PRAMUKA.ID – Gianyar, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gianyar secara resmi melepas kontingen Lomba Tingkat IV (LT-IV) Pramuka Penggalang di Kabupaten Gianyar pada Rabu (14/10/2026). Rombongan yang membawa nama harum Gianyar ini siap berlaga pada ajang bergengsi tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali pada 15 hingga 18 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Margarana, Tabanan.
Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiarta, S.E., M.M., dan dihadiri jajaran penting kepramukaan, termasuk Wakil Ketua Bidang Humas, Data, dan Digital (Waka HDD) Kwarda Bali Anak Agung Eka Dharma Kusumadewi, S.H., M.H., unsur OPD selaku Anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pengurus Kwarcab, serta pimpinan kontingen.
Sebanyak 16 Pramuka Penggalang terbaik diutus mewakili Kwarcab Gianyar, yang terbagi secara utuh dalam dua regu berprestasi tinggi: satu Regu Putra (8 orang) dan satu Regu Putri (8 orang). Kedua regu ini merupakan pemenang utama pada ajang Lomba Tingkat III (LT-III) Kwarcab Gianyar sebelumnya.
“Lomba Tingkat ini adalah agenda lima tahunan sebagai ajang uji prestasi anggota Pramuka Penggalang yang dilaksanakan secara berjenjang. Hari ini hanya ada dua regu yang diutus secara utuh dari Gugus Depan pemenang lomba untuk mewakili Gianyar di tingkat Daerah,” jelas Dewa Alit Mudiarta dalam amanatnya.
Dalam pengarahannya, Dewa Alit Mudiarta menggarisbawahi rekam jejak kepramukaan Gianyar yang konsisten hadir dan tak pernah absen mengutus peserta pada ajang LT-IV Kwarda Bali. Namun demikian, hingga saat ini belum ada regu Penggalang dari Gianyar yang berhasil menembus Lomba Tingkat V (LT-V) di tingkat nasional.
Momen LT-IV 2026 di Margarana ini diharapkan menjadi titik balik untuk mengukir sejarah baru bagi dunia kepramukaan Gianyar.
“Saya sangat berharap kepada adik-adik yang saat ini mewakili Gianyar agar berjuang sungguh-sungguh, ciptakan sejarah baru, dan tancapkan ‘Kitri’ Gianyar di Bumi Perkemahan Cibubur pada LT-V Nasional tahun depan!” tegas Dewa Alit Mudiarta membakar semangat peserta.
Tak hanya menuntut prestasi tinggi, Ketua Harian Kwarcab Gianyar juga memberikan pesan moral yang sangat mendalam terkait pentingnya menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas selama berlomba.
“Kekalahan bukanlah sebuah aib, namun kemenangan adalah sebuah kehormatan. Sungguhpun demikian, kalah terhormat masih sangat mulia daripada menang dengan kecurangan. Jangan sampai menggadaikan kehormatan hanya demi ingin disebut pahlawan, sebab kehormatan yang tergadai tidak akan melekat pada pahlawan, melainkan hanya pada para pecundang. Hasil yang baik pasti lahir dari proses yang baik,” tambahnya.
Prosesi pelepasan kontingen Kwarcab Gianyar ditandai dengan penyerahan Panji Pramuka secara simbolis kepada Pimpinan Kontingen sebagai simbol restu dan kepercayaan daerah. Dengan kesiapan fisik, mental, serta integritas tinggi, kontingen Gianyar siap menyongsong kompetisi di Margarana, Tabanan.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali



















