Warta Pramuka
Senin, 30 Maret 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Nunuk Hidayati, Penjual Es Keliling yang Menjadi Pramuka Teladan

PUSDATIN KWARNAS
Rabu, 19 Agu 2020
/ Info Pramuka, Opini
Telah dibaca 2509 Kali
Share on FacebookShare on Twitter


Nunuk Hidayati sejak kecil ingin jadi Pramuka. Dia suka dengan kegiatan berkemah dan berpetualang. Baru di kelas 4 SD Nunuk bergabung di Gerakan Pramuka.

Saat itu sekolahnya mau diakreditas, Pramuka ingin unjuk yel-yel. Untuk itu diadakan seleksi, dan Nunuk ingin sekali ikut. Tapi dia tidak dipilih karena gerakannya kaku dan suka salah.

BACA JUGA

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik

Semangat Tak Surut, Saka SAR Manado Tetap Siaga di H+4 Lebaran

Semangat Tak Surut, Saka SAR Manado Tetap Siaga di H+4 Lebaran

“Saya kadang tidak bisa ikutan latihan yel-yel itu karena saya jualan es keliling,” cerita gadis kelahiran Tuban, 15 April 1997. “Kalau latihan kepramukaan yang seminggu sekali saya masuk terus.”

Tapi Nunuk tidak putus asa. Dia terus berjuang, “Ok, saya akan buktikan bahwa saya bisa berprestasi,” kata Nunuk yang pernah di Dewan Penggalang di gudepnya.

Sejak kelas satu SD, Nunuk berjualan es lilin. Kepala sekolah yang kebetulan tetangganya itu membawakan satu termos es dan Nunuk keliling untuk menjajakan es tersebut. Apakah terpaksa? “Tidak. Orang tua saya dagang pisang. Saya berpikir, seru ya dagang. Saya coba jualan es. Saya senang, bisa kumpulin uang jadi kan punya uang sendiri. Ya… untuk tambahan uang saku dan juga membantu orang tua. Kalau bulan puasa jam lima sore saya jualan es batu.”

Jadi, tidak ada dalam dirinya itu kata “putus asa” dan “malu”. Misalkan dalam berdagang. Saat SMA dia bantu orangtua jualan pisang di pasar. Bila ada teman sekolah dia tetap tersenyum. Nunuk malah bangga. Baginya, anak muda harus memiliki pemikiran jauh ke depan. Orangtua memang memberikan fasilitas ke anak, tapi kita harus membantu dalam bentuk apa pun.

Nunuk sadar orang tuanya hanya pedagang kecil. Justru itu memberinya contoh. Dia semangat berdagang dan belajar. Selama SD ranking rapor selalu tiga besar. Bahkan masuk kuliah pun dia dapat beasiswa Bidik misi.

Sebelum wabah Corona, Nunuk diwisuda dan mendapat gelar Mahasiswa Terbaik se Fakultas, beda nilai 0,02 dengan Mahasiswa Terbaik di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Nunuk bangga jadi Pramuka. Dia menunjukkan meski aktif berkegiatan di Gerakan Pramuka dan sambil berdagang dia bisa selesaikan kuliah hanya 7 semester.

“Saat kuliah saya jualan beras. Saya beli beras di Tuban lalu bawa ke asrama. Di Surabaya saya tinggal di asrama. Saya jualan dari kamar ke kamar, hahaha. Setiap ada kerumunan orang saya datangi dan tawarkan beras. Saya hanya ambil untung 100 rupiah. Saya merasa cukup memperoleh untung sebesar itu karena saya kan dapat beasiswa.”

Latihan di gudep iya, berdagang masih dan sekolah lancar, Nunuk pun ada banyak prestasi antara lain: Juara 3 lomba pidato MI Husnul Aulad, juara 3 lomba kaligrafi MI Husnul Aulad, Juara 2 menulis dan membaca berita MAN 2 Tuban, dan Juara 2 badminton tunggal putri MAN 2 Tuban. Pada tahun 2016 nilai Ujian Nasional Nunuk adalah tertinggi di Kabupaten Tuban (tingkat Madrasah Aliyah, IPA).

Nunuk beberapa kali mengalami kekecewaan. Selain di SD, saat SMP pernah: tidak terpilih ikutan LT 3. Pada waktu SMA, Nunuk tidak terpilih jadi peserta Raida Jawa Timur. “Biaya ikutan Raida itu Rp 1.500.000 saya hanya punya Rp 500.000,” cerita anak ketiga dari empat bersaudara ini.

“Tidak apa-apa karena saya yakin Allah memberikan yang lebih baik. Saya dipilih jadi Pinkonda Jawa Timur ke kegiatan Rainas 2017 di Jakarta.”

Nunuk suka berorganisasi. Semua itu berawal dia aktif di Dewan Penggalang MI Husnul Aulad dan Dewan Penggalang SMPN 1 Plumpang. Lalu berlanjut di Dewan Ambalan dan Dewan Racana. Kemudian mencoba di Dewan kerja. Ada seleksi menjadi anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) Plumpang, dia ikut dan terpilih. Terus dari DKR Plumpang ke Dewan Kerja Cabang (DKC) Tuban. Dan, kini sebagai Wakil Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Timur.

Keberhasilannya ini karena dia mau belajar dan semangat. Nunuk yang sudah Pramuka Pandega ini mempunyai prinsip, “Di mana bumi itu dipijak, langit harus dijunjung”. Ketika dia berada di Gerakan Pramuka, peserta terbaik di KMD Kwarcab Surabaya tahun 2017 ini menjunjung tinggi Gerakan Pramuka.

Sarjana Hukum Perdata Konsentrasi Hukum Keluarga ini pada tanggal 12 Agustus 2020 mendapat penghargaan: Pramuka Teladan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Namun, siapa sangka, Nunuk justru mempunyai cita-cita jadi petani. “Menjadi petani itu bukanlah saya harus memiliki sawah. Tetapi bagaimana saya peduli terhadap pertanian. Karena menurut saya, saat ini peminat di kalangan muda profesi di bidang pertanian itu minim. Hm, padahal petani itu adalah sumber daya alam terbesar yang dimiliki di Indonesia. Ya…. seharusnya penting bagi anak muda untuk terjun pada dunia pertanian.”

Teks: M. Hilal/Fitri
Foto: Kak Sis dan Dok. Pribadi

Kata Kunci: pramuka teladan
Sebelumnya

Muhamad Sadam Alamsyah, Pramuka Teladan yang Peduli Lingkungan

Sesudahnya

Agus Thamran: Pernah Membenci Pramuka, Malah Jadi Cinta dan Menjadi Pelatih Pusdiklatnas

Warta Terkait

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik
Jamnas XII 2026

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik

Semangat Tak Surut, Saka SAR Manado Tetap Siaga di H+4 Lebaran
Karya Bakti Lebaran

Semangat Tak Surut, Saka SAR Manado Tetap Siaga di H+4 Lebaran

‎Pramuka Peduli HST Tetap Siaga di Hari Terakhir KBL 2026, Bantu Wisatawan Pasca-Lebaran‎
Karya Bakti Lebaran

‎Pramuka Peduli HST Tetap Siaga di Hari Terakhir KBL 2026, Bantu Wisatawan Pasca-Lebaran‎

KBL 2026 Berlanjut, Pramuka Peduli HST Bantu Kelancaran Libur Lebaran
Karya Bakti Lebaran

KBL 2026 Berlanjut, Pramuka Peduli HST Bantu Kelancaran Libur Lebaran

Inovasi Baru, Kwarcab Jakpus Salurkan Bingkisan Lebaran untuk Pembina Non-ASN dan Personel KBL
Karya Bakti Lebaran

Inovasi Baru, Kwarcab Jakpus Salurkan Bingkisan Lebaran untuk Pembina Non-ASN dan Personel KBL

Satgas Pramuka Peduli HST Bantu Amankan Lalu Lintas Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H
Karya Bakti Lebaran

Satgas Pramuka Peduli HST Bantu Amankan Lalu Lintas Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H

Next Post

Agus Thamran: Pernah Membenci Pramuka, Malah Jadi Cinta dan Menjadi Pelatih Pusdiklatnas

Ketua Kwarda Bangka Belitung, Kak Melati Erzaldi, Ungkap Peran Gerakan Pramuka di Daerahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik

Kwarcab Kota Yogyakarta Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026, Siapkan Kontingen Terbaik

Penilaian Kwarcab Tergiat, Kwarda Banten Lakukan Visitasi ke Kota Tangerang

Penilaian Kwarcab Tergiat, Kwarda Banten Lakukan Visitasi ke Kota Tangerang

Hadir di RS Manah Shanti, Waka Kwarnas Toto Siswanto Ajak Kwarda Bali Perkuat Sinergi Nasional dan Internasional

Hadir di RS Manah Shanti, Waka Kwarnas Toto Siswanto Ajak Kwarda Bali Perkuat Sinergi Nasional dan Internasional

Rakerda Bali 2026 Resmi Dibuka: Perkuat Konsolidasi dan Lahirkan Gagasan Visioner untuk Gerakan Pramuka

Rakerda Bali 2026 Resmi Dibuka: Perkuat Konsolidasi dan Lahirkan Gagasan Visioner untuk Gerakan Pramuka

Kwarda Sumatera Utara Gelar Jambore Daerah XI Tahun 2026

Kwarda Sumatera Utara Gelar Jambore Daerah XI Tahun 2026

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka