PRAMUKA.ID – Gresik, Satuan Komunitas (Sako) Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik menyelenggarakan Kemah Besar Pandu Ma’arif NU dan Karang Pamitran pada Jumat–Minggu (30/10–1/11/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Universitas Sunan Gresik, Kabupaten Gresik, tersebut diikuti oleh sekitar 1.700 peserta. Perhelatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pendidikan kepramukaan.
Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi melalui upacara yang dipimpin oleh Kak Muhammad Ali Faiq, M.H.I., selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh pegiat Pramuka untuk memperkuat ukhuwah, menjaga ketertiban, dan terus memupuk semangat berlatih. Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai salah satu wadah strategis pembinaan karakter generasi muda dalam mempersiapkan Indonesia Emas.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Pada malam pertama, suasana perkemahan dimeriahkan dengan berbagai kreasi seni dan penampilan dari masing-masing ranting. Beragam penampilan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat persaudaraan antarranting.
Memasuki malam kedua, kegiatan dilanjutkan dengan selawat bersama sebagai upaya menumbuhkan nilai religius, memperkuat kebersamaan, serta memanjatkan doa bagi keamanan dan perdamaian. Selain kegiatan seremonial, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas kreatif, kegiatan keterampilan, dan aktivitas bertema ketahanan pangan. Menurut Kak Nirafiyatur Risa, A. Md. Keb., seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi semua elemen yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan.
Selain Kemah Besar, Karang Pamitran menjadi agenda penting yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi para pembina Pramuka. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dan menghadirkan Kak Miftakhul Karim, S.Pd., serta Kak Budi Witono sebagai narasumber. Kehadiran para narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas wawasan dan memperoleh bekal dalam melaksanakan pembinaan di pangkalan masing-masing.
Materi Karang Pamitran meliputi rencana membina dan praktik penyusunan Rencana Membina (RM). Melalui pembekalan tersebut, peserta memperoleh pengetahuan sekaligus kesempatan untuk mempraktikkan penyusunan rencana kegiatan pembinaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pembina dalam merancang dan melaksanakan latihan kepramukaan secara terarah.
Penyelenggaraan Kemah Besar Sako Pandu Ma’arif NU dan Karang Pamitran dalam satu rangkaian kegiatan menunjukkan komitmen Sako Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik dalam mengembangkan pendidikan kepramukaan. Kedua agenda tersebut memberikan ruang pembinaan bagi peserta didik sekaligus penguatan kompetensi bagi para pembina. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut dalam kegiatan kepramukaan di masing-masing pangkalan dan ranting.
Melalui perhelatan ini, Sako Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik berupaya menghadirkan kegiatan kepramukaan yang tidak hanya memberikan pengalaman berkegiatan, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, dan keterampilan peserta. Peningkatan kapasitas pembina melalui Karang Pamitran turut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kualitas pembinaan. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa.
Pewarta : Moh. Syukron Makmun Kwartir Cabang Kota Pasuruan





















