Warta Pramuka
Minggu, 12 Juli 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Praktik Moderasi Beragama Dalam Gerakan Pramuka, Bukanlah Hal Baru

PUSDATIN KWARNAS
Minggu, 19 Feb 2023
/ Opini
Telah dibaca 4006 Kali
Praktik Moderasi Beragama Dalam Gerakan Pramuka, Bukanlah Hal Baru
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Diketahui dari kemenag.go.id, program moderasi beragama merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah nomor 87 Tahun 2017. Dalam peraturan tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang terintegrasi dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Salah satunya, terdapat beberapa karakter yang perlu diberikan dalam pendidikan, yaitu perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi lebih baik.

BACA JUGA

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, moderasi beragama adalah salah satu solusi terbaik saat ini dalam mengantisipasi potensi konflik di negara yang memiliki keragaman seperti Indonesia.

Hal itu, ia sampaikan saat menjadi keynote pada acara International Conference On Religious Moderation (ICROM) secara Hybrid di Jakarta Rabu (27/7/2022).

Jumat sampai dengan Sabtu (17-18/2/2023), Kemenag Banyuwangi menggelar perkemahan moderasi beragama bertempat di MAN 2 Banyuwangi yang diikuti oleh 500 Pramuka dari lintas agama sebagaimana diberitakan bwi24jam.co.id/pertama-kali-di-indonesia-kemah-moderasi-beragama-sukses-digelar-man-2-banyuwangi.

Kementerian Agama dalam kanal media sosialnya menyebutkan, indikator utama moderasi beragama diantaranya komitmen Kebangsaan, toleransi, anti Kekerasan, penerimaan terhadap tradisi.

Lalu, bagaimanakah praktik moderasi beragama di dalam Gerakan Pramuka?

Untuk itu, mari kita bedah syarat kecakapan umum (SKU) Pramuka khususnya yang mengandung nilai moderasi beragama.

Pada poin 3 SKU Bantara disebutkan bahwa pramuka penegak bantara mampu mengikuti jalannya diskusi dengan baik.

Maksudnya, seorang pramuka diajarkan untuk mengutamakan dialog dalam menyelesaikan persoalan. Dengan demikian, ia menyadari bahwa dalam menyelesaikan persoalan tidak perlu ada kekerasan.

Lebih lanjut poin 4 SKU Bantara mensyaratkan, untuk mencapai kecakapan umum penegak bantara maka seorang pramuka dituntut dapat saling menghormati dan toleransi dalam bakti antar umat beragama.

Penulis menilai, jauh hari sebelum gema ‘moderasi beragama’ ini digaungkan, Pramuka sudah berupaya menanamkan nilai kebangsaan dan toleransi sehingga pada praktiknya bukanlah hal baru.

Sedangkan indikator penerimaan tradisi, SKU Bantara poin 10 seorang penegak dituntut mampu menampilkan kesenian daerah di depan umum minimal satu kali.

Maknanya, Pramuka tidak alergi terhadap tradisi bahkan lebih-lebih ikut serta berpartisipasi melestarikan tradisi.

Tantangannya, pembina pramuka sudah selayaknya kembali memperhatikan syarat-syarat dalam SKU sebagai pokok bahasan yang menarik. Karena kalau pembina pramuka tidak memahami hal ini dengan baik maka ada kecenderungan syarat tersebut diabaikan atau dinilai tidak penting.

Kesimpulannya, persoalan bangsa yang maunya diobati dengan formula “moderasi beragama”, siapa sangka pola pendidikan Gerakan Pramuka sudah mengimplementasikannya sejak lama.

***
Mohamad Arif Fajartono, SST, M.Med.Kom: Penulis adalah Pelatih Pembina Pramuka yang tergabung dalam Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Macan Putih Banyuwangi, Jawa Timur.

Kata Kunci: BeragamaModerasipramukaSKU
Sebelumnya

Madrasah Camp 2023, Galakkan Penggalang Aktif, Kreatif dan Berprestasi

Sesudahnya

Kemnas V Sako Pramuka SIT Resmi Ditutup, Tahun 2027 Dilaksanakan di Jambi

Warta Terkait

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Next Post
Kemnas V Sako Pramuka SIT Resmi Ditutup, Tahun 2027 Dilaksanakan di Jambi

Kemnas V Sako Pramuka SIT Resmi Ditutup, Tahun 2027 Dilaksanakan di Jambi

Gudep PPDN-TB Lantik Penengak Bantara dan Penggalang

Gudep PPDN-TB Lantik Penengak Bantara dan Penggalang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Pembukaan Jamdasu XI 2026 di Sibolangit Semarak, Jambore adalah Ruang Belajar Kehidupan

Pembukaan Jamdasu XI 2026 di Sibolangit Semarak, Jambore adalah Ruang Belajar Kehidupan

Kwarda Banten Perkuat Sinergi dengan Kwarcab Pandeglang, Bahas Jamnas 2026 hingga Saka Adhyasta Pemilu

Kwarda Banten Perkuat Sinergi dengan Kwarcab Pandeglang, Bahas Jamnas 2026 hingga Saka Adhyasta Pemilu

Ketua Kwarda Banten Kunjungi Kwarcab Lebak, Dorong Era Baru Pramuka yang Adaptif dan Perkuat Ketahanan Sosial

Ketua Kwarda Banten Kunjungi Kwarcab Lebak, Dorong Era Baru Pramuka yang Adaptif dan Perkuat Ketahanan Sosial

Lomba Tingkat III Kwarcab Denpasar Resmi Dibuka, Delapan Regu Terbaik Berebut Tiket LT IV Bali

Lomba Tingkat III Kwarcab Denpasar Resmi Dibuka, Delapan Regu Terbaik Berebut Tiket LT IV Bali

Bangun Sinergi dan Kekompakan Kwarran Barebbo Gelar Rapat Pembentukan Panitia Hari Pramuka ke-65

Bangun Sinergi dan Kekompakan Kwarran Barebbo Gelar Rapat Pembentukan Panitia Hari Pramuka ke-65

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka