PRAMUKA.ID – Toroh, Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial sesama pendidik, kolaborasi lintas organisasi yang terdiri dari Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Toroh, Gerakan Pramuka Kwarran Toroh, PGRI Cabang Toroh, dan K3S Kecamatan Toroh telah menyalurkan bantuan tahap awal untuk meringankan beban korban musibah kebakaran yang menimpa salah satu anggota PGRI.
Bantuan tahap pertama senilai Rp 2.500.000,- telah diserahkan secara langsung kepada keluarga korban. Aksi peduli dan penggalangan dana peduli musibah ini masih terus dibuka hingga 17 Agustus 2026 guna menampung empati dan kepedulian dari rekan-rekan pendidik, tenaga kependidikan, maupun masyarakat umum.
Laporan Kronologi dan Pendataan Kejadian Musibah
Nama Korban: Bapak Teguh Ariyadi, S.Pd. (Guru SDN 2 Genengsari, Kecamatan Toroh) & Ibu Dwi Handayani (Guru SDN 2 Sobo, Kecamatan Geyer)
Lokasi Kejadian: Desa Ngleses, RT 16 / RW 01, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali
Waktu Kejadian: Sekira pukul 10.00 WIB
Kronologi Kejadian:
Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal bekerja oleh pasangan suami istri yang keduanya berprofesi sebagai guru. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting (arus pendek) listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Estimasi Kerugian:
Total estimasi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 300.000.000,-, dengan rincian meliputi:
1 unit bangunan rumah beserta seluruh isinya (estimasi Rp 120.000.000,-)
1 unit kendaraan roda empat (estimasi Rp 60.000.000,-)
Unit kendaraan sepeda listrik dan sepeda motor
Harta benda serta dokumen penting lainnya
Imbauan Partisipasi / Penggalangan Donasi
Penggalangan dana donasi internal dan peduli sesama masih terus dibuka sampai tanggal 17 Agustus 2026. Diharapkan partisipasi dan uluran tangan dari segenap keluarga besar pendidikan di wilayah Kecamatan Toroh dan sekitarnya dapat membantu memulihkan kondisi moral maupun material keluarga Bapak Teguh Ariyadi, S.Pd.
Pewarta: Hariyanto – Kwarcab Grobogan





















