PRAMUKA.ID – Giza, Sejarah baru lahir di Aula Sekolah Indonesia Cairo (SIC) pada Sabtu (1/8). Untuk pertama kalinya, sebanyak 11 Pramuka Pandega resmi dikukuhkan oleh Gugusdepan (Gudep) Gerakan Pramuka KBRI Kairo. Bagi pembina, pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momen sakral transfer spirit—pewarisan semangat kepramukaan dari generasi ke generasi.
Upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Kairo sekaligus Pembina Pandega, Moh. Nur Salim, Lc., MSI. Turut hadir memberikan dukungan, Kakak Abdul Muta’ali, M.A., M.IP., Ph.D., selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo sekaligus anggota Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), beserta jajaran perangkat Gudep KBRI Kairo.
Pelantikan ini dihadiri oleh 37 peserta upacara, terdiri atas 19 anggota Racana Putra dan 18 anggota Racana Putri, yang turut menyaksikan momen bersejarah bagi perkembangan Pramuka di Mesir, Bumi Para Nabi.
Dalam amanatnya, Kakak Salim menekankan bahwa esensi pelantikan jauh melampaui sekadar penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Pandega. Menurutnya, para anggota yang baru dikukuhkan kini mengemban amanah mulia untuk meneruskan semangat pengabdian, kepemimpinan, dan kebangsaan melalui Gerakan Pramuka.
“Pelantikan ini tidak sekadar simbolis. Ini adalah salah satu bentuk transfer spirit,” tegas Kakak Salim di hadapan para peserta.
Dengan dikukuhkannya 11 Pandega perdana ini, Gudep KBRI Kairo secara resmi memasuki babak baru dalam pembinaan golongan Pandega. Keberadaan mereka diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi Pramuka Indonesia di Mesir, tetapi juga menjadi kader yang berkarakter dan siap mengabdi bagi bangsa, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Pewarta: Revaldi Dwi Wardoyo
Penyunting: Iqbal Zulfikar Setyadi























