PRAMUKA.ID – Kota Serang – Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kembali melaksanakan kegiatan latihan rutin sekaligus latihan bidang disaster yang diikuti oleh anggota Ambalan dan Racana. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya kolaborasi dengan UKM KSR PMI UNTIRTA dan sekaligus upaya untuk mengetahui kesehatan reproduksi, penyakit infeksi, serta pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).
Kegiatan diawali dengan sesi pemberian materi dari UKM KSR PMI bersama di aula PKM A kampus Untirta Pakupatan guna mempersiapkan diri sebelum memulai sesi praktek. Setelah itu, pemateri memberikan arahan mengenai praktek tata-tata cara menolong seseorang dalam kondisi kecelakaan dengan baik dan benar atau sedang membutuhkan pertolongan dan juga menjelaskan teknik-teknik dasar yang akan dipelajari.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti latihan dengan sangat antusias dan semangat dalam mempelajarinya. Materi latihan dimulai dari pengenalan dasar teori tolong-menolong dan terdapat dasar hukum didalamnya, seperti menolong korban ketika mengalami patah tulang, infeksi, dan mengalami pendarahan di area anggota tubuh. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menolong seseorang sekaligus berguna bagi diri sendiri.
Selanjutnya, peserta diberikan latihan cara mengobati korban yang terkena luka dengan cara mengunakan alat pengobatan sepeerti: perawatan kasa, kotak P3K, dan tandu khusus. Tidak hanya itu, peserta juga mempelajari teknik mengangkat korban ke tandu khsusus yang sudah disediakan oleh pemateri. Pada sesi ini, pelatih memberikan pendampingan terkait mengangkat korban yang mengalami luka untuk dibawa ke tandu khusus sehingga bisa diobati setelahnya agar peserta dapat memahami serta mempraktikkan ketika mendapatkan kejadian tersebut.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, latihan ditutup dengan sesi evaluasi. Pelatih memberikan masukan dan penilaian terhadap perkembangan kemampuan peserta selama mengikuti latihan, sekaligus memberikan motivasi untuk terus meningkatkan keterampilan mereka.
Melalui kegiatan latihan rutin dan sekaligus latihan bidang disaster ini, Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berharap para anggota dapat mengembangkan keterampilan menolong dengan baik sebagai salah satu kemampuan hidup (life skill), mempererat rasa kebersamaan, disiplin, dan kerja sama dalam kehidupan tolong-menolong.


















