Warta Pramuka
Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI

admin ayosatu
Jumat, 22 Sep 2023
/ Saka
Telah dibaca 4929 Kali
Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI
Share on FacebookShare on Twitter

Pramuka.id – Tari Campak merupakan tarian khas dari Bangka Belitung, yang menggambarkan keceriaan bujang dan dayang di kepulauan Bangka Belitung.

Tarian ini biasanya dibawakan setelah panen padi atau sepulang dari kebun. Adapun asal-usul dari tarian ini dari nama seorang nenek yang bernama Nek Campak.

BACA JUGA

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba

Lima Hari Gudep SMAIT Asy-Syukriyyah Lakukan PPM di Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang

Lima Hari Gudep SMAIT Asy-Syukriyyah Lakukan PPM di Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang

Nek Campak berasal dari Riau yang kemudian mengenalkan Tari Campak di Kepaluan Bangka Belitung.

Diprediksikan Nek Campak membawakan tarian ini melalui Pulau Seliu pada abad ke-18. Tari Campak sendiri pada akhirnya mengalami perubahan pada masa penjajahan Portugis, namun perubahan yang terjadi tidak mengubah semua bagian.

Perubahan tersebut menyebabkan alkuturasi atau percampuran dua budaya, antara budaya Portugis dan budaya di Tanah Air.

Dampak perubahan terlihat pada gerakan, kostum, dan musik pengiring yang terkesan bergaya Eropa.

Namun, budaya lokal masih melekat pada tarian ini yang terlihat pada kostum penari pria, alunan pantun, dan musik pengiring bergaya Melayu.

Gerakan Tari Campak
Penari perempuan tari Campak disebut Nduk Campak, sedangkan penari prianya disebut Penandak.

Gerakan Tari Campak telihat lincah menggambarkan keceriaan para remaja. Kelincahan gerakan para penari terlihat pada saat mengibas selembar sapu tangan dengan mengiringi jari-jemari.

Para penari akan saling berbalas pantun sebagai simbol dan ciri khas budaya Melayu di tengah-tengah tarian.

Pewarta : Muhammad Zaldy Zulfikar

Editor: PusinfoKN / @ap
Kata Kunci: GiatMalamKepulauanBangkaBelitungkwarnasKwartir Nasional Gerakan PramukaPertinasSBHPertinasSBHVIpusinfoSBHNasionalSetiappramukaadalahpewartaTariCampak
Sebelumnya

Tari Dero Tarian Tradisional Khas Suku Pamona Ditampilkan dalam Giat Malam oleh Kontingen Sulawesi Tengah.

Sesudahnya

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Warta Terkait

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba
Kwarda

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba

Lima Hari Gudep SMAIT Asy-Syukriyyah Lakukan PPM di Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang
Kwarcab

Lima Hari Gudep SMAIT Asy-Syukriyyah Lakukan PPM di Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang

Saka Tarunabumi Patimpeng Dorong Kemandirian Pangan Melalui Stimulus Saprodi di SD Inpres 3/77 Masago
Saka

Saka Tarunabumi Patimpeng Dorong Kemandirian Pangan Melalui Stimulus Saprodi di SD Inpres 3/77 Masago

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat
Gudep

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat

Kepala Dispora: Pascom Piala Walikota Tangerang ke Depan Diharapkan Jadi Lomba Pramuka Nasional
Kwarcab

Kepala Dispora: Pascom Piala Walikota Tangerang ke Depan Diharapkan Jadi Lomba Pramuka Nasional

Inagurasi Bapak Pramuka Indonesia di Kota Tangerang, 1000 Peserta Membentuk Lingkaran Persaudaraan
Kwarcab

Inagurasi Bapak Pramuka Indonesia di Kota Tangerang, 1000 Peserta Membentuk Lingkaran Persaudaraan

Next Post

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Perkuat Karakter Bangsa, Puspeka Kemendikdasmen dan Kwarnas Diseminasikan Modul 7KAIH di Bandung

Perkuat Karakter Bangsa, Puspeka Kemendikdasmen dan Kwarnas Diseminasikan Modul 7KAIH di Bandung

Pesta Siaga & Gelar Keterampilan Pramuka Berkebutuhan Khusus 2026

Pesta Siaga & Gelar Keterampilan Pramuka Berkebutuhan Khusus 2026

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba

BNNP DIY Siap Bentuk Rintisan Saka Anti Narkoba

Jambore Cabang X Kota Binjai Resmi Ditutup, Ketua Kwarcab Apresiasi Peserta dan Panitia

Jambore Cabang X Kota Binjai Resmi Ditutup, Ketua Kwarcab Apresiasi Peserta dan Panitia

Ketua Kwarcab Binjai Tinjau Tapak Perkemahan Peserta Jambore Cabang X Tahun 2026

Ketua Kwarcab Binjai Tinjau Tapak Perkemahan Peserta Jambore Cabang X Tahun 2026

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka