Warta Pramuka
Senin, 9 Februari 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Kreativitas Pramuka Saka Tarunabumi Kota Semarang di Masa Pandemi

PUSDATIN KWARNAS
Senin, 14 Sep 2020
/ Covid-19, Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 1661 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Virus Corona masih “menghantui” kita. Kegiatan kepramukaan bisa tetap berlangsung asalkan sesuai dengan Protokol Kesehatan.

Begitu pula yang dilakukan oleh Saka Tarunabumi Kwarcab Kota Semarang, Jawa Tengah. Di kantor kwarcab ada lahan yang diubah jadi kebun. Lahan yang diubah itu luasnya sekitar 300 m2. Sudah beberapa kali mereka panen tomat, terong dan cabai. Ada juga tanaman lain.

BACA JUGA

Lantik TKU Ramu, Langkah Awal Pembinaan Pramuka DI SDN Cipicung 4

Lantik TKU Ramu, Langkah Awal Pembinaan Pramuka DI SDN Cipicung 4

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak

Empat anggota Saka Taruna Bumi Kwarcab Kota Semarang ingin belajar lagi. Dengan dibimbing Ketua Saka mereka menanam Okra warna hijau. Kenapa tanam pohon Okra?

“Untuk latihan dalam berkebun. Selain itu kami menanam 3 tanaman pokok: cabe, terong, tomat. Ini sebagai tanaman tambahan. Benih Okra diberikan oleh Dinas Pertanian saat pengadaan kebun untuk lumbung pangan,” kata Kak Nanang Ali Mahmudin, ketua Saka Tarunabumi Kota Semarang.

Setelah bibit ditanam, tiga minggu kemudian sudah bisa menikmati hasilnya. Mereka memetik buah yang muda. Tidak semua buah Okra dipetik, “Karena ada yang sengaja kami tua kan sampai kering di batang pohon. Itu untuk kebutuhan biji guna pembenihan,” jelas Kak Nanang. “Satu pokok tanaman pada tunas bisa mencapai 3 bunga bakal buah dan sangat mudah asal terkena sinar matahari maksimal.”

Adakah kesulitan dalam menanam Okra?

“Hingga saat ini kesulitan sangat minim sekali. Ada beberapa tanaman yang di polibag kurang maksimal dalam mendapat cahaya matahari. Jadinya terkena beberapa jamur pada buah dan daun. Solusinya, kami pindahkan ke tempat yang maksimal dalam pencahayaan. Jadi, kami tidak sampai menggunakan obat karena jamur sudah hilang sekitar satu minggu dari pemindahan.”

Peserta didik merasa bahagia. Mereka menanam, merawat dan memanen. Melihat pohon berbunga senangnya tidak terhingga. Hm, apalagi bunga tanaman Ikra itu indah dipandang. Ketika bunga berubah menjadi buah, bahagianya bertambah. Hm… apalagi jika tidak ada satu pun bunga yang gugur.

Tapi mereka juga bingung. Lho? Karena belum tahu cara memanfaatkan buah Okra. Sekarang, mereka tahu karena rajin mencari informasi tentang tanaman Okra.

Manfaat Buah Okra

Tanaman Okra (Lady’s Fingers) ini yang saya lihat di pasaran ada dua jenis: merah dan hijau. Buah yang hijau atau merah, sama-sama bagus untuk tubuh kita. Pengalaman saya menanam tanaman yang juga dikenal dengan nama Bendi, Kacang lendir, atau Bamia ini ada lendirnya.

Ketika saya memetiknya dengan tangan, terasa saya menyentuh lendir. Buah Okra yang muda mudah dipetik. Tua sedikit saja, harus menggunakan benda tajam. Jika menanam Okra, akan muncul serangga yang suka di sana.

Buah Okra muda bisa dimakan langsung. Rasanya seperti memakan cabai hijau. Buahnya bisa ditumis atau sayur lain. Bila ditumis, masak bumbunya dahulu. Sudah matang baru masukan irisan buah Okra.

Buah Okra jika dipotong langsung mengeluarkan lendir. Tanaman sayuran ini bisa untuk obat. (Manfaatnya silahkan klik google). Ada pengalaman tentang manfaat buah ini. Contohnya, adik kandung saya. Ibu jari jempol adik saya tidak dapat bergerak sendiri. Untuk bergerak harus dibantu oleh jari lain. Setelah meminum air rendaman buah Okra alhamdulillah sebulan kemudian ibu jarinya bisa bergerak sendiri (sudah normal).

Caranya:

  1. Ambil 3 atau 4 Buah Okra yang sudah dicuci bersih dengan air matang.
  2. Potonglah menjadi 3-5 potong.
  3. Masukan ke tumbler atau gelas besar yang sudah diisi air matang.
  4. Diamkan 4-5 jam di dalam kulkas.
  5. Minumlah seperti kita minum air putih.

Jika didiamkan, di dalam air itu ada lendir. Minum saja… di lidah seperti jeli, tidak perlu dikunyah karena ampas Okranya tidak dimakan. Jika sudah habis, tuang air matang lagi. Hal itu bisa direfil 3-4 kali.

Teks: Kak Fitri Hariyadiningsih (Pembina Gudep 12.014 Kwarcab Lampung Utara)
Foto: Kak Nanang

Sebelumnya

Pramuka SMAN 5 Madiun Gelar Penerimaan Tamu Ambalan di Masa Pandemi

Sesudahnya

Nasib Para Pramuka yang Berwirausaha di Tengah Pandemi

Warta Terkait

Lantik TKU Ramu, Langkah Awal Pembinaan Pramuka DI SDN Cipicung 4
Kwarran

Lantik TKU Ramu, Langkah Awal Pembinaan Pramuka DI SDN Cipicung 4

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak
Gudep

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak

Perjusa MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor Latih Kemandirian Pasukan Penggalang
Gudep

Perjusa MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor Latih Kemandirian Pasukan Penggalang

Bantuan Kwarnas di Aceh Timur, Bantu Warga Sambut Ramadhan
Kwarda

Bantuan Kwarnas di Aceh Timur, Bantu Warga Sambut Ramadhan

Gerakan Pramuka Gudep 04.017 dan Gudep 04.018 Pangkalan SD Negeri 215 Kading Gelar Hiking, Tanamkan Kemandirian dan Cinta Alam
Kwarran

Gerakan Pramuka Gudep 04.017 dan Gudep 04.018 Pangkalan SD Negeri 215 Kading Gelar Hiking, Tanamkan Kemandirian dan Cinta Alam

Gudep 04.059–04.060 MI Arrahman Pajekko Gelar Latihan Pramuka, Fokus Materi Simpul Jangkar untuk Dasar Membuat Usungan
Kwarran

Gudep 04.059–04.060 MI Arrahman Pajekko Gelar Latihan Pramuka, Fokus Materi Simpul Jangkar untuk Dasar Membuat Usungan

Next Post

Nasib Para Pramuka yang Berwirausaha di Tengah Pandemi

East Java Green Scout Innovation: Pramuka Pugar Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak

Jelajah Pasgalati MTs Riyadush Sholihin Bentuk Karakter Tangguh dan Kompak

Perjusa MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor Latih Kemandirian Pasukan Penggalang

Perjusa MI Diponegoro 1 Purwokerto Lor Latih Kemandirian Pasukan Penggalang

Bantuan Kwarnas di Aceh Timur, Bantu Warga Sambut Ramadhan

Bantuan Kwarnas di Aceh Timur, Bantu Warga Sambut Ramadhan

Gerakan Pramuka Gudep 04.017 dan Gudep 04.018 Pangkalan SD Negeri 215 Kading Gelar Hiking, Tanamkan Kemandirian dan Cinta Alam

Gerakan Pramuka Gudep 04.017 dan Gudep 04.018 Pangkalan SD Negeri 215 Kading Gelar Hiking, Tanamkan Kemandirian dan Cinta Alam

Gudep 04.059–04.060 MI Arrahman Pajekko Gelar Latihan Pramuka, Fokus Materi Simpul Jangkar untuk Dasar Membuat Usungan

Gudep 04.059–04.060 MI Arrahman Pajekko Gelar Latihan Pramuka, Fokus Materi Simpul Jangkar untuk Dasar Membuat Usungan

Opini Kakak

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

8 Pokok-Pokok Pemikiran Baden Powell tentang Hidup, Anak Muda, Pramuka, dan Dunia
Opini

8 Pokok-Pokok Pemikiran Baden Powell tentang Hidup, Anak Muda, Pramuka, dan Dunia

Evolusi Korps Pelatih Menjadi Tim Pelatih pada Pusdiklatcab
Opini

Evolusi Korps Pelatih Menjadi Tim Pelatih pada Pusdiklatcab

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka