PRAMUKA.ID – Semangat membangun generasi muda yang cinta pangan dan peduli terhadap masa depan pertanian ditunjukkan oleh Pramuka Siaga SD Inpres 12/79 Hulo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melalui keikutsertaannya dalam Karnaval Pesta Siaga yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kahu. Dengan penuh kreativitas dan semangat kebersamaan, para Pramuka Siaga mengusung tema ketahanan pangan sebagai pesan utama dalam penampilan karnaval. Tema tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan kepramukaan sejak usia dini dapat menjadi ruang strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap pangan, pertanian, lingkungan, serta kemandirian bangsa.
Di bawah kepemimpinan kakak Nurbaya, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah sekaligus Ketua Mabigus, SD Inpres 12/79 Hulo tampil membawa semangat bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh generasi bangsa. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Pembina Putri, kakak Nurbaya, S.Pd. dan Pembina Putra, kakak Ashar, S.A.P. Kehadiran para pembina ini juga menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan, pembinaan karakter, serta memastikan para peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan dan kedisiplinan.
Ketua Mabigus Nurbaya, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kesannya bahwa Karnaval Pesta Siaga merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, peserta didik tidak hanya belajar tampil di depan masyarakat, tetapi juga belajar menyampaikan pesan-pesan positif melalui kreativitas kepramukaan. “Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak. Tema ketahanan pangan memberikan pembelajaran bahwa pangan adalah kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama. Sejak usia Siaga, anak-anak perlu dikenalkan dengan pertanian, lingkungan, serta pentingnya menghargai jerih payah para petani,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan Pesta Siaga dapat terus menjadi ruang pembentukan karakter yang menyenangkan, edukatif, dan membangun rasa percaya diri peserta didik.
Sementara itu, Ketua Kwarran Kahu, Kakak Dra. Andi Sukmawati AZ, M.Si., memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi Pramuka Siaga dari SD Inpres 12/79 Hulo. Menurutnya, Pesta Siaga bukan sekadar kegiatan untuk berkumpul dan bergembira, tetapi merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang dikemas sesuai dunia anak-anak. “Teruslah berkarya, teruslah berani tampil, dan jadilah Pramuka Siaga yang ceria, disiplin, mandiri serta peduli terhadap lingkungan. Ketahanan pangan harus kita tanamkan sebagai nilai sejak dini, karena anak-anak inilah yang kelak akan menjadi generasi penerus yang menjaga negeri dan memenuhi kebutuhan pangan bangsa,” pesannya.
Pesan inspiratif juga disampaikan Andalan Daerah bidang Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarda Sulsel, Kakak Y.A. Yahya, S.Pt., M.Si. Ia menilai tema ketahanan pangan yang diangkat oleh anak-anak Siaga ini merupakan langkah edukatif yang sangat relevan dengan tantangan masa depan. “Pangan adalah kehidupan. Mengenalkan ketahanan pangan kepada Pramuka Siaga berarti menanamkan kecintaan terhadap tanah, air, tanaman, hewan, lingkungan dan para petani sejak usia dini. Dari tangan-tangan kecil Pramuka Siaga hari ini, kita berharap tumbuh generasi besar yang memiliki kepedulian terhadap pangan dan pertanian Indonesia,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa Pramuka harus menjadi bagian dari gerakan membangun generasi yang terampil, mandiri, produktif dan mencintai pangan lokal.
Karnaval Pesta Siaga Kwarran Kahu akhirnya tidak hanya menjadi panggung kreativitas anak-anak, tetapi juga menjadi media edukasi yang menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Pramuka Siaga SD Inpres 12/79 Hulo telah membuktikan bahwa pesan tentang ketahanan pangan dapat disampaikan dengan cara yang sederhana, ceria, kreatif, dan penuh makna. Dari Kecamatan Kahu untuk Indonesia, semangat itu menjadi pengingat bahwa membangun ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah kecil: mengenal pangan, mencintai pertanian, menjaga lingkungan, menghargai petani, dan menumbuhkan kemandirian sejak usia dini.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi Sulsel)






















