PRAMUKA.ID – Lampung, Perkemahan Bakti dan Pengembaraan Tingkat Nasional ke-3 (Kembaranas III) Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SAKO SIT) resmi dibuka di Lampung pada Selasa (27/10/2026). Kegiatan nasional ini diikuti oleh 201 peserta yang berasal dari 11 provinsi, terdiri atas 183 Pramuka Penegak dan 18 Pembina.
Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Binawasa, Kak Dr. Rahmansyah, M.Si., yang hadir mewakili Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Ketua Kwarnas Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran SAKO SIT dan Kwarda Lampung atas persiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya integrasi pendidikan kepramukaan dengan nilai-nilai Islam.
“Keberadaan Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu dapat menjadi ruang pembinaan yang memadukan pendidikan kepramukaan dengan penguatan nilai-nilai keislaman, sehingga lahir generasi muda yang memiliki keteguhan iman, keluhuran akhlak, kecakapan hidup, serta semangat kebangsaan yang tinggi,” tegasnya.
Selama perkemahan berlangsung, para peserta diimbau untuk senantiasa menjaga keselamatan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Di sisi lain, para pembina serta pelatih diharapkan terus mengadaptasi pola pembinaan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan fondasi dasar kepramukaan.
Pesan tersebut juga menekankan pentingnya pembentukan benteng moral bagi generasi muda di tengah era digital.
“Kita perlu mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan global. Namun, di tengah semua perubahan tersebut, karakter, integritas, keimanan, dan semangat kebangsaan harus tetap menjadi fondasi yang utama,” lanjutnya.
Melalui Kembaranas III, seluruh anggota Pramuka SAKO SIT diharapkan memperoleh pengalaman berharga, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kemandirian, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan mengusung nilai-nilai kepramukaan dan keislaman, para peserta diharapkan kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, mandiri, dan siap menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara.
Pewarta : Mutiara Adriane – Pusdatin Kwarnas

























