PRAMUKA.ID – Mamuju Tengah, Ambalan Pattolo Lipu dan Andi Depu UPTD SMAN 1 Karossa Gelar Pameran Budaya hingga Prosesi Penyucian Pusaka Ambalan
Semangat mengenalkan dan merawat budaya daerah mewarnai peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22 Tahun 2026 di lingkungan UPTD SMAN 1 Karossa. Ambalan Pattolo Lipu Gugus Depan Mamuju Tengah 04/073 dan Dewan Ambalan Andi Depu Gugus Depan Mamuju Tengah 04/074 Pangkalan UPTD SMAN 1 Karossa menggelar Pagelaran Budaya, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkup UPTD SMAN 1 Karossa tersebut mengusung semangat “Dari Ambalanku untuk Sulbar”. Pagelaran menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenal, mempelajari, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Sulawesi Barat melalui berbagai kegiatan.
Sejumlah agenda budaya disiapkan dalam pagelaran tersebut. Mulai dari pameran budaya, pameran buku tentang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, bazar, prosesi penyucian pusaka ambalan, hingga pertunjukan tarian budaya.
Menghidupkan Sejarah Melalui Pameran
Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah pameran buku tentang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.
Pameran tersebut menjadi sarana edukasi bagi warga sekolah untuk mengenal perjalanan sejarah terbentuknya Sulawesi Barat. Peserta didik tidak hanya diajak mengenal Sulbar sebagai sebuah wilayah administratif, tetapi juga memahami proses sejarah dan perjuangan yang melatarbelakangi terbentuknya provinsi tersebut.
Kehadiran pameran sejarah dalam rangkaian pagelaran budaya menjadi bagian dari upaya mendekatkan literasi sejarah kepada generasi muda.
Selain pameran buku, pengunjung juga dapat melihat berbagai materi dalam pameran budaya yang menampilkan unsur-unsur kebudayaan daerah.
Dari Pusaka Ambalan hingga Tarian Budaya
Nuansa tradisi semakin terasa melalui prosesi penyucian pusaka ambalan. Prosesi tersebut menjadi salah satu bagian khas dalam rangkaian Pagelaran Budaya Ambalan Pattolo Lipu dan Andi Depu.
Kegiatan kemudian dilengkapi dengan pertunjukan tarian budaya yang menjadi ruang ekspresi bagi peserta didik untuk mengenalkan seni tradisional sekaligus menunjukkan kreativitas mereka.
Melalui tarian dan berbagai ekspresi seni lainnya, budaya tidak hanya ditempatkan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga dihadirkan dalam kehidupan generasi muda.
Budaya, Edukasi dan Kreativitas dalam Satu Panggung
Pagelaran Budaya ini juga diramaikan dengan bazar yang melibatkan aktivitas kreatif warga sekolah. Kehadiran bazar melengkapi rangkaian kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar berorganisasi, berinteraksi, dan mengembangkan kreativitas.
Bagi Ambalan Pattolo Lipu dan Andi Depu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Peserta didik diberi kesempatan untuk terlibat langsung mulai dari persiapan, penataan kegiatan, hingga pelaksanaan pagelaran.
Dengan demikian, peringatan Hari Jadi Sulawesi Barat tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang memadukan sejarah, budaya, literasi, kreativitas, dan nilai-nilai kepramukaan.
Dari Ambalan untuk Sulawesi Barat
Pagelaran Budaya yang digelar pada Selasa, 22 September 2026, menjadi bentuk partisipasi Ambalan Pattolo Lipu 04/073 dan Dewan Ambalan Andi Depu 04/074 dalam memperingati Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22.
Melalui kegiatan tersebut, semangat menjaga identitas budaya dan mengenal sejarah daerah ditanamkan sejak lingkungan sekolah.
“Dari Ambalanku untuk Sulbar” bukan sekadar tema. Semangat tersebut menjadi pesan bahwa generasi muda memiliki ruang dan tanggung jawab untuk mengenal, merawat, serta meneruskan warisan budaya daerah.
Dari lingkungan sekolah, budaya diperkenalkan. Dari ambalan, sejarah dipelajari. Dan dari generasi muda, harapan untuk menjaga identitas Sulawesi Barat terus dilanjutkan.
Selamat Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22 Tahun 2026.
Dari Ambalanku untuk Sulbar.
Salam Pramuka!
Pewarta: Sabirin Lanju – Kwarcab Mamuju Tengah
Foto: Tim Dokumentasi Ambalan























