Warta Pramuka
Minggu, 8 November 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Pramuka Belajar Berternak Ikan Lele

KWARNAS
Minggu, 08 Nov 2020
/ Covid-19, Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 2319 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Budikdamber ini merupakan singkatan dari Budidaya ikan dalam ember. Di dalam ember besar kita dapat berternak ikan dan di atasnya kita dapat menanam sayuran. Budikdamber ini adalah penemuan Kak Juli Nursandi dari Politeknik Universitas Negeri Lampung (Unila). Teknik ini cocok untuk kita yang memiliki lahan sempit.

Di masa pandemi yang mengharuskan kita di rumah saja, budikdamber bisa dilakukan. “Cocok untuk kita yang tinggal di Jabotabek yang hanya ada sedikit lahan. Jika ada tanah ya tanam sayuran di tanah. Kalau tak ada, bisa dengan hydroponik atau budikdamber. Saya pilih budikdamber karena lebih murah dan dapat sayuran juga ikan,” kata Kak Agung Sedayu yang menjadi narasumber di kegiatan Kwarnas pada hari Minggu.

BACA JUGA

Delapan Anggota Saka POM Banyumas Dikukuhkan, Dibekali Edukasi Konsumen Cerdas hingga Kewirausahaan

Delapan Anggota Saka POM Banyumas Dikukuhkan, Dibekali Edukasi Konsumen Cerdas hingga Kewirausahaan

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng

Selanjutnya dia mengatakan bahwa benih ikan Lele untuk budikdamber harus dipilih. Jenis ikan Lele yang tepat diternakkan dalam ember. Baru belajar, ternak ikan sedikit dulu. Yang pasti pilih benih ikan Lele yang panjangnya 7-8 cm. Ukuran itu lebih pas ya agar dua sampai tiga bulan bisa dipanen.

“Kita harus perhatikan pakan ikan sepertì pelet. Jika ukuran ikan lebih kecil berarti peletnya, butiran pelet harus kecil. Saat diberikan ke ikan sebaiknya direndam sebentar. Kalau dalam kondisi kering terus ikan makan, maka akan mengembang di perut ikan,” jelas Kak Agung Sedayu.

Pengalaman Kak Bagas dari Griya Hijau, dia memberikan pelet dalam kondisi kering. Untuk ember yang besar seperti yang Kwarnas berikan ke peserta pelatihan, pelet cukup dua tutup botol air mineral. “Ikan lele yang baru diternak dalam ember itu jangan langsung dikasih pelet. Ikan puasa dulu ya satu dua hari. Kalau dikasih si ikan tambah stress. Dia stress di tempat baru, trus langsung dikasih makan ya tambah stress. Dimakan juga tapi dimuntahkan. Muntahan ini bisa membahayakan ikan itu sendiri,” kata Kak Bagas.

Baik Kak Bagas maupun Kak Agung Sedayu, memberitahu kalau ikan Lele yang sudah di dalam ember itu harus diperhatikan. Ikan Lele diberi makan sehari tiga kali: pagi, siang dan malam. Kemudian lihat perkembangannya. Dalam waktu satu atau dua minggu akan tampak ikan yang besar dan kecil. Kita harus sortir, “Pisahkan ikan Lele itu. Pindahkan ke suatu tempat ikan yang kecil. Kalau saya lakukan penyortiran tiap minggu,” kata Kak Agung Sedayu.

“Kita ambil yang kecil-kecil ya dari ember tempat budikdamber. Kalau dibiarkan kasihan. Lele itu kanibal, ikan yang kecil bisa dimakan oleh yang gede,” tambah Kak Bagas.

Yang terpenting pula, air dalam ember tiap minggu diganti. Tapi tidak semua airnya lho, melainkan separuh. Jika semua air diganti, ikan bisa mati karena belum tentu dapat beradaptasi dengan air baru. Sebab itu pada ember diberi kran. Itu untuk mempermudah saat membuang air dalam ember. “Diberikan pula EM4 atau probiotik,” kata Kak Agung Sedayu.

Beternak ikan Lele itu bila ada yang mati sedikit itu wajar. Namanya baru belajar budikdamber. Hasilnya dapat dikonsumsi sendiri. Jika hasilnya banyak, dapat kita berikan ke tetangga atau dijual. Budikdamber merupakan salah satu solusi dalam ketahanan pangan di masa sekarang ini.

Teks: Kak Fitri
Foto: Kak Yudhi

Kata Kunci: pramuka pewarta
Sebelumnya

Pramuka, Ayo Bercocok Tanam!

Sesudahnya

Sekjend Kwarnas Lantik Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat 2020-2025

Warta Terkait

Delapan Anggota Saka POM Banyumas Dikukuhkan, Dibekali Edukasi Konsumen Cerdas hingga Kewirausahaan
Kwarcab

Delapan Anggota Saka POM Banyumas Dikukuhkan, Dibekali Edukasi Konsumen Cerdas hingga Kewirausahaan

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng
Kwarcab

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng

34 Anggota UBALOKA Banyumas Dikukuhkan, Siap Terjun dalam Misi Kemanusiaan
Kwarcab

34 Anggota UBALOKA Banyumas Dikukuhkan, Siap Terjun dalam Misi Kemanusiaan

Gegap Gempita Wakili Kwarran Sawangan, Gudep MI Alkhoriyah Ikuti FPC 2026
Kwarran

Gegap Gempita Wakili Kwarran Sawangan, Gudep MI Alkhoriyah Ikuti FPC 2026

Saka Dirgantara Gelar Edukasi Olahraga Kedirgantaraan dan Paralayang bagi Pramuka Penggalang SMP Mutiara Jimbaran
Kwarda

Saka Dirgantara Gelar Edukasi Olahraga Kedirgantaraan dan Paralayang bagi Pramuka Penggalang SMP Mutiara Jimbaran

Tutup Rangkaian Monev Terpadu 2026 di Karangasem, Kwarda Gerakan Pramuka Bali Perkuat Tata Kelola Satuan Karya Menuju Generasi Unggul
Kwarda

Tutup Rangkaian Monev Terpadu 2026 di Karangasem, Kwarda Gerakan Pramuka Bali Perkuat Tata Kelola Satuan Karya Menuju Generasi Unggul

Next Post

Sekjend Kwarnas Lantik Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat 2020-2025

Kak Ridwan Kamil Lantik Pengurus dan LPK Kwarda Jawa Barat 2020-2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng

Regu Putra dan Putri MI Ma’arif NU 1 Dawuhanwetan Juara Umum LT II Kwarran Kedungbanteng

34 Anggota UBALOKA Banyumas Dikukuhkan, Siap Terjun dalam Misi Kemanusiaan

34 Anggota UBALOKA Banyumas Dikukuhkan, Siap Terjun dalam Misi Kemanusiaan

Gegap Gempita Wakili Kwarran Sawangan, Gudep MI Alkhoriyah Ikuti FPC 2026

Gegap Gempita Wakili Kwarran Sawangan, Gudep MI Alkhoriyah Ikuti FPC 2026

Saka Dirgantara Gelar Edukasi Olahraga Kedirgantaraan dan Paralayang bagi Pramuka Penggalang SMP Mutiara Jimbaran

Saka Dirgantara Gelar Edukasi Olahraga Kedirgantaraan dan Paralayang bagi Pramuka Penggalang SMP Mutiara Jimbaran

Tutup Rangkaian Monev Terpadu 2026 di Karangasem, Kwarda Gerakan Pramuka Bali Perkuat Tata Kelola Satuan Karya Menuju Generasi Unggul

Tutup Rangkaian Monev Terpadu 2026 di Karangasem, Kwarda Gerakan Pramuka Bali Perkuat Tata Kelola Satuan Karya Menuju Generasi Unggul

Opini Kakak

Pendidikan Antikorupsi sebagai Upaya Mewujudkan Pramuka Berintegritas
Opini

Pendidikan Antikorupsi sebagai Upaya Mewujudkan Pramuka Berintegritas

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital
Opini

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka