PRAMUKA.ID – Mamuju, Tiga puluh anggota Pramuka dewasa memulai proses pembelajaran mereka melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Mamuju pada 8–13 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Keuangan Kwarcab Mamuju, Kak Febrianto Wijaya, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab Mamuju. Pembukaan turut dihadiri unsur pimpinan Kwarcab, Kepala Pusdiklatcab Manakarra, serta sejumlah pengurus Gerakan Pramuka lainnya.
Selama enam hari, para peserta dari gugus depan dan Kwartir Ranting Papalang akan mengikuti berbagai materi dasar kepramukaan sebagai bekal untuk menjalankan tugas pembinaan di lingkungan sekolah dan gugus depan masing-masing.
“Kegiatan ini sangat baik. Melalui Pusdiklat Kwarcab Mamuju, peserta mendapatkan pembekalan sebagai calon pembina Pramuka yang nantinya akan bertugas di sekolah masing-masing,” ujar Febrianto melalui WhatsApp, Selasa (9/6/2026).
Ia berharap pelaksanaan KMD dapat terus diperluas hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Mamuju. Dengan semakin banyak sekolah yang terlibat, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan peserta didik.
Dalam arahan strategisnya, Kak Firdaus selaku Kapusdiklatcab Manakarra Kwarcab Mamuju menyoroti urgensi peran pembina sebagai garda terdepan pembentukan karakter peserta didik.
Menurut beliau, kapasitas seorang pembina melampaui sekadar penguasaan teknis kepramukaan; mereka adalah arsitek nilai yang harus memancarkan disiplin dan spirit kolektif.
Bagi kak Firdaus, KMD bukan sekadar pelatihan. Ia adalah titik awal sebuah perjalanan. Dari ruang belajar sederhana inilah lahir calon-calon pembina yang kelak akan menuntun generasi muda mengenal disiplin, kepedulian, dan semangat pengabdian.
Pewarta: Harlawan – Kwarcab Mamuju


















