PRAMUKA.ID – Karangasem, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Audiensi Kemitraan Satuan Karya (Saka) dan Monitoring & Evaluasi (Monev) Terpadu Bidang SAKOMA Tahun 2026 yang berlangsung sukses sejak 12 Oktober hingga 6 November 2026.
Kunjungan penutup peninjauan lapangan tersebut dipusatkan di wilayah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Karangasem, Amlapura, Jumat (6/11/2026).
Tim Kwarda Bali yang hadir langsung dalam penutupan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Satuan Karya, Satuan Komunitas, dan Gugus Darma (SAKOMA) Kwarda Bali, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes, bersama Sekretaris Bidang SAKOMA Kwarda Bali, Rudianto. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika, beserta jajaran pengurus kwarcab setempat.
Sukses Rangkul 14 Instansi Provinsi dan 9 Kwarcab Se-Bali: Wujudkan Tata Kelola SAKOMA yang Tertib, Legal, dan Adaptif
Dalam arahannya di Karangasem, Dr. Komang Agusjaya Mataram menegaskan kembali bahwa Satuan Karya (Saka) memegang peran yang sangat strategis sebagai wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega dalam mengasah pengetahuan, keterampilan teknis kejuruan, serta pengalaman praktis untuk persiapan karier dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Melalui program terpadu ini, Bidang SAKOMA Kwarda Bali telah berhasil merangkul 14 Instansi Pembina Saka tingkat Provinsi Bali sekaligus menyapa seluruh 9 Kwartir Cabang se-Bali guna memperkuat kemitraan, mengevaluasi efektivitas kegiatan, menyusun peta jalan kolaboratif, serta menginventarisasi kendala di lapangan.
Sekretaris SAKOMA Kwarda Bali, Rudianto, menambahkan bahwa rangkaian Monev Terpadu ini membawa misi besar bagi peningkatan kualitas kepanduan di daerah.
“Melalui ruang komunikasi, koordinasi, dan evaluasi ini, kami berharap tata kelola pembinaan SAKOMA di Provinsi Bali semakin tertib, legalitas pengurusan terjamin, dan program-program yang dijalankan senantiasa selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah,” ungkap Rudianto di Amlapura.
Sementara itu, Ka Kwarcab Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan tim Kwarda Bali yang dinilai memberikan suntikan motivasi besar bagi pengurus di Karangasem untuk memajukan sektor kesakaan, komunitas, dan gugus darma.
Dalam sesi diskusi dan pemetaan potensi wilayah, fokus pembahasan di Karangasem meliputi:
Mitigasi Bencana & Lingkungan: Optimalisasi peran Saka berbasis kebencanaan dan pelestarian alam (seperti Saka Bhayangkara, Saka Wira Kartika, Saka Taruna Bumi, dan Saka Kalpataru).
Evaluasi Koordinasi: Peningkatan sinergi antara Kwarcab dan instansi pengampu Saka dalam penyusunan rencana kerja bersama.
Penguatan Struktur Organisasi: Komitmen Kwarcab Karangasem untuk mengoptimalkan sisa masa kepengurusan melalui pembentukan Satuan Komunitas (Sako) dan Gugus Darma baru di wilayah Karangasem.
Menutup rangkaian kegiatan tahun ini, Kwarda Bali menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pimpinan Instansi Pengampu, pengurus Kwarda dan Kwarcab se-Bali, serta jajaran pamong dan instruktur Saka yang senantiasa berdedikasi membina generasi muda Bali.
Pewarta : Rudianto Kwarda Bali














