PRAMUKA.ID – Denpasar, Aksi kepedulian dan gotong royong terus mengalir di tengah situasi antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Denpasar. Mendukung langkah taktis Gubernur Bali dalam menjaga stabilitas dan pelayanan publik, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali berkolaborasi dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menyalurkan bantuan konsumsi bagi para petugas SPBU di beberapa titik strategis, Sabtu (17/10/2026).
Kolaborasi kepedulian ini dipimpin oleh Ketua PHRI Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace).
Cok Ace menjelaskan bahwa langkah sosial ini merupakan bentuk perhatian nyata dari elemen kepariwisataan dan kepemudaan dalam merespons kondisi lingkungan sekitar. Menurutnya, masalah kebijakan penanganan pasokan BBM sudah ditangani oleh instansi yang berwenang, namun aksi saling mendukung di lapangan tetap harus digelorakan demi menjaga kenyamanan bersama.
“Untuk kebijakan, sudah ada pemangku yang mengomunikasikan. Kami selaku organisasi kepariwisataan dan kepemudaan merespons lingkungan sekitar dengan saling mendukung. Bagaimanapun juga, Bali adalah corong pariwisata Indonesia, jadi kita harus bersama-sama menyelamatkan dan menjaga citra pariwisata Bali,” tegas Cok Ace di Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace juga memberikan imbauan kemanusiaan kepada krama Bali yang sedang menjalankan aktivitas maupun yang terpaksa mengantre BBM di SPBU untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas semampunya dan yang paling utama jaga kesehatan diri. Ketika mengantre BBM di SPBU dan merasa sudah lelah, sebaiknya beristirahat, karena hanya diri kita sendiri yang paling mengetahui kondisi tubuh kita,” imbau Ka Kwarda Bali/Ketua PHRI Bali tersebut.
Aksi pembagian makanan dan minuman ini disambut haru oleh para petugas operator SPBU yang bekerja ekstra keras tanpa kenal lelah melayani masyarakat. Salah seorang pegawai SPBU di kawasan Jalan Cokroaminoto, Denpasar, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas perhatian dari Gerakan Pramuka dan PHRI Bali.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pramuka dan PHRI atas dukungan serta support-nya kepada kami para pegawai yang hampir 24 jam bekerja melayani antrean BBM. Kami ini sama dengan masyarakat biasa, namun saat ini kami diberi amanah untuk membantu menyalurkan BBM di SPBU,” ungkap Made dengan nada haru.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat apabila dalam proses pengisian BBM terdapat kekurangan atau dinamika pelayanan di lapangan.
“Kami mohon maaf bila ada pelayanan yang kurang berkenan, mohon dipahami karena kami pun manusia biasa yang merasa lelah dan capek. Mari kita bersama-sama menjalani situasi ini dengan bijak, tidak saling menyalahkan. Biarkan pimpinan kita yang mencari solusinya, kami di sini menjalankan tugas dan perintah pelayanan,” pungkas.
Sinergi antara PHRI, Pramuka Bali, Pemprov Bali, dan para pejuang pelayanan di SPBU ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kedewasaan publik merupakan modal utama Bali dalam melewati tantangan krisis energi.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali
















