PRAMUKA.ID – Kwartir Ranting (Kwarran) Kahu sukses menyelenggarakan kegiatan Pesta Siaga yang diikuti oleh seluruh Gugusdepan se-Kecamatan Kahu (Kamis, 01/10/2026). Berlangsung sejak pagi hingga sore hari, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan, membangun karakter, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepahlawanan sejak usia dini.
Pesta Siaga bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan ruang pendidikan yang menyenangkan bagi Pramuka Siaga untuk belajar berani, mandiri, disiplin, kreatif, dan saling menghargai. Melalui kegiatan yang dikemas dalam suasana ceria dan penuh persaudaraan, para peserta mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan potensi diri sekaligus memahami nilai-nilai luhur perjuangan bangsa. Semangat ini sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Empat mata lomba menjadi daya tarik utama dalam Pesta Siaga Kwarran Kahu, yakni Lomba Karnaval dengan tema budaya, ketahanan pangan, profesi, dan kepahlawanan; Lomba Mewarnai; Lomba Menyusun Puzzle; serta Lomba Mirip Pahlawan. Setiap mata lomba memiliki nilai pendidikan tersendiri. Karnaval menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, mengenalkan beragam profesi, dan memperkenalkan pentingnya ketahanan pangan. Lomba mewarnai mengasah kreativitas dan ketelitian, menyusun puzzle melatih konsentrasi serta kemampuan memecahkan masalah, sedangkan lomba mirip pahlawan mengajak anak-anak mengenal dan meneladani jasa para tokoh perjuangan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah Gugusdepan berhasil meraih juara pertama hingga juara ketiga pada masing-masing mata lomba. Khusus untuk juara pertama, Gudep SD Inpres 12/79 Carima meraih Juara I Lomba Karnaval, Gudep SD Negeri 282 Biru meraih Juara I Lomba Mewarnai, Gudep SD Inpres 20/73 Palattae meraih Juara I Lomba Menyusun Puzzle, dan Gudep SD Inpres 3/77 Bontopadang meraih Juara I Lomba Mirip Pahlawan. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi masing-masing Gugusdepan sekaligus motivasi untuk terus membina peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang edukatif, kreatif, dan menggembirakan. Namun, lebih dari sekadar piala dan penghargaan, keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar, serta kemampuan menghargai teman merupakan kemenangan yang sesungguhnya bagi setiap Pramuka Siaga.
Andalan Daerah Bidang Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarda Sulawesi Selatan, kakak Y.A.Yahya, S.Pt., M.Si., LT, menyampaikan pesan motivasi mengenai pentingnya menanamkan jiwa kepahlawanan pangan sejak usia dini. Menurutnya, semangat pahlawan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi kehidupan bangsa, termasuk menjaga ketersediaan pangan, mencintai produk pertanian lokal, menghargai pekerjaan petani, dan membiasakan diri tidak membuang-buang makanan.
“Anak-anak Pramuka Siaga hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka perlu dikenalkan bahwa pangan merupakan sumber kehidupan dan petani adalah pahlawan yang berjasa menyediakan makanan bagi masyarakat. Semangat kepahlawanan harus tumbuh melalui kebiasaan sederhana, seperti menghargai nasi yang dimakan, mengenal tanaman pangan, mencintai lingkungan, dan belajar menanam sejak dini. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berkarakter, tetapi juga peduli terhadap pertanian serta memiliki semangat untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ungkap Kakak Y.A. Yahya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan. Pesta Siaga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan dunia pertanian dengan cara yang menyenangkan, sesuai dengan usia anak-anak. Dari sebuah karnaval, gambar berwarna, puzzle, dan kostum pahlawan, dapat tumbuh benih kecintaan terhadap tanah air, lingkungan, budaya, serta profesi petani yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bangsa.
Sementara itu, Ketua Kwarran Kahu, kakak Dra. Andi Sukmawati AZ, M.Si., LT, menyampaikan motivasi agar Pesta Siaga terus menjadi sarana pembinaan karakter yang menyenangkan, mendidik, dan bermakna bagi seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pembina, para guru, Gugusdepan, dan seluruh unsur Gerakan Pramuka untuk menghadirkan kegiatan yang mampu mengembangkan keberanian, kreativitas, kedisiplinan, kemandirian, serta rasa persaudaraan di kalangan Pramuka Siaga.
“Pesta Siaga bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana anak-anak belajar, berani mencoba, bekerja sama, dan bergembira bersama dalam semangat persaudaraan. Setiap anak memiliki potensi yang perlu kita tumbuhkan dengan kasih sayang, keteladanan, dan kesempatan untuk berkarya. Kami berharap melalui kegiatan ini, Pramuka Siaga semakin percaya diri, mencintai tanah air, menghormati sesama, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian pesan motivasi Ketua Kwarran Kahu.
Pelaksanaan Pesta Siaga Kwarran Kahu menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui kegiatan yang sederhana, meriah, dan penuh makna. Dukungan seluruh Gugusdepan se-Kecamatan Kahu memperlihatkan bahwa semangat pembinaan Pramuka Siaga membutuhkan kebersamaan dan komitmen dari semua pihak. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi secara sehat, tetapi juga belajar bahwa keberhasilan membutuhkan usaha, kejujuran, keberanian, dan sikap saling menghargai.
Pada akhirnya, Pesta Siaga bukanlah akhir dari sebuah perlombaan, melainkan awal dari perjalanan panjang membentuk generasi penerus bangsa. Dari langkah kecil anak-anak yang berani tampil di panggung, dari tangan mungil yang menyusun puzzle, dari warna yang dituangkan pada gambar, hingga kostum yang menggambarkan para pahlawan, tersimpan harapan besar bagi masa depan Indonesia. Kwarran Kahu menyalakan semangat, Gugusdepan menumbuhkan potensi, dan Pramuka Siaga menjadi benih generasi tangguh yang siap berkarya, mencintai negeri, serta menjadi pahlawan bagi lingkungan dan ketahanan pangan bangsa.
Salam Pramuka!
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi / ISJ Sulsel #2109)
























