PRAMUKA.ID – Jakarta – Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso membagikan perjalanan panjang pengabdiannya, mulai dari institusi Kepolisian Republik Indonesia, memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktur Utama Perum Bulog, Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, hingga dipercaya memimpin Gerakan Pramuka sebagai Ketua Kwarnas.
Hal tersebut disampaikan dalam wawancara eksklusif bersama M. Faris Abdul Ula dari British Media Publishing House Ltd di Wisma Melur, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Rabu (22/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kak Budi Waseso mengatakan bahwa setiap amanah yang diembannya memiliki tantangan yang berbeda. Namun, menurutnya, prinsip disiplin, integritas, loyalitas, dan keberanian mengambil keputusan menjadi bekal utama yang selalu dipegang sejak awal meniti karier sebagai anggota Polri.
“Setiap penugasan memiliki tantangan yang berbeda. Yang terpenting adalah menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujarnya.
Karier Kak Budi Waseso di Kepolisian diwarnai berbagai penugasan strategis hingga mencapai pangkat Komisaris Jenderal Polisi. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya dalam menangani berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat.
Setelah memasuki masa purnatugas dari Polri, pemerintah mempercayakan dirinya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Di bawah kepemimpinannya, BNN memperkuat langkah pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga serta berbagai strategi penegakan hukum terhadap jaringan narkotika.
Pengabdian Kak Budi Waseso kemudian berlanjut di sektor pangan nasional saat dipercaya menjadi Direktur Utama Perum Bulog. Ia memimpin berbagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Usai memimpin Bulog, Kak Budi Waseso kembali mendapat amanah sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pada posisi tersebut, ia berkontribusi dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta mendorong pengembangan industri strategis nasional.
Kini, sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso memfokuskan perhatian pada pembangunan karakter generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah penting untuk membentuk pribadi yang berintegritas, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong.
Ia menilai pengalaman memimpin di berbagai institusi memberikan pelajaran bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan yang kuat, budaya kerja yang baik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Dalam wawancara tersebut, Kak Budi Waseso juga berbagi kisah mengenai kehidupan pribadi, nilai-nilai yang ditanamkan keluarga sejak kecil, hingga pengalaman hidup yang membentuk karakter kepemimpinannya. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam setiap perjalanan pengabdian yang dijalani.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat, ia menegaskan pentingnya transformasi Gerakan Pramuka agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda. Digitalisasi program, peningkatan kompetensi pembina, serta penguatan pendidikan karakter menjadi sejumlah agenda prioritas yang terus dikembangkan Kwarnas.
Kak Budi Waseso berharap perjalanan panjang pengabdiannya, mulai dari aparat penegak hukum, pimpinan lembaga negara, pemimpin BUMN, hingga Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, bekerja dengan penuh integritas, serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.





















