PRAMUKA.ID – Di balik sukses dan lancarnya berbagai kegiatan kepramukaan, selalu ada tangan-tangan muda yang bekerja dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Hal itu ditunjukkan oleh Dewan Kerja Ranting (DKR) Kahu yang menjadi salah satu tulang punggung dalam mendukung kelancaran rangkaian kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kwarran Kahu yang berlangsung mulai 1 hingga 6 Oktober 2026. Dengan energi khas generasi muda, DKR Kahu hadir bukan sekadar sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan di lapangan.
Di bawah kepemimpinan kakak Fikrian selaku Ketua DKR Kahu, para anggota DKR menunjukkan bahwa Pramuka Penegak memiliki peran strategis dalam membangun dan menghidupkan kegiatan kepramukaan. Mereka bergerak menyiapkan berbagai kebutuhan, membantu koordinasi, mengatur teknis kegiatan, hingga memastikan setiap rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib.
Kerja mereka mungkin tidak selalu terlihat di panggung utama, namun kontribusinya terasa dalam setiap kegiatan yang berlangsung, kata kakak Andi Sukmawati AZ selaku Ketua Kwarran Kahu.
Peran DKR Kahu bahkan telah dimulai sejak 1 Oktober 2026, ketika Kwarran Kahu menggelar sejumlah agenda penting secara beriringan. DKR turut mengambil bagian dalam Pembukaan KMD, Pesta Siaga, Orientasi Majelis Pembimbing, dan Gelang Ajar. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh mereka yang tampil di depan, tetapi juga oleh generasi muda yang siap bekerja di balik layar dengan penuh keikhlasan.
Pada hari yang sama, DKR Kahu juga turut menyukseskan agenda penting lainnya, yakni Pelantikan Pengurus Kwarran Kahu pergantian antar waktu (PAW) masa bakti 2025–2028. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam keberlanjutan roda organisasi Gerakan Pramuka di tingkat ranting. DKR hadir memberikan dukungan sekaligus belajar langsung tentang bagaimana sebuah organisasi dikelola, dipimpin, dan dijalankan dengan semangat pengabdian.
Keterlibatan DKR Kahu dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi generasi muda. Mereka belajar bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang mengenakan seragam dan mengikuti kegiatan, tetapi tentang kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, kedisiplinan, kepedulian, serta keberanian mengambil tanggung jawab. Dari lapangan kegiatan, mereka ditempa menjadi pribadi yang mampu bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, dan tetap berdiri teguh ketika menghadapi tantangan.
Kakak Y.A.Yahya., SPt, MSi selaku Andalan Daerah bidang Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarda Sulsel juga mengungkapkan bahwa DKR Kahu telah menunjukkan bahwa generasi muda bukan sekadar penerus, tetapi juga pelaku utama hari ini. Semangat Kakak Fikrian bersama seluruh jajaran DKR Kahu menjadi inspirasi bahwa pengabdian tidak harus selalu dimulai dari posisi besar. Cukup dengan hadir, bergerak, membantu, dan bertanggung jawab, anak muda sudah mampu memberikan dampak besar bagi organisasi.
Ketua Kwarran Kahu dengan bangga memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh jajaran DKR Kahu yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam mendukung rangkaian kegiatan. Menurutnya, anak muda harus diberi ruang untuk bergerak, belajar, memimpin, dan mengambil tanggung jawab, karena dari proses itulah karakter kepemimpinan akan tumbuh. “Jangan takut mengambil peran. Jadilah generasi yang mau bekerja, mau belajar, dan siap mengabdi. Karena Pramuka bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi tempat kita menempa diri menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” menjadi pesan motivasi yang diharapkan terus membakar semangat DKR Kahu untuk berkarya dan mengabdi.
Dari Kahu, semangat itu terus menyala: Pramuka muda bergerak, bekerja, berkarya, dan mengabdi untuk masa depan.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi / ISJ Sulsel #2109)





















