PRAMUKA.ID, Pekanbaru – Kegiatan Penyegaran Pelatih Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru resmi digelar di Gedung Tengku Maharatu, Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas sekaligus pemutakhiran wawasan para Pelatih Pembina Pramuka agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan generasi muda saat ini.
Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, penyampaian materi sistem pola segmental, bagan alur prosedur operasional standar penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi anggota dewasa, hingga materi dan praktik aplikasi Monitoring Naratama dan Narakarya sebelum akhirnya ditutup secara resmi.
Ketua Panitia, Kak Yuherlis, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 33 pelatih.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau yang diwakili Wakil Ketua Bidang Binawasa, Kak Anshari Kadir.
Dalam sambutannya, Kak Anshari menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan panitia yang telah menginisiasi kegiatan penyegaran pelatih tersebut.

“Ini adalah langkah nyata dalam menjaga kualitas dapur pendidikan kepramukaan kita,” kata Kak Anshari.
Ia menegaskan bahwa dunia terus berubah dengan sangat cepat, terlebih Generasi Alpha saat ini tumbuh di era digital yang sangat dinamis. Karena itu, kurikulum dan metode pelatihan kepramukaan tidak boleh berjalan di tempat.
“Pelatih harus menjadi sosok yang paling relevan. Kita tidak boleh terjebak pada kejayaan masa lalu, melainkan harus mampu menerjemahkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka ke dalam bahasa masa kini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan penyegaran bukan berarti para pelatih melupakan materi yang telah dimiliki, melainkan menjadi upaya menyamakan persepsi sekaligus memperbarui metodologi pelatihan agar selaras dengan perkembangan keputusan terbaru Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan ide-ide kreatif dalam penyelenggaraan kursus kepramukaan seperti KMD dan KML agar lebih menarik tanpa mengurangi kualitas pendidikan karakter yang menjadi inti Gerakan Pramuka.
“Harapan kita semua, mari kita gunakan momen ini sebagai ajang diskusi,” harapnya.
Kak Anshari juga menekankan bahwa pelatih bukan sekadar instruktur, tetapi figur teladan atau role model dalam pendidikan karakter.
“Keberhasilan pendidikan karakter di Gugus Depan sangat bergantung pada kualitas Pembina, dan kualitas Pembina adalah tanggung jawab Kakak-kakak sebagai Pelatih,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pelatih menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang diwakili Wakil Ketua Bidang Binawasa, Kak Delimarnis, mengatakan bahwa kegiatan penyegaran pelatih merupakan wadah peningkatan kompetensi dan pemutakhiran wawasan Pelatih Pembina Pramuka terkait perkembangan kepramukaan tingkat dunia atau World Organization of the Scout Movement (WOSM).
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menambah informasi, pengetahuan, dan kecakapan para pelatih agar mampu meningkatkan kualitas diri dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.
“Untuk itu saya berpesan kepada peserta agar mengikuti penyegaran pelatih ini dengan baik, sungguh-sungguh dan penuh semangat. Apabila ada hal-hal yang kurang paham atau belum jelas jangan sungkan-sungkan bertanya kepada Tim Fasilitator atau Narasumber,” pesan Kak Delimarnis.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa selama Mei 2026 terdapat empat agenda pendidikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan, yakni Dianpinru, Dianspinsat, KMD, dan KPDK.
Karena itu, ia berharap para pelatih dapat terus menghadirkan inovasi dalam setiap kegiatan diklat kepramukaan.
“Terus upgrade diri dan jangan tinggalkan Gugusdepan sebagai labor Pelatih Pembina Pramuka,” ujarnya.
Kepada tim fasilitator dan narasumber, Kak Delimarnis berpesan agar menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan penuh semangat. Sementara kepada panitia, ia meminta agar seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara maksimal mulai dari pelayanan sekretariat, konsumsi, perlengkapan, dokumentasi hingga evaluasi pelaksanaan kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pelatih yang telah meluangkan waktu demi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Penyegaran Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Kota Pekanbaru Tahun 2026 saya nyatakan dibuka,” tutupnya.
Pewarta : Rasid Ahmad































