Warta Pramuka
Jumat, 27 Februari 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Ajaran Etika dari Bunda Bunakim

PUSDATIN KWARNAS
Jumat, 07 Agu 2020
/ Info Pramuka, Warta Pramuka
Telah dibaca 2102 Kali
Ajaran Etika dari Bunda Bunakim
Share on FacebookShare on Twitter

Bunda Bunakim tidak pernah memarahi peserta didik. Mata bulat yang indah itu kadang melotot. Bagi orang yang belum mengenalnya pasti mata itu membikin hati Penegak/Pandega ciut.

Hahaha. Sueeer…itu pengakuan dari kawan saya yang pernah makan bersama bunda satu ruangan. Jika bunda terlihat menuju ruang makan, ada yang teriak, “Eh…bunda ke sini. Tuh, bunda dah deket.”

BACA JUGA

Rantang Pramuka, Sarana Pramuka SMAN 1 Cileungsi Berbagi Kepada Sesama

Rantang Pramuka, Sarana Pramuka SMAN 1 Cileungsi Berbagi Kepada Sesama

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat

Lantas ruangan makan yang tadinya seperti suasana di pasar tradisional pun langsung hening bak di kuburan. Hehehe. Kak Diah Yuniti yang kini Waka Kwarda Bali mengalami itu.

Begitu pula dengan Kak Handry, Andalan Nasional Komisi Binawasa, yang saat itu dari DKD Maluku atau Kak Hendra Soemenda dari DKD Sumatra Utara yang hadir di Sidparnas tahun 1991. Jika mengingat hal itu pada tertawa, padahal dulunya tegang ya kak.

“Aku inget bunda Bunakim…karena aku pernah dinasehatin waktu makan piring dan sendok jangan berantem dengan piringnya. Dia ajari sikap saat makan. Intinya toto kromo di meja makan, dan isi piring harus ludes…des..des,” kata Kak Diah Yuniti.

Kisah Bunda Bunakim dari Isma Sri Rahayu (DKD Jabar 1986-1990 dan 1990-1994)

Pengalaman sama Bunda Bunakim waktu KPDK (Kursus Pengelola Dewan Kerja) tahun 1989. Kebanyakan peserta mati kutu kalau saat makan ada Bunda Bunakim. Kenapa? Karena tidak boleh ada suara beradu sendok dengan piring dan tidak boleh ngobrol dengan suara keras. Saya kebetulan dan kadang memberanikan diri untuk bisa satu meja sama beliau. Ternyata orangnya menyenangkan….. Beliau malah banyak memberikan nasihat pada saat makan bersama dengan suara yang cukup didengar oleh orang satu meja dengan beliau. Bunda asyik dan ternyata tidak galak.

Teks: Fitri H

Kata Kunci: hari pramuka 2020
Sebelumnya

Pesan Bunda Bunakim untuk Pramuka Puteri

Sesudahnya

Tentang Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional

Warta Terkait

Rantang Pramuka, Sarana Pramuka SMAN 1 Cileungsi Berbagi Kepada Sesama
Kwarran

Rantang Pramuka, Sarana Pramuka SMAN 1 Cileungsi Berbagi Kepada Sesama

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat
Kwarnas

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat

Sukseskan Santunan Anak Yatim, Pramuka Peduli Kwarran Cileungsi Rancang Penggalangan Dana
Kwarran

Sukseskan Santunan Anak Yatim, Pramuka Peduli Kwarran Cileungsi Rancang Penggalangan Dana

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional
Saka

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional

Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Kwarda

Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit

Pramuka Berdayakan Anak dalam Situasi Rentan, Kwarnas Optimalkan Program Ticket to Life
Global

Pramuka Berdayakan Anak dalam Situasi Rentan, Kwarnas Optimalkan Program Ticket to Life

Next Post
Tentang Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional

Tentang Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional

Bekal Bunda Bunakim Bagi Bintari

Bekal Bunda Bunakim Bagi Bintari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat

Kwarnas Bersama Kemnaker RI dan MUI Gelar Pesantren Kilat

Sukseskan Santunan Anak Yatim, Pramuka Peduli Kwarran Cileungsi Rancang Penggalangan Dana

Sukseskan Santunan Anak Yatim, Pramuka Peduli Kwarran Cileungsi Rancang Penggalangan Dana

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional

Forum Saka Tarunabumi Se-Indonesia Gelar Rapat Daring, Sambut Pelantikan Mabisaka Dan Pinsaka Nasional

Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit

Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit

Pramuka Berdayakan Anak dalam Situasi Rentan, Kwarnas Optimalkan Program Ticket to Life

Pramuka Berdayakan Anak dalam Situasi Rentan, Kwarnas Optimalkan Program Ticket to Life

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka