Warta Pramuka
Rabu, 11 Maret 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI

admin ayosatu
Jumat, 22 Sep 2023
/ Saka
Telah dibaca 4809 Kali
Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI
Share on FacebookShare on Twitter

Pramuka.id – Tari Campak merupakan tarian khas dari Bangka Belitung, yang menggambarkan keceriaan bujang dan dayang di kepulauan Bangka Belitung.

Tarian ini biasanya dibawakan setelah panen padi atau sepulang dari kebun. Adapun asal-usul dari tarian ini dari nama seorang nenek yang bernama Nek Campak.

BACA JUGA

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Gelar Gema Ramadhan, Diisi Sanlat, Santuni Yatim dan Bukber

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Gelar Gema Ramadhan, Diisi Sanlat, Santuni Yatim dan Bukber

Nek Campak berasal dari Riau yang kemudian mengenalkan Tari Campak di Kepaluan Bangka Belitung.

Diprediksikan Nek Campak membawakan tarian ini melalui Pulau Seliu pada abad ke-18. Tari Campak sendiri pada akhirnya mengalami perubahan pada masa penjajahan Portugis, namun perubahan yang terjadi tidak mengubah semua bagian.

Perubahan tersebut menyebabkan alkuturasi atau percampuran dua budaya, antara budaya Portugis dan budaya di Tanah Air.

Dampak perubahan terlihat pada gerakan, kostum, dan musik pengiring yang terkesan bergaya Eropa.

Namun, budaya lokal masih melekat pada tarian ini yang terlihat pada kostum penari pria, alunan pantun, dan musik pengiring bergaya Melayu.

Gerakan Tari Campak
Penari perempuan tari Campak disebut Nduk Campak, sedangkan penari prianya disebut Penandak.

Gerakan Tari Campak telihat lincah menggambarkan keceriaan para remaja. Kelincahan gerakan para penari terlihat pada saat mengibas selembar sapu tangan dengan mengiringi jari-jemari.

Para penari akan saling berbalas pantun sebagai simbol dan ciri khas budaya Melayu di tengah-tengah tarian.

Pewarta : Muhammad Zaldy Zulfikar

Editor: PusinfoKN / @ap
Kata Kunci: GiatMalamKepulauanBangkaBelitungkwarnasKwartir Nasional Gerakan PramukaPertinasSBHPertinasSBHVIpusinfoSBHNasionalSetiappramukaadalahpewartaTariCampak
Sebelumnya

Tari Dero Tarian Tradisional Khas Suku Pamona Ditampilkan dalam Giat Malam oleh Kontingen Sulawesi Tengah.

Sesudahnya

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Warta Terkait

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026
Saka

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Gelar Gema Ramadhan, Diisi Sanlat, Santuni Yatim dan Bukber
Kwarcab

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Gelar Gema Ramadhan, Diisi Sanlat, Santuni Yatim dan Bukber

Musyawarah & Sertijab Dewan SBH Mrebet Angkatan VII
Saka

Musyawarah & Sertijab Dewan SBH Mrebet Angkatan VII

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional
Saka

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional

Saka Kalpataru Jadi Contoh Perubahan Lingkungan Bersih, Menteri BPLH Apresiasi Program RDF di Rorotan
Saka

Saka Kalpataru Jadi Contoh Perubahan Lingkungan Bersih, Menteri BPLH Apresiasi Program RDF di Rorotan

Festival Ramadhan 1447 H Saka Bhayangkara Pangkalan Polres Sukoharjo Meriahkan Peringatan Hari Baden-Powell
Saka

Festival Ramadhan 1447 H Saka Bhayangkara Pangkalan Polres Sukoharjo Meriahkan Peringatan Hari Baden-Powell

Next Post

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026

Saka Kalpataru Kota Pontianak Hadiri Bincang SAJADA HPSN 2026

Ramadhan Berbagi: Pramuka MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan Tebar 300 Paket Takjil untuk Masyarakat

Ramadhan Berbagi: Pramuka MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan Tebar 300 Paket Takjil untuk Masyarakat

Peringati Hari Tunas, Kwarran Cempaka Putih Salurkan Sembako dan Santunan ke Graha Yatim & Dhuafa

Peringati Hari Tunas, Kwarran Cempaka Putih Salurkan Sembako dan Santunan ke Graha Yatim & Dhuafa

Semarak Ramadhan, DKC Pekanbaru Ajak DKR Gelar Pramuka Berbagi

Semarak Ramadhan, DKC Pekanbaru Ajak DKR Gelar Pramuka Berbagi

Kak Deden Deni Terpilih Secara Aklamasi Memimpin Kwarcab Kota Tangerang Selatan dalam Muscablub 2026

Kak Deden Deni Terpilih Secara Aklamasi Memimpin Kwarcab Kota Tangerang Selatan dalam Muscablub 2026

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka