PRAMUKA.ID – Jakarta Pusat, Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Main Baca Budaya di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diikuti 20 anggota Pramuka dari Yayasan Perguruan Institut Pengembangan Pendidikan Indonesia (YP IPPI) Cakung untuk meningkatkan literasi budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah bangsa. Melalui pembelajaran langsung di museum, peserta diajak mengenal nilai perjuangan pemuda Indonesia serta memaknai pentingnya persatuan dalam kehidupan berbangsa.
Program Main Baca Budaya dirancang sebagai sarana pembelajaran yang mendekatkan generasi muda dengan sejarah dan warisan budaya Indonesia. Rangkaian kegiatan meliputi tur museum secara interaktif dan permainan edukatif yang berkaitan dengan sejarah serta kebudayaan nasional. Melalui kegiatan tersebut, peserta berkesempatan mengenal koleksi Museum Sumpah Pemuda sekaligus memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.
Perwakilan KPBMI, Kak Allya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme dan meningkatkan minat pelajar untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar. Museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sarana untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang bermakna. Dengan pendekatan interaktif, Main Baca Budaya diharapkan dapat membantu generasi muda memahami semangat Sumpah Pemuda secara menarik dan relevan.
Sebanyak 20 anggota Pramuka YP IPPI Cakung mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penelusuran koleksi museum hingga diskusi kelompok. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menghubungkan nilai-nilai kepramukaan, termasuk Dasa Darma, dengan semangat persatuan dan kebangsaan yang diwariskan oleh para pemuda Indonesia. Pembelajaran di luar lingkungan sekolah ini juga memperluas wawasan peserta tentang pentingnya mengenal, menghargai, dan menjaga sejarah bangsa.
Pembina Pramuka YP IPPI Cakung, Kak Baihaqi, mengapresiasi kolaborasi yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta didik. Kunjungan edukatif tersebut menjadi sarana untuk memperluas pengetahuan mengenai kebudayaan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan sejarah Indonesia. Kegiatan ini juga memperkuat pembelajaran di luar kelas dengan menghubungkan pengetahuan sejarah dan pembentukan karakter anggota Pramuka.
Melalui Main Baca Budaya, KPBMI memadukan literasi, pembelajaran sejarah, dan aktivitas interaktif untuk memperkenalkan warisan bangsa kepada generasi muda. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya kerja sama antara komunitas pemerhati budaya, lembaga pendidikan, dan museum dalam menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif. Dengan metode pembelajaran yang menarik, peserta diharapkan semakin terdorong untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Kegiatan di Museum Sumpah Pemuda ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang memiliki wawasan sejarah, menghargai keberagaman budaya, serta menjunjung tinggi persatuan bangsa. Pengalaman yang diperoleh anggota Pramuka YP IPPI Cakung diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Dengan demikian, museum dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang membantu membangun karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap sejarah Indonesia.
Pewarta: Moh. Syukron Makmun – Kwartir Cabang Kota Pasuruan


















