Warta Pramuka
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia

KWARNAS
Jumat, 14 Agu 2026
/ Kwarda
Telah dibaca 28 Kali
Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia
Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia
Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Di tengah tantangan krisis karakter, pragmatisme, dan derasnya disrupsi digital, pemikiran serta keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX kembali dihadirkan untuk menjawab kebutuhan generasi muda Indonesia masa kini.

Melalui peluncuran buku “Takhta, Darma, & Karsa: Pemikiran, Karya, dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengku Buwono IX”, Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga besar Gerakan Pramuka, untuk tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi menghidupkan kembali semangat pengabdian yang diwariskan Sri Sultan HB IX.

BACA JUGA

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka

Kwarda Kepri Ziarah ke TMP Pusara Bakti, Kenang Jasa Para Pahlawan

Kwarda Kepri Ziarah ke TMP Pusara Bakti, Kenang Jasa Para Pahlawan

Buku tersebut diluncurkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Auditorium Sukarman, Lantai 2, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Sri Sultan Hamengku Bawono Ka10 berkenan meluncurkan buku yang disusun sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan pendidikan kepramukaan.

Sebagai pembicara kunci, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya buku ini sebagai rujukan utama pendidikan karakter dan kebijakan integrasi kepramukaan berbasis sekolah di tanah air.

Mendikdasmen juga menegaskan bahwa keimanan kepada Tuhan merupakan salah satu hal yang membedakan Pramuka Indonesia dengan kepanduan yang lain, yang tertuang dalam Dasa Darma.

Buku ini diterbitkan oleh Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas bekerja sama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), ditulis oleh Dr. Harto Juwono, M.Hum. dan Anis Ilahi Wahdati, M.Si.

Penerbitan buku ini juga didukung olehPerpustakaan Nasional, Arsip Nasional Republik Indonesia, Masyarakat Sejarawan Indonesia, dan Penerbit Andi Offset Yogyakarta.

Buku Takhta, Darma, & Karsa tidak hadir sebagai biografi yang sekadar mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh. Buku ini merupakan historiografi gagasan, karya, dan filosofi kepemimpinan Sri Sultan HB IX, khususnya dalam membangun Gerakan Pramuka sebagai instrumen pendidikan karakter dan pembangunan bangsa.

Trilogi Takhta, Darma, & Karsa menjadi gagasan utama buku ini: takhta adalah instrumen kekuasaan, darma adalah pengabdian, sedangkan karsa adalah kehendak luhur yang menggerakkan keduanya untuk kepentingan rakyat dan kedaulatan bangsa.

Dengan demikian, kekuasaan tidak ditempatkan sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Pramuka, dalam pemikiran Sri Sultan HB IX, harus hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dalam pidato legendarisnya di Tokyo pada tahun 1971 berjudul “Scout Action for Community Development”, beliau mengubah kiblat kepanduan dunia dengan memindahkan ruang belajar dari sekadar rekreasi petualangan hutan (woodcraft) menjadi bakti nyata pembangunan masyarakat pedesaan (community/rural development).

Gagasan tersebut mendapat pengakuan internasional melalui penganugerahan Bronze Wolf Award, penghargaan tertinggi dalam gerakan kepanduan dunia, kepada Sri Sultan HB IX pada tahun 1973.

Bagi Sri Sultan Hamengku Bawono Ka10, warisan Sri Sultan HB IX harus diteruskan bukan dengan sekadar menjaga bentuk-bentuk lama, melainkan dengan menghidupkan nilai dan semangat yang mendasarinya.

Menurutnya, sebuah buku pada hakekatnya adalah menahan peradaban agar tidak segera berlalu. Laku dan keteladanan seorang manusia jawa, yang dipercaya sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Pihaknya menegaskan bahwa takhta, sejatinya bukan privilege, melainkan tanggung jawab, karsa bukan ambisi pribadi tapi kehendak mengabdi dengan tulus.

Hamengkubawono Ka10 berharap, buku ini menjadi jangkar bagi anggota pramuka di seluruh Indonesia, menghidupkan nilainya di masa kini.

“Keteladanan yang tidak diteruskan hanya akan menjadi kenangan, tetapi yang dihayati akan menjadi peradaban,” pungkasnya.

Ketua Kwarda DIY GKR Hayu menegaskan, atu ajaran moral penting yang ditinggalkan oleh Sri Sultan HB IX dan terus direkonstruksi dalam buku ini adalah filosofi “Takhta untuk Rakyat” melalui pilihan “Jalan Mukti”.

“Beliau mengajarkan bahwa kekuasaan atau Takhta sejatinya hanyalah sebuah instrumen pengabdian (Darma) yang digerakkan oleh kehendak luhur (Karsa) demi kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Pihaknya meyakini bahwa mengabdi di dalam Gerakan Pramuka bukanlah ruang untuk memburu tanda jasa, mencari panggung kehormatan, atau mengincar kedudukan, melainkan sebuah ruang suci kerelawanan tempat kita menempa kedaulatan mental dan ketahanan karakter generasi muda.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas Acep Somantri memandang pemikiran Sri Sultan HB IX memiliki relevansi kuat bagi pembangunan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Kwartir Nasional Kak Budi Waseso memberikan apresiasi kepada Yayasan dan Kwarda DIY atas peluncuran buku ini.Buku ini akan menjadi inspirasi bagi generasi saat ini dan masa datang.

“Pramuka tidak boleh berhenti pada simbol, tetap dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurutnya, warisan penting yang harus dihidupkan, keberanian untuk memberikan pembaruan, dan ketulusan untuk mengabdi. Tugas kita menjaga agar api karsa, api pengabdian, dan api keberpihakan pada generasi muda. Semoga keteladanan Kak Sultan harus bergerak mengikuti perkembangan zaman.

Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas akan membentuk “Bapak Pramuka Indonesia Fellowship” untuk melestarikan nilai-nilai keteladanan, darma dan karsa Sri Sultan HB IX, yang diharapkan dapat diluncurkan pada 12 April 2027.

Dengan demikian, ini bukan sekadar peluncuran buku biasa, namun menjadi ajakan untuk kepada generasi muda Indonesia menyalakan kembali api pengabdian yang tanpa batas.

Sehingga tidak lagi hanya mengetahui siapa Sri Sultan Hamengku Buwono IX, tetapi juga menyelami pemikiran besarnya dan bagaimana keteladanannya dapat dihidupkan kembali di era sekarang ini untuk mendukung pembentukan karakter bangsa dan pembangunan nasional.

Peluncuran buku ini turut dihadiri jajaran tamu dari Kwartir Nasional, Kwartir Daerah se-Indonesia, BPIP, Lemhanas, Kepala ANRI, dan undangan lainnya.

Pewarta: CST

Sebelumnya

LIVE – JAMBORE NASIONAL XII TAHUN 2026 – EPS 1

Sesudahnya

Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

Warta Terkait

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka
Kwarda

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka

Kwarda Kepri Ziarah ke TMP Pusara Bakti, Kenang Jasa Para Pahlawan
Kwarda

Kwarda Kepri Ziarah ke TMP Pusara Bakti, Kenang Jasa Para Pahlawan

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka Ikuti Jamnas XII 2026
Kwarda

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka Ikuti Jamnas XII 2026

Gubernur Sumut Lepas 1.179 Anggota Pramuka Menuju Jamnas XII 2026 Di Cibubur
Kwarda

Gubernur Sumut Lepas 1.179 Anggota Pramuka Menuju Jamnas XII 2026 Di Cibubur

Sekda Kabupaten Serang Lepas Kontingen Jambore Nasional XII, Peserta Diminta Jaga Fisik dan Mental
Kwarda

Sekda Kabupaten Serang Lepas Kontingen Jambore Nasional XII, Peserta Diminta Jaga Fisik dan Mental

Dua Penggalang Garuda SMP Widya Sakti Denpasar Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII Cibubur
Kwarda

Dua Penggalang Garuda SMP Widya Sakti Denpasar Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII Cibubur

Next Post
Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

Kwarran Patimpeng Gelar Perkemahan dan LT-II, Ratusan Pramuka Penggalang Akan Unjuk Keterampilan

Kwarran Patimpeng Gelar Perkemahan dan LT-II, Ratusan Pramuka Penggalang Akan Unjuk Keterampilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Gerak Penuh Semangat! Penggalang SD Inpres 3/77 Masago Tampil Apik di Lomba Tari Kreasi Semaphore

Gerak Penuh Semangat! Penggalang SD Inpres 3/77 Masago Tampil Apik di Lomba Tari Kreasi Semaphore

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka

Pramuka Bergerak, Lingkungan Bersih: Semangat Pramuka Penggalang dan Saka Tarunabumi dalam Bulan Bakti Pramuka

Kwarran Patimpeng Gelar Perkemahan dan LT-II, Ratusan Pramuka Penggalang Akan Unjuk Keterampilan

Kwarran Patimpeng Gelar Perkemahan dan LT-II, Ratusan Pramuka Penggalang Akan Unjuk Keterampilan

Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia

Resmi Dilaunching : Buku Takhta, Darma, & Karsa Ungkap Warisan Pemikiran dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka