandirian, dan kepemimpinan.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan. Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus), Kak Durotun Nasikhin, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyematkan tanda peserta sebagai simbol dimulainya PAP Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Kak Durotun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Gerakan Pramuka SMPN 4 Kedungbanteng. Ia menilai PAP bukan sekadar kegiatan penerimaan anggota, tetapi menjadi pintu masuk untuk membentuk peserta didik agar aktif, terampil, disiplin, dan siap mengembangkan potensi kepemimpinannya.
“Tujuan utama dari kegiatan PAP adalah mempersiapkan kader-kader anggota Pramuka Penggalang yang aktif, terampil, dan terlatih dalam memimpin sebuah kelompok seperti pasukan penggalang,” tuturnya.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi dasar kepramukaan. Materi meliputi Tata Upacara Pasukan Penggalang, Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bertongkat, pengenalan golongan dan tingkatan Penggalang, hingga dinamika regu.
Selain keterampilan teknis, kegiatan juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter melalui pengalaman belajar di alam terbuka dan aktivitas kelompok. Peserta didorong untuk mampu bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Salah satu pemateri, Anjar Wahyu Adi, S.Pd., menyampaikan materi tentang Sifat dan Tugas Pokok Pramuka. Ia menekankan bahwa kegiatan perkemahan dan aktivitas kelompok dalam kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk kemandirian dan problem solving.
“Melalui perkemahan Penggalang, anggota pramuka belajar menjadi pribadi mandiri, bertanggung jawab, dan mampu memecahkan masalah secara berkelompok,” ujarnya.
Pewarta: Tim Publikasi SMPN 4 Kedungbanteng























