PRAMUKA.ID – Semangat pengabdian Gerakan Pramuka kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Dalam rangka Giat Bulan Bakti Pramuka 2026 yang dicanangkan Kwartir Nasional (Kwarnas), Mabisaka Tarunabumi, kakak Y.A. Yahya, SPt, MSi, MT, bersama Instruktur Saka Tarunabumi, kakak Andi Elya Azis, SPt, mendatangi UDD PMI Makassar untuk melaksanakan donor darah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat Pramuka tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan di lapangan, tetapi juga melalui kepedulian dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.
Untuk diketahui kakak-kakak. Donor darah merupakan proses pengambilan sejumlah darah dari seseorang yang sehat secara sukarela untuk kemudian digunakan bagi pasien yang membutuhkan melalui pelayanan transfusi darah. Secara umum, calon pendonor harus dalam kondisi sehat, memenuhi batas usia dan berat badan yang ditetapkan, memiliki tekanan darah serta kadar hemoglobin yang memenuhi ketentuan, dan tidak sedang mengalami kondisi yang membuatnya tidak memenuhi syarat untuk mendonor.
Menurut kakak Y.A.Yahya dalam penjelasannya mengatakan bahwa sebelum melakukan donor, calon pendonor akan melalui pemeriksaan atau skrining oleh petugas kesehatan untuk memastikan keamanan bagi pendonor maupun penerima darah.
Selain membantu memenuhi kebutuhan persediaan darah, donor darah juga memberikan manfaat sosial yang sangat besar karena satu kali donor dapat menjadi bagian penting dalam menyelamatkan nyawa orang lain. “Bagi pendonor, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal melalui proses skrining sebelum donor”, papar kak Y.A.Yahya.
Namun, yang paling utama adalah tumbuhnya kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi kepada mereka yang sedang membutuhkan pertolongan.
Kehadiran Mabisaka dan Instruktur Saka Tarunabumi di UDD PMI Makassar turut disaksikan oleh adik-adik Pramuka Penggalang, salah satunya adik A.Irnaura Nadya, siswi kelas V SD Inpres 3/77 Masago yang tampak antusias menyaksikan langsung proses donor darah sebagai pengalaman edukatif yang menanamkan nilai kemanusiaan sejak dini. Salah satu kesan yang dapat dirasakan para Penggalang adalah bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang keterampilan, perkemahan, dan kegiatan baris-berbaris, tetapi juga tentang keberanian berbuat baik dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Kakak Andi Elya Azis, SPt selaku instruktur Saka, mewakili Saka Tarunabumi menyampaikan bahwa aksi donor darah merupakan salah satu bentuk sederhana tetapi bermakna dalam menghidupkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya semangat menolong sesama dan ikut membangun masyarakat. “Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat sederhana bagi kita, tetapi bagi seseorang yang sedang membutuhkan, darah tersebut bisa menjadi harapan untuk kembali sehat dan melanjutkan kehidupan,” menjadi pesan yang menguatkan semangat pengabdian dalam kegiatan tersebut.
Melalui momentum Bulan Bakti Pramuka 2026, Saka Tarunabumi mengajak seluruh masyarakat dan anggota Gerakan Pramuka yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk tidak ragu menjadi pendonor darah. Mari jadikan donor darah sebagai bagian dari pengabdian dan kepedulian sosial. Pramuka Peduli, Pramuka Berbagi—setetes darah kita, sejuta harapan bagi sesama.
Pewarta: Yusran AY.NS (Andalan Daerah Kwarda Sulsel / ISJ Sulsel #2109)




















