PRAMUKA.ID – Serang, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten menyelenggarakan Sosialisasi Scout for SDGs (Sustainable Development Goals) pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Kwarda Gerakan Pramuka Banten. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan perwakilan dari delapan Kwartir Cabang (Kwarcab) kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anggota Gerakan Pramuka mengenai SDGs sekaligus mendorong agar berbagai aktivitas kepramukaan dapat diaktualisasikan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Sebagai narasumber, Kak Tubagus Rahmat (Sekretaris Kwarada) National Certified Lifeleader Facilitator, secara sederhana menjelaskan pentingnya aktualisasi program Scout for SDGs yang tidak hanya dilakukan melalui aksi di lapangan, tetapi juga perlu didokumentasikan dan dilaporkan melalui akun Scout for SDGs masing-masing.
Menurutnya, dokumentasi dan pelaporan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun rekam jejak kontribusi Gerakan Pramuka sekaligus meningkatkan jam layanan Pramuka secara nasional.
“Saya yakin di antara kakak-kakak semua pernah atau bahkan sering melakukan aksi nyata yang berkaitan dengan lingkungan. Hanya saja, mungkin aksi tersebut belum terdokumentasikan dan belum dilaporkan melalui akun Scout for SDGs. Padahal, setiap aksi yang kita lakukan memiliki nilai dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan,” jelas Kak Tubagus Rahmat.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mulai membangun kebiasaan mendokumentasikan setiap kegiatan secara sistematis, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil dan dampak kegiatan. Dengan demikian, aksi-aksi yang selama ini dilakukan oleh anggota Pramuka di berbagai wilayah dapat terlihat dan terakumulasi sebagai bagian dari kontribusi Gerakan Pramuka Indonesia terhadap pencapaian SDGs.
Program Scout for SDGs juga dinilai memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai kepramukaan, seperti kepemimpinan, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, pengabdian kepada masyarakat, serta kemampuan untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kak Kwarda Banten Prof. Suwaib Amiruddin menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Scout for SDGs di lingkungan Gerakan Pramuka Banten.
Menurutnya, Scout for SDGs merupakan program strategis yang perlu dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kepramukaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kwarda Banten mendukung penuh Program Scout for SDGs. Ke depan akan dibentuk tim percepatan Program Scout for SDGs yang diharapkan dapat mengawal, mengkoordinasikan, dan memperkuat implementasi program ini di seluruh wilayah Banten,” ungkap Prof. Suwaib Amiruddin.
Pembentukan tim percepatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Kwarda dan Kwarcab sekaligus mendorong semakin banyak Gugus Depan dan anggota Pramuka untuk terlibat dalam aksi-aksi yang selaras dengan target SDGs.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak melihat berbagai potensi aksi yang dapat dikembangkan di wilayah masing-masing, khususnya pada isu lingkungan, penghijauan, pengelolaan sampah, perlindungan sumber air, ketahanan pangan, edukasi masyarakat, dan pelestarian ekosistem pesisir.
Dengan melibatkan perwakilan dari delapan Kwarcab dan 100 peserta, kegiatan Sosialisasi Scout for SDGs diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan hingga ke tingkat Gugus Depan.
Kwarda Banten menargetkan agar kegiatan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata, dokumentasi, pelaporan, serta pengembangan project berbasis SDGs di masing-masing wilayah.
Melalui semangat “aksi nyata, terdokumentasi, dan berdampak”, Gerakan Pramuka Banten diharapkan semakin mampu mengambil peran sebagai agen perubahan dan bagian dari gerakan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah maupun nasional.
Pewarta: Fachrul Aryadi – Humas Kwarda Banten

















