Warta Pramuka
Senin, 27 April 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Pramuka Belajar Berternak Ikan Lele

PUSDATIN KWARNAS
Minggu, 08 Nov 2020
/ Covid-19, Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 1847 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Budikdamber ini merupakan singkatan dari Budidaya ikan dalam ember. Di dalam ember besar kita dapat berternak ikan dan di atasnya kita dapat menanam sayuran. Budikdamber ini adalah penemuan Kak Juli Nursandi dari Politeknik Universitas Negeri Lampung (Unila). Teknik ini cocok untuk kita yang memiliki lahan sempit.

Di masa pandemi yang mengharuskan kita di rumah saja, budikdamber bisa dilakukan. “Cocok untuk kita yang tinggal di Jabotabek yang hanya ada sedikit lahan. Jika ada tanah ya tanam sayuran di tanah. Kalau tak ada, bisa dengan hydroponik atau budikdamber. Saya pilih budikdamber karena lebih murah dan dapat sayuran juga ikan,” kata Kak Agung Sedayu yang menjadi narasumber di kegiatan Kwarnas pada hari Minggu.

BACA JUGA

Barung Hijau dan Barung Merah Kwartir Ranting Kradenan Juara Pesta Siaga

Barung Hijau dan Barung Merah Kwartir Ranting Kradenan Juara Pesta Siaga

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob

Selanjutnya dia mengatakan bahwa benih ikan Lele untuk budikdamber harus dipilih. Jenis ikan Lele yang tepat diternakkan dalam ember. Baru belajar, ternak ikan sedikit dulu. Yang pasti pilih benih ikan Lele yang panjangnya 7-8 cm. Ukuran itu lebih pas ya agar dua sampai tiga bulan bisa dipanen.

“Kita harus perhatikan pakan ikan sepertì pelet. Jika ukuran ikan lebih kecil berarti peletnya, butiran pelet harus kecil. Saat diberikan ke ikan sebaiknya direndam sebentar. Kalau dalam kondisi kering terus ikan makan, maka akan mengembang di perut ikan,” jelas Kak Agung Sedayu.

Pengalaman Kak Bagas dari Griya Hijau, dia memberikan pelet dalam kondisi kering. Untuk ember yang besar seperti yang Kwarnas berikan ke peserta pelatihan, pelet cukup dua tutup botol air mineral. “Ikan lele yang baru diternak dalam ember itu jangan langsung dikasih pelet. Ikan puasa dulu ya satu dua hari. Kalau dikasih si ikan tambah stress. Dia stress di tempat baru, trus langsung dikasih makan ya tambah stress. Dimakan juga tapi dimuntahkan. Muntahan ini bisa membahayakan ikan itu sendiri,” kata Kak Bagas.

Baik Kak Bagas maupun Kak Agung Sedayu, memberitahu kalau ikan Lele yang sudah di dalam ember itu harus diperhatikan. Ikan Lele diberi makan sehari tiga kali: pagi, siang dan malam. Kemudian lihat perkembangannya. Dalam waktu satu atau dua minggu akan tampak ikan yang besar dan kecil. Kita harus sortir, “Pisahkan ikan Lele itu. Pindahkan ke suatu tempat ikan yang kecil. Kalau saya lakukan penyortiran tiap minggu,” kata Kak Agung Sedayu.

“Kita ambil yang kecil-kecil ya dari ember tempat budikdamber. Kalau dibiarkan kasihan. Lele itu kanibal, ikan yang kecil bisa dimakan oleh yang gede,” tambah Kak Bagas.

Yang terpenting pula, air dalam ember tiap minggu diganti. Tapi tidak semua airnya lho, melainkan separuh. Jika semua air diganti, ikan bisa mati karena belum tentu dapat beradaptasi dengan air baru. Sebab itu pada ember diberi kran. Itu untuk mempermudah saat membuang air dalam ember. “Diberikan pula EM4 atau probiotik,” kata Kak Agung Sedayu.

Beternak ikan Lele itu bila ada yang mati sedikit itu wajar. Namanya baru belajar budikdamber. Hasilnya dapat dikonsumsi sendiri. Jika hasilnya banyak, dapat kita berikan ke tetangga atau dijual. Budikdamber merupakan salah satu solusi dalam ketahanan pangan di masa sekarang ini.

Teks: Kak Fitri
Foto: Kak Yudhi

Kata Kunci: pramuka pewarta
Sebelumnya

Pramuka, Ayo Bercocok Tanam!

Sesudahnya

Sekjend Kwarnas Lantik Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat 2020-2025

Warta Terkait

Barung Hijau dan Barung Merah Kwartir Ranting Kradenan Juara Pesta Siaga
Kwarcab

Barung Hijau dan Barung Merah Kwartir Ranting Kradenan Juara Pesta Siaga

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob
Kwarcab

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob

Brigade Penolong 13.02 Ponorogo Gelar Simulasi Gempa Bumi Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana
Kwarda

Brigade Penolong 13.02 Ponorogo Gelar Simulasi Gempa Bumi Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

Pramuka Brigade Penolong 13.14 Pasuruan Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di SMAN 1 Gondangwetan
Kwarda

Pramuka Brigade Penolong 13.14 Pasuruan Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di SMAN 1 Gondangwetan

​Sekjen Kwarnas Resmi Buka Rakerda 2026, Momentum Perkuat Gerakan Pramuka di Sulsel
Kwarda

​Sekjen Kwarnas Resmi Buka Rakerda 2026, Momentum Perkuat Gerakan Pramuka di Sulsel

Akselerasi Pramuka Sulawesi Selatan di Rakerda 2026
Kwarda

Akselerasi Pramuka Sulawesi Selatan di Rakerda 2026

Next Post

Sekjend Kwarnas Lantik Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat 2020-2025

Kak Ridwan Kamil Lantik Pengurus dan LPK Kwarda Jawa Barat 2020-2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob

Serunya Pesta Siaga Purwodadi, ada Pelepasan Burung dan Tari Flasmob

Brigade Penolong 13.02 Ponorogo Gelar Simulasi Gempa Bumi Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

Brigade Penolong 13.02 Ponorogo Gelar Simulasi Gempa Bumi Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

Pramuka Brigade Penolong 13.14 Pasuruan Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di SMAN 1 Gondangwetan

Pramuka Brigade Penolong 13.14 Pasuruan Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di SMAN 1 Gondangwetan

​Sekjen Kwarnas Resmi Buka Rakerda 2026, Momentum Perkuat Gerakan Pramuka di Sulsel

​Sekjen Kwarnas Resmi Buka Rakerda 2026, Momentum Perkuat Gerakan Pramuka di Sulsel

Akselerasi Pramuka Sulawesi Selatan di Rakerda 2026

Akselerasi Pramuka Sulawesi Selatan di Rakerda 2026

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka