PRAMUKA.ID – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan ketangkasan peserta didik, Gugus Depan MTsN 6 Tabalong kembali menggelar latihan rutin mingguan. Pada pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, para pasukan penggalang diberikan materi khusus mengenai Sandi Morse.
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan latihan yang khidmat. Usai upacara, para siswa langsung diarahkan untuk berkumpul sesuai regu masing-masing. Kak Fauzan, selaku pembimbing, memberikan pemaparan materi yang komprehensif mengenai sejarah Sandi Morse. Kegiatan dilaksanakan dengan metode klasikal yang dikombinasikan dengan permainan (game) edukatif untuk mempermudah pemahaman kode titik dan garis.
“Sandi Morse bukan sekadar hafalan, melainkan latihan fokus dan kerja sama tim. Di era digital ini, keterampilan tradisional seperti ini tetap penting untuk melatih mental tanggap darurat para Penggalang,” ujar Kak Fauzan di sela-sela latihan.
Dalam sesi praktik, Kak Fauzan menggunakan berbagai media untuk menyampaikan kode, mulai dari tiupan peluit (suara). Dengan berkelompok tim, soal diberikan secara bergilir dan lempar pertanyaan menggunakan sandi Morse.
“Dari latihan Sandi Morse ini, kita bisa paham bagaimana cara penggunaannya dan cara penyebutan,” ungkap salah satu peserta didik, Muhammad Jailani.
Para peserta terlihat antusias saat diminta mempraktikkan pengiriman pesan rahasia kepada tim lain. Melalui latihan rutin ini, gudep MTsN 6 Tabalong berharap anggota Pramuka MTsN 6 Tabalong tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan terampil dalam berbagai teknik kepramukaan yang dapat berguna di masa depan.

























