PRAMUKA.ID – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Patimpeng dan Saka Tarunabumi Patimpeng kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Bakti Lingkungan dalam rangka Bulan Bakti Pramuka 2026 yang telah dicanangkan oleh Kwartir Nasional.
Kegiatan yang berlangsung di tribun olahraga, lapangan olahraga (sepak bola, sepak takraw, bola volly) Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, (Kamis, 13/08/2026), ratusan Pramuka Penggalang bersama Dewan Kerja Ranting (DKR) Patimpeng, sangga kerja LT-II, Saka Tarunabumi Patimpeng, didampingi Babinsa-Bhabinkantibmas turun langsung melakukan aksi kebersihan.
Dengan penuh semangat dan gotong royong, mereka membersihkan lapangan-lapangan yang dipakai berlomba dalam rangka HUT Proklamasi RI ke-81, merapikan sekitar tapak perkemahan, hingga menyisir kawasan kios-kios Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Bukan sekadar memungut sampah, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran nyata bagi para pelajar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Para anggota Pramuka terlihat antusias menyapu, mengumpulkan sampah, merapikan lingkungan, serta memastikan kawasan perkemahan menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kakak Y.A.Yahya, S.Pt, MSi., selaku Mabisaka Tarunabumi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai kepramukaan, khususnya Dasa Darma Pramuka, yaitu “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.” Ia didampingi Mabisaka Tarunabumi Patimpeng, kakak Y.A. Yahya, Waka Kwarran kakak Alimuddin Yunus, S.Pd., serta Ketua DKR Patimpeng kakak Syaiful.
“Pramuka tidak hanya belajar di dalam kelas atau di lapangan melalui kegiatan kepramukaan, tetapi juga belajar bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui Bulan Bakti Pramuka ini, kami ingin menanamkan karakter peduli, disiplin, bertanggung jawab, dan rela menolong kepada generasi muda,” ujar kakak A. Lukman.
Aksi tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang beraktivitas di sekitar Buper Latobang. Kebersihan kawasan tidak hanya membuat lokasi perkemahan terlihat lebih tertata, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat dan pedagang.
Ibu Andi Ningsih, salah seorang pemilik kios UMKM, mengapresiasi kepedulian anggota Pramuka yang turun langsung membantu membersihkan kawasan.
“Kami sangat terbantu. Lapangan menjadi lebih bersih, lingkungan sekitar kios juga lebih rapi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Mabisaka Tarunabumi Patimpeng, kakak Y.A. Yahya, S.Pt., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan bakti tersebut bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga tentang membangun karakter generasi muda agar memiliki kepekaan terhadap persoalan di sekitarnya.
“Kami ingin adik-adik Pramuka memahami bahwa menjadi Pramuka berarti siap hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kebersihan lingkungan adalah langkah sederhana, tetapi dari langkah sederhana inilah tumbuh rasa tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, dan persaudaraan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan Bulan Bakti Pramuka di Kwarran Patimpeng akan terus diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih luas. Sejumlah kegiatan lanjutan telah dipersiapkan, di antaranya pembagian bibit, kegiatan donor darah, serta pemberian sarana produksi pertanian seperti pestisida dan berbagai kebutuhan lainnya.
“Insyaallah masih ada beberapa kegiatan bakti yang akan kami laksanakan. Kami ingin Pramuka tidak hanya dikenal karena kegiatan perkemahan dan lomba, tetapi juga karena kontribusinya kepada masyarakat. Semangat bakti harus menjadi bagian dari kehidupan seorang Pramuka,” tambah kakak Y.A.Yahya yang pernah menerima lencana Darma Bakti dan lencana Karya Bakti dari Kwartir Nasional.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang belajar bagi para pelajar khususnya para Pramuka Penggalang. Di tengah perkembangan zaman, Pramuka hadir mengajarkan bahwa kepedulian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Memungut satu sampah, membersihkan satu halaman, membantu satu orang, dan menjaga satu lingkungan adalah bentuk pengabdian yang memiliki arti besar ketika dilakukan bersama-sama.
Bagi Saka Tarunabumi dan Kwarran Patimpeng, Bulan Bakti Pramuka bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk membuktikan bahwa Pramuka hadir untuk masyarakat. Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” diterjemahkan dalam tindakan nyata—bergerak, bekerja, dan memberikan manfaat.
Dari Buper Latobang-Patimpeng, semangat itu terus dinyalakan. Para Pramuka belajar bahwa lingkungan yang bersih membutuhkan kepedulian, masyarakat yang kuat membutuhkan persaudaraan, dan masa depan bangsa membutuhkan generasi muda yang mau bergerak.
Karena Pramuka bukan hanya tentang siapa yang paling hebat dalam perlombaan, tetapi tentang siapa yang paling siap berbuat baik ketika lingkungan dan masyarakat membutuhkan.
Pewarta: Yusran AY.NS (Andalan Daerah bidang Saka, Sako dan Gugusdarma, Sulsel)
























