Warta Pramuka
Senin, 14 September 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Kwarnas dan FAO Dukung Pelatihan Petani Keren Batch III 2025

Fabio Yehezkiel Lasut
Selasa, 14 Okt 2025
/ Global, Info Pramuka, Kwarnas
Telah dibaca 14960 Kali
Kwarnas dan FAO Dukung Pelatihan Petani Keren Batch III 2025
Kwarnas dan FAO Dukung Pelatihan Petani Keren Batch III 2025
Kwarnas dan FAO Dukung Pelatihan Petani Keren Batch III 2025
Kwarnas dan FAO Dukung Pelatihan Petani Keren Batch III 2025
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID- Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) bermitra dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bersama kembali melaksanakan program Petani Keren (Agripreneur) sebagai upaya strategis regenerasi petani muda. Pada batch III tahun 2025, program ini dilaksanakan dengan dukungan utama dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis.

Program Pelatihan Petani Keren Batch III digelar di Bumi Perkemahan dan Wisata (BUPERTA) Cibubur, Jakarta, dari 14 September hingga 16 Oktober 2025. Pada tahap ini, sebanyak 31 peserta terpilih dari seluruh Indonesia mengikuti rangkaian pelatihan intensif tentang pertanian presisi, digital farming, permakultur, pengolahan hasil, hingga aspek kewirausahaan agribisnis.

BACA JUGA

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis. Peresmian penutupan program juga diwarnai dialog interaktif antara peserta muda dan perwakilan instansi pemerintah serta lembaga mitra. Dengan demikian, Petani Keren bukan hanya soal transfer teknologi, tapi juga upaya memperkuat partisipasi pemuda dalam kebijakan pertanian nasional.

Tantangan Regenerasi Petani: Realitas 80 Persen Petani Berusia di Atas 40 Tahun

Menurut data Sensus Pertanian BPS 2023, sekitar 80 persen petani di Indonesia berumur di atas 40 tahun, sedangkan generasi muda—terutama Generasi Z—masih enggan menekuni profesi pertanian.

Partisipasi generasi Z sebagai petani tercatat hanya 2,14 persen dari total, sebuah angka yang mencerminkan lemahnya regenerasi dalam sektor pertanian.

Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya angka pengangguran di kalangan pemuda (usia 15–29 tahun), yang hampir menyumbang separuh total penganggur nasional — sebuah potensi tenaga kerja besar yang belum terserap ke sektor pertanian.

Gerakan Pramuka Masuk Sebagai Mitra Strategis

Sejak peluncurannya pada 2024, program Petani Keren dirancang melalui skema Program Kerja Sama Teknis (TCP) FAO dengan dukungan pemerintah Indonesia, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Keterlibatan Gerakan Pramuka sebagai pendukung utama bukan sekadar simbolis. Melalui jaringan Pramuka yang luas di kalangan anak muda, kemitraan ini memungkinkan penyebaran pengetahuan dan adopsi inovasi pertanian ke wilayah terpencil dan komunitas pemuda pramuka. Dalam program ini, peserta juga banyak berasal dari anggota Pramuka atau calon pemuda pramuka yang tertarik bertani.

Melalui Pramuka, modul pelatihan juga dapat diintegrasikan ke dalam program kepemudaan di tingkat daerah maupun sekolah kepramukaan, sehingga Petani Keren tak hanya menjadi proyek terbatas, melainkan budaya agripreneur muda yang menyebar.

Tentang program

Program Petani Keren merupakan inisiatif yang lahir pada tahun 2024 melalui skema Technical Cooperation Programme (TCP) FAO. Program ini bertujuan menumbuhkan minat generasi muda Indonesia dalam dunia agripreneurship, dengan dukungan dari pemerintah Indonesia, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Gagasan awal Petani Keren muncul dari delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan saat itu, Moeldoko, dalam Forum Pangan Dunia (World Food Forum/WFF) 2023 di markas besar FAO, Roma, Italia. Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal FAO QU Dongyu menyampaikan komitmen FAO untuk mendukung upaya Indonesia dalam regenerasi petani muda.

Pelatihan perdana berlangsung di Jakarta pada 14 Oktober–20 Desember 2024 dengan 38 peserta, disusul pelatihan kedua di Lampung pada 17 Juni–29 Juli 2025 yang diikuti oleh 31 peserta. Sementara pelatihan ketiga sekaligus penutup program diadakan kembali di Jakarta pada 16 September–14 Oktober 2025 dengan jumlah peserta yang sama.

Selain memberikan pelatihan praktis, proyek ini juga mengembangkan model pertanian inovatif berbasis teknologi digital dan prinsip keberlanjutan lingkungan. Melalui pembangunan rumah kaca di Jakarta dan Lampung, peserta diperkenalkan dengan konsep smart farming, pertanian semi-intensif, serta metode permakultur sebagai pendekatan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Kata Kunci: fao
Sebelumnya

Kwarcab Palembang Lakukan Audiensi Ke Kwarnas, Bahas Sinergi Program Dan Pembinaan

Sesudahnya

Kwarran Srono Gelar KPDK, Kembangan Kaderisasi Kepemimpinan di Tingkat Kwartir

Warta Terkait

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka
Kwarnas

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!
Kwarnas

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026
Kwarnas

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026

Kemendikdasmen Gandeng Pramuka Perkuat Pendidikan Karakter Siswa SMP
Kwarnas

Kemendikdasmen Gandeng Pramuka Perkuat Pendidikan Karakter Siswa SMP

Rapat Pimpinan (Rapim) Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Nasional
Kwarnas

Rapat Pimpinan (Rapim) Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Nasional

Sub Kemah Putri 1 – Fatmawati Jadi Garda Pelayanan dengan Respons Cepat Terbaik di Jamnas XII
Kwarnas

Sub Kemah Putri 1 – Fatmawati Jadi Garda Pelayanan dengan Respons Cepat Terbaik di Jamnas XII

Next Post
Kwarran Srono Gelar KPDK, Kembangan Kaderisasi Kepemimpinan di Tingkat Kwartir

Kwarran Srono Gelar KPDK, Kembangan Kaderisasi Kepemimpinan di Tingkat Kwartir

Sukses Gelar Pra Jota-Joti, Kwarran Kahu Bekali Anggota Pramuka dengan Keterampilan Komunikasi Radio Amatir dan Internet Sehat

Sukses Gelar Pra Jota-Joti, Kwarran Kahu Bekali Anggota Pramuka dengan Keterampilan Komunikasi Radio Amatir dan Internet Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Tiga Pembina Banyumas Sabet Prestasi Pembina Berprestasi Tingkat Jateng

Tiga Pembina Banyumas Sabet Prestasi Pembina Berprestasi Tingkat Jateng

Usai Upacara, Aksi Kolosal Pramuka Banyumas Bikin GOR Satria Bergemuruh

Usai Upacara, Aksi Kolosal Pramuka Banyumas Bikin GOR Satria Bergemuruh

Rizka Dwi Nuraini Sabet Gelar Duta Humas Kendalisada 2026

Rizka Dwi Nuraini Sabet Gelar Duta Humas Kendalisada 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Waka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Kwarnas, Pimpin Upacara Hari Pramuka Kwarda Jateng di Bayumas

Waka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Kwarnas, Pimpin Upacara Hari Pramuka Kwarda Jateng di Bayumas

Opini Kakak

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital
Opini

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka