Warta Pramuka
Rabu, 14 Januari 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI

admin ayosatu
Jumat, 22 Sep 2023
/ Saka
Telah dibaca 4434 Kali
Tari Campak, Tarian dari Kontingen Bangka Belitung Meriahkan Giat Malam Pertinas SBH ke-VI
Share on FacebookShare on Twitter

Pramuka.id – Tari Campak merupakan tarian khas dari Bangka Belitung, yang menggambarkan keceriaan bujang dan dayang di kepulauan Bangka Belitung.

Tarian ini biasanya dibawakan setelah panen padi atau sepulang dari kebun. Adapun asal-usul dari tarian ini dari nama seorang nenek yang bernama Nek Campak.

BACA JUGA

Sigap dan Tanggap, Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu PPGD Korban Kecelakaan

Sigap dan Tanggap, Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu PPGD Korban Kecelakaan

Peduli Sesama, Anggota Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu Pengendara Kehabisan Bensin

Peduli Sesama, Anggota Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu Pengendara Kehabisan Bensin

Nek Campak berasal dari Riau yang kemudian mengenalkan Tari Campak di Kepaluan Bangka Belitung.

Diprediksikan Nek Campak membawakan tarian ini melalui Pulau Seliu pada abad ke-18. Tari Campak sendiri pada akhirnya mengalami perubahan pada masa penjajahan Portugis, namun perubahan yang terjadi tidak mengubah semua bagian.

Perubahan tersebut menyebabkan alkuturasi atau percampuran dua budaya, antara budaya Portugis dan budaya di Tanah Air.

Dampak perubahan terlihat pada gerakan, kostum, dan musik pengiring yang terkesan bergaya Eropa.

Namun, budaya lokal masih melekat pada tarian ini yang terlihat pada kostum penari pria, alunan pantun, dan musik pengiring bergaya Melayu.

Gerakan Tari Campak
Penari perempuan tari Campak disebut Nduk Campak, sedangkan penari prianya disebut Penandak.

Gerakan Tari Campak telihat lincah menggambarkan keceriaan para remaja. Kelincahan gerakan para penari terlihat pada saat mengibas selembar sapu tangan dengan mengiringi jari-jemari.

Para penari akan saling berbalas pantun sebagai simbol dan ciri khas budaya Melayu di tengah-tengah tarian.

Pewarta : Muhammad Zaldy Zulfikar

Editor: PusinfoKN / @ap
Kata Kunci: GiatMalamKepulauanBangkaBelitungkwarnasKwartir Nasional Gerakan PramukaPertinasSBHPertinasSBHVIpusinfoSBHNasionalSetiappramukaadalahpewartaTariCampak
Sebelumnya

Tari Dero Tarian Tradisional Khas Suku Pamona Ditampilkan dalam Giat Malam oleh Kontingen Sulawesi Tengah.

Sesudahnya

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Warta Terkait

Sigap dan Tanggap, Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu PPGD Korban Kecelakaan
Karya Bakti Nataru

Sigap dan Tanggap, Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu PPGD Korban Kecelakaan

Peduli Sesama, Anggota Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu Pengendara Kehabisan Bensin
Karya Bakti Nataru

Peduli Sesama, Anggota Saka Bhayangkara Sukoharjo Bantu Pengendara Kehabisan Bensin

Anggota Pramuka Saka Bhayangkara Pangkalan Polres Sukoharjo Berperan Aktif Ikut Amankan Ibadah Malam Natal 2025
Karya Bakti Nataru

Anggota Pramuka Saka Bhayangkara Pangkalan Polres Sukoharjo Berperan Aktif Ikut Amankan Ibadah Malam Natal 2025

Ulang Tahun dan Orientasi, Saka Wanabakti Ajak Anggota Peduli Lingkungan
Kwarcab

Ulang Tahun dan Orientasi, Saka Wanabakti Ajak Anggota Peduli Lingkungan

Saka Kalpataru Kebumen Tanam Puluhan Pohon Beringin di Pertikalpataru III Tahun 2025
Kwarcab

Saka Kalpataru Kebumen Tanam Puluhan Pohon Beringin di Pertikalpataru III Tahun 2025

SAKA POM Aceh Bergerak: Hadirkan Antiseptik dan Lotion Anti Nyamuk untuk Aksi Peduli Bencana
Kwarda

SAKA POM Aceh Bergerak: Hadirkan Antiseptik dan Lotion Anti Nyamuk untuk Aksi Peduli Bencana

Next Post

Antusiasme Peserta Dalam Giat Wisata, Belajar Sejarah di Monas

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Hal-Hal Menarik Yang Dipelajari di Monas Dalam Pertinas SBH VI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Pramuka MAN 2 Banda Aceh Gelar Latihan Perdana Tahun 2026 dan Rapat Dewan Ambalan

Pramuka MAN 2 Banda Aceh Gelar Latihan Perdana Tahun 2026 dan Rapat Dewan Ambalan

KMD Golongan Penggalang dan Penegak Pramuka UNM Resmi Dibuka

KMD Golongan Penggalang dan Penegak Pramuka UNM Resmi Dibuka

Pusdiklat dan Tiga Fungsi Strateginya

Pusdiklat dan Tiga Fungsi Strateginya

KMD Kwarcab Kota Pekanbaru di Kwarran Pekanbaru Kota Mulai Digelar

KMD Kwarcab Kota Pekanbaru di Kwarran Pekanbaru Kota Mulai Digelar

Kwarda Jawa Tengah Salurkan Beragam Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sumatera Barat

Tiba di Kwarda Sumatera Utara, Tim Bantuan Kwarda Jateng Lakukan Koordinasi

Opini Kakak

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

8 Pokok-Pokok Pemikiran Baden Powell tentang Hidup, Anak Muda, Pramuka, dan Dunia
Opini

8 Pokok-Pokok Pemikiran Baden Powell tentang Hidup, Anak Muda, Pramuka, dan Dunia

Evolusi Korps Pelatih Menjadi Tim Pelatih pada Pusdiklatcab
Opini

Evolusi Korps Pelatih Menjadi Tim Pelatih pada Pusdiklatcab

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka