Warta Pramuka
Senin, 17 Agustus 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Pramuka, Ayo Bercocok Tanam!

KWARNAS
Minggu, 08 Nov 2020
/ Covid-19, Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 2234 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Pada saat pelatihan yang diadakan Kwarnas di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Minggu (8/11) kemarin ada materi tentang tanaman dan ikan lele. Kak Agung Sedayu dari Universitas Negeri Jakarta menerangkan
“Analisis Pemberdayaan Lahan Terbatas Rumahan dan Perkotaan”. Bagaimana cara pemberdayaan lahan rumah yang sempit, dan pemberdayaan Budikdamber (Budidaya ikan di dalam ember).

Kak Agung mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan tanaman sayur. Salah satunya, kita harus tahu jenis sayuran yang mau ditanam. Prinsipnya, semua butuh sinar matahari sehingga perlu dilihat letak lahan di rumah. Jam berapa dan berapa lama ada sinar matahari?

BACA JUGA

JAMBO Zine Edisi 1 – Buletin Jamnas XII 2026

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka

“Tanaman sayuran kebanyakan sun plant seperti: kangkung, sawi, dan selada. Tanaman jenis itu butuh sinar matahari banyak. Padi. Tumbuhan itu diranam dilahan terbuka tidak ada pohon kelapa atau pohon yang tinggi di sekitarnya. Coba tanam.di tempat lain. Tumbuh juga tapi gabahnya beda, isinya tidak sebagus bila ditanam di lahan terbuka. Kenapa? Karena butuh sinar matahari yang banyak dan lama. Ada jenis sayuran shade plants tapi sedikit. Contohnya: katuk, pandan, suji, kencur, dan pokpohan,” jelas Kak Agung.

Dia menjelaskan detail perihal tanaman karena di rumahnya dia praktekkan. Di rumahnya penuh dengan tanaman. Katanya lagi, lahan yang dapat sinar matahari hanya 2 jam cocok untuk tanaman hias yang daun-daunan. Contohnya yang lagi tren sekarang: Aglonema dan Keladi. Jika radiasi 4-6 jam pilih sayuran tertentu. Jika radiasi lebih 8 jam itu bisa semua jenis sayuran.

“Sayuran yang cocok ditanam di ember dalam Budikdamber ini, kangkung dan genjer. Jika tanam dari biji atau benih pertumbuhannya lambat. Lama tingginya. Saya suka tanamnya dengan cara stek. Tapi nanti diberi benih, ya tidak apa-apa. Kita tanam apa yang ada,” kata Kak Agung Sedayu.

Peserta ingin segera praktik ilmu yang didapat ini. Kwarnas memberikan 10 bungkus benih sayuran dan dua bibit pohon serta benih ikan lele. Semua perlengkapan untuk budikdamber diberikan ditambah pot, media tanam dan pupuk.

Teks: Kak Fitri H.
Foto: Kak Yudhi

Kata Kunci: pramuka pewarta
Sebelumnya

Daun Pepaya Penghilang Stress Lele

Sesudahnya

Pramuka Belajar Berternak Ikan Lele

Warta Terkait

Buletin

JAMBO Zine Edisi 1 – Buletin Jamnas XII 2026

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka
Kwarnas

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka

Cerita Peserta Jamnas Asal Sumbar: Serunya Eksperimen di Trans Studio dan Halang Rintang
Kwarnas

Cerita Peserta Jamnas Asal Sumbar: Serunya Eksperimen di Trans Studio dan Halang Rintang

Asyiknya Belajar Komunikasi Radio di Jamnas XII 2026
Kwarnas

Asyiknya Belajar Komunikasi Radio di Jamnas XII 2026

Saka Meriahkan Jamnas XII, Kenalkan Beragam Keterampilan dan Potensi Generasi Muda
Saka

Saka Meriahkan Jamnas XII, Kenalkan Beragam Keterampilan dan Potensi Generasi Muda

Peserta Mencoba Permainan Tradisional Congklak di Jamnas XII
Kwarnas

Peserta Mencoba Permainan Tradisional Congklak di Jamnas XII

Next Post

Pramuka Belajar Berternak Ikan Lele

Sekjend Kwarnas Lantik Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat 2020-2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka

Menkum Berbagi Pengalaman Ke Peserta Jamnas: Jangan Tinggalkan Pramuka

Cerita Peserta Jamnas Asal Sumbar: Serunya Eksperimen di Trans Studio dan Halang Rintang

Cerita Peserta Jamnas Asal Sumbar: Serunya Eksperimen di Trans Studio dan Halang Rintang

Asyiknya Belajar Komunikasi Radio di Jamnas XII 2026

Asyiknya Belajar Komunikasi Radio di Jamnas XII 2026

Live – Talkshow “Home Schooling Bisa Jamnas Loh ! “- Jambore XII Tahun 2026

Live – Talkshow “Home Schooling Bisa Jamnas Loh ! “- Jambore XII Tahun 2026

Saka Meriahkan Jamnas XII, Kenalkan Beragam Keterampilan dan Potensi Generasi Muda

Saka Meriahkan Jamnas XII, Kenalkan Beragam Keterampilan dan Potensi Generasi Muda

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka