PRAMUKA.ID – Cibubur – Panitia Bidang Kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 menggelar rapat koordinasi pada Jumat, 17 April 2026, di Pendopo Kempi 2 Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur. Rapat ini membahas penyusunan petunjuk teknis (juknis), survei lokasi, serta penetapan tahapan persiapan kegiatan.
Rapat dipimpin oleh Ketua Bidang Kegiatan, Dr. Rahman Syah, M.Si., dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Kwarnas serta panitia terkait. Dalam arahannya, Rahman menekankan pentingnya penyelesaian naskah juknis secara rapi dan komprehensif agar menjadi acuan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Bidang kegiatan harus memastikan seluruh skema kegiatan tersusun dengan baik agar tidak terjadi benturan jadwal. Koordinasi lintas bidang, terutama dengan sarana prasarana, menjadi kunci utama,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab setiap panitia terhadap tugas masing-masing serta menjaga komunikasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Sementara itu, Waka Kwarnas Bidang Binamuda, Dr. Sigit Muryono, M.Pd., Kons, menekankan perlunya sinergi antara bidang kegiatan dan bidang perkemahan. Menurutnya, pengaturan waktu dan alur pergerakan peserta harus terkoordinasi dengan baik agar kegiatan berjalan efektif dan tidak mengganggu ritme perkemahan.
“Komunikasi antarbidang harus intens, mulai dari waktu peserta keluar perkemahan hingga pelaksanaan kegiatan, sehingga semuanya berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan konsep kegiatan Jamnas XII 2026 yang mengusung empat pilar utama, yaitu ketangkasan, kemandirian (pangan), adaptasi, serta persaudaraan berbasis budaya. Peserta nantinya akan dibagi dalam kelompok rotasi yang memungkinkan mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara merata.
Adapun kegiatan akan terbagi ke dalam berbagai seksi, di antaranya keterampilan kepramukaan, petualangan darat dan air, kampung pengembangan berkelanjutan, swasembada pangan, teknologi dan budaya, hingga kegiatan bela negara dan keagamaan.
Panitia juga membahas sistem operasional harian yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan sesi kegiatan, hingga evaluasi harian. Selain itu, aspek manajemen risiko turut menjadi perhatian, termasuk mitigasi cuaca, penanganan medis, serta perlindungan peserta melalui konsep Safe From Harm.
Sebagai bagian dari persiapan, peserta rapat melakukan survei lokasi dengan mengelilingi kawasan Buperta, meliputi area kempi, kempa, lapangan utama, danau, arboretum, hingga kawasan pertanian dan mini zoo.
Rapat ditutup dengan sejumlah tindak lanjut, di antaranya finalisasi jenis dan deskripsi kegiatan, perhitungan daya tampung, kebutuhan perlengkapan, penyusunan anggaran, serta pemetaan kebutuhan sumber daya manusia.
Dengan langkah-langkah ini, Kwarnas optimistis pelaksanaan Jamnas XII 2026 dapat berjalan lebih terstruktur, aman, dan memberikan pengalaman edukatif yang maksimal bagi seluruh peserta.























