PRAMUKA.ID – Gerakan Pramuka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam program “Make Up School” dan gerakan “Kota sebagai Ruang Belajar: Jalan Kebudayaan Menuju Kota Jasa yang Beradab” yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo.
Program tersebut menempatkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga di seluruh ruang kehidupan masyarakat sebagai bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Program “Make Up School” hadir sebagai upaya pemerataan mutu pendidikan di Kota Gorontalo. Melalui pendekatan yang menekankan penguatan karakter, budaya, dan kualitas layanan pendidikan, seluruh sekolah diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sehingga tidak lagi muncul stigma sekolah favorit maupun nonfavorit.
Salah satu pilar utama program tersebut adalah menjadikan kota sebagai ruang belajar. Konsep ini mendorong pemanfaatan berbagai ruang publik, lingkungan sosial, serta kekayaan budaya daerah sebagai sumber pembelajaran bagi peserta didik. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
Sebagai organisasi pendidikan nonformal yang fokus pada pembinaan generasi muda, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik diajak untuk belajar kepemimpinan, gotong royong, kedisiplinan, kepedulian lingkungan, serta pelestarian budaya yang sejalan dengan semangat Make Up School.
Menanggapi hal tersebut, Kakak Moh. Fahriyanto Rahim, selaku bagian dari Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Gorontalo (PRAMULI), menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program yang digagas Pemerintah Kota Gorontalo tersebut.
Menurut Ka Aan, sapaan akrab kak Fahriyato Rahim bahwa konsep “Make Up School” dan Kota sebagai Ruang Belajar merupakan langkah progresif yang menempatkan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Gerakan Pramuka sangat mendukung program Make Up School dan Kota sebagai Ruang Belajar karena nilai-nilai yang dibangun sejalan dengan tujuan pendidikan kepramukaan. Anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar dari lingkungan, budaya, ruang publik, serta interaksi sosial yang ada di masyarakat. Ini adalah pendekatan yang sangat baik untuk membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya dan siap menjadi bagian dari Kota Jasa yang beradab” terang kak Aan.
Ka Aan menambahkan bahwa Pramuka memiliki pengalaman panjang dalam menjadikan alam, masyarakat, dan lingkungan sekitar sebagai media pendidikan. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, pemerintah, keluarga, dan Gerakan Pramuka diyakini akan memperkuat pembentukan karakter peserta didik.
“Saya melihat program ini sebagai peluang besar untuk memperkuat kolaborasi. Gerakan Pramuka siap berkontribusi melalui berbagai kegiatan pembinaan karakter, pelestarian budaya, pengabdian masyarakat, serta penguatan kepemimpinan generasi muda. Ketika seluruh ruang kota menjadi ruang belajar maka setiap warga juga menjadi bagian dari proses pendidikan” paparnya
Lebih lanjut, ia berharap semangat kolaboratif yang dibangun melalui program tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda Gorontalo yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Gerakan Pramuka, program “Make Up School” dan Kota sebagai Ruang Belajar diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kota Gorontalo sebagai kota jasa yang maju, berdaya saing, dan beradab melalui penguatan pendidikan serta kebudayaan.
Pewarta: Moh. F. Rahim – Andalan Kwartir Cabang Gorontalo






















