PRAMUKA.ID – Kepulauan Seribu, Saka Kalpataru Kepulauan Seribu menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Lingkungan pada Jum’at (16/10/2026) di Bumi Perkemahan Pulau Tidung, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kegiatan ini mengusung subkegiatan restorasi lingkungan berbasis masyarakat melalui edukasi penanaman mangrove dan terumbu karang. Sebanyak 300 peserta yang terdiri atas anggota Pramuka Penegak dan Penggalang dari berbagai pangkalan di wilayah Kepulauan Seribu mengikuti kegiatan tersebut.
Peserta dari golongan Penegak berasal dari SMKN 61 Pulau Tidung, MAN 1 Kepulauan Seribu di Pulau Harapan, SMAN 69 Pulau Pramuka, dan MA PKU Pulau Tidung. Kegiatan ini juga melibatkan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai pangkalan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pelaksanaannya didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan Indonesia’s FOLU Net Sink Norwegia sebagai bagian dari upaya restorasi lingkungan di kawasan pesisir.
Pamong Saka Kalpataru Kepulauan Seribu sekaligus Andalan Kwartir Cabang Kepulauan Seribu, Kak Teguh Prasetiyo, S.Pd., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Kak Riza Lestari Ningsih bertugas sebagai Pimpinan Saka (Pinsaka) Kalpataru Kepulauan Seribu. Keterlibatan unsur pembina dan pengelola satuan karya tersebut mendukung pelaksanaan edukasi lingkungan bagi anggota Pramuka yang berpartisipasi.
Kegiatan restorasi lingkungan ini berfokus pada penanaman mangrove dan terumbu karang untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Program yang digagas melalui kerja sama Indonesia’s FOLU Net Sink Norwegia dan Saka Kalpataru Kepulauan Seribu ini diharapkan dapat membantu mencegah abrasi di garis pantai Pulau Tidung. Selain itu, restorasi lingkungan menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan ekosistem dan biota laut di kawasan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, peserta terlibat langsung dalam tahapan restorasi, mulai dari pembuatan rak atau substrat untuk terumbu karang hingga proses penanaman mangrove. Seluruh peserta juga mengikuti proses penanaman terumbu karang pada titik-titik yang telah ditentukan. Keterlibatan langsung ini memberikan pengalaman praktis kepada anggota Pramuka mengenai upaya pemulihan lingkungan pesisir dan laut di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka memperoleh kesempatan untuk mengenal praktik restorasi lingkungan sekaligus berpartisipasi dalam upaya pelestarian alam. Kegiatan berbasis masyarakat ini juga menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir dari ancaman kerusakan lingkungan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong peserta untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan kepramukaan.
Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Satgas Pramuka Peduli Lingkungan Saka Kalpataru Kepulauan Seribu menjadi bagian dari penguatan peran Pramuka dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Melalui edukasi dan praktik restorasi, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi mangrove dan terumbu karang bagi ekosistem laut. Upaya ini diharapkan turut mendukung keberlanjutan lingkungan Kepulauan Seribu melalui keterlibatan generasi muda dan masyarakat setempat.
Pewarta: Moh. Syukron Makmun – Kwartir Cabang Kota Pasuruan























