PRAMUKA.ID – Pekan Kekerabatan Nasional ke-XIII Tahun 2026 merupakan ajang pertemuan akbar bagi Pramuka Penggalang dari Pangkalan SD dan SMP Katolik se-Indonesia telah terlaksana pada tanggal 28 Juni s.d. 03 Juli 2026 bertempat di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kab. Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Kerja Kepramukaan Majelis Nasional Pendidikan Katolik (TKK MNPK) dengan panitia pelaksana dari Tim Kerja Kepramukaan Majelis Pendidikan Katolik (TKK MPK) Keuskupan Bandung.
Kegiatan ini merupakan wadah edukasi bagi peserta didik yang dikemas dalam bentuk perkemahan selama satu pekan. Kegiatan ini diikuti sekitar 900 peserta yang berasal dari 16 (enam belas) keuskupan dan keuskupan agung di Indonesia. Pekan Kekerabatan Nasional ke-XIII Tahun 2026 mengusung tema “Tunas Bangsa Harapan Bumi” yang merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”.
Secara garis besar, kegiatan Pekan Kekerabatan Nasional ke-XIII Tahun 2026 memiliki fokus utama dalam mengedukasi dan mengimplementasi Ekologis dan BudayaTradisi tanpa menghilangkan esensi dari Keimanan Kepada Tuhan. Pada pelaksanaannya, kegiatan ini berkolaborasi dengan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran dan beberapa organisasi yang bergerak pada bidang ekologi-lingkungan, serta dalam pengupayaan edukasi berkearifan lokal bekerja sama dengan Kampung Adat Cireundeu, Cimahi.
Selama satu pekan, peserta mengikuti kegiatan seperti pertukaran kekayaan budaya nusantara, kearifan lokal masyarakat adat Cireundeu, pengelolaan limbah dan edukasi nano enzym dalam kelestarian lingkungan, edukasi lingkungan hijau bersama FTIP Universitas Padjadjaran dan Sekolah Aloysius Bandung, serta wisata ziarah rohani Gua Maria-Kuningan. Selain itu, selama berkegiatan panitia menetapkan “pembiasaan” kepada peserta dengan mengawali kegiatan dengan misa, pengelolaan sanitasi yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah masak seperti minyak yang dipisahkan dari sampah lainnya, tidak diperkenankannya menggunakan styrofoam, dan pengurangan limbah plastik dalam keseharian, serta penggunaan tumbler isi ulang. Segala pembiasaan di dalam tapak perkemahan didesain untuk menjaga lingkungan yang berkelanjutan dengan harapan pembiasaan-pembiasaan tersebut turut dijadikan pembiasaan yang dapat dilakukan oleh gugus depan dalam menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan anggota muda.
Pekan Kekerabatan Nasional ke-XIII Tahun 2026 pun turut mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC selaku selaku Uskup Bandung dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, para uskup dan uskup agung di Indonesia , seluruh Ketua Yayasan-Yayasan Pendidikan Katolik di Indonesia, Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, Sekolah Aloysius Bandung, Kampung Adat Cireundeu, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumedang, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, serta instansi lainnya. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat turut memberikan dukungan dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pendidikan karakter yang dikemas dalam bentuk Perkemahan Pramuka. Bahkan Kementerian Agama memiliki upaya yang selaras dengan Gerakan Pramuka, yaitu membangun kehidupan yang didasari semangat persatuan dan persaudaraan.
Pewarta: Tim Kerja Kepramukaan Majelis Pendidikan Katolik (TKK MPK) Keuskupan Bandung



























