Warta Pramuka
Kamis, 7 Mei 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Tip dan Trik Fotografi Dokumenter di Masa Pandemi Covid-19

PUSDATIN KWARNAS
Minggu, 18 Okt 2020
/ Covid-19, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 1520 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Kehumasan dan Informatika Kwarnas melaksanakan Webinar seri ke-5 pada Sabtu lalu (17/10/2020).

Bertajuk “Fotografi Dokumenter di Masa Penanggulangan Covid-19 (tingkat dasar)”, bertindak sebagai narasumber Sekretaris Komisi Kehumasan dan Informatika Kwarnas, Kak R. Andi Widjanarko.

BACA JUGA

Seragam Hanyut, Semangat Tak Boleh Surut! 725 Seragam Bantuan Pramuka Jatim Mendarat di Aceh Tamiang

Seragam Hanyut, Semangat Tak Boleh Surut! 725 Seragam Bantuan Pramuka Jatim Mendarat di Aceh Tamiang

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil

Kak Andi menjelaskan, bahwa menurut majalah Life, Fotografi dokumenter adalan visualisasi dunia nyata yang dilakukan oleh seorang fotografer yang ditujukan untuk mengkomunikasikan sesuatu yang penting, untuk memberi pendapat atau komentar, yang tentunya dimengerti oleh khalayak.

Sedangkan menurut Marry Warner, dalam bukunya yang berjudul “Photography: a Cultural History”, mengungkapkan definisi dokumenter secara umum yaitu segala sesuatu representasi non-fiksi di buku atau media visual.

“Untuk membuat sebuah foto dokumenter yang bagus tentunya tidak hanya sekedar snapshot atau asal jepret, melainkan sebuah representasi visual dari keadaan yang menyentuh secara psikologi yang melibatkan emosi sebagai pengalaman personal. Untuk itu emosi sang fotografer menjadi penting. Fotografer tidak hanya sekedar menghadirkan permasalahan dan realitas sosial,” ucap Kak Andi.

Lanjutnya, Kak Andi menjelaskan kata “Dokumenter” yang juga bisa berarti merekam atau menggambarkan dengan artistik kejadian faktual sebuah event atau fenomena sosial. Contoh: masa pandemi Covid-19 atau Cultural.

Menurut Graham Clarke, Dokumenter merupakan evodence/bukti bagi sesuatu hal yang pernah ada atau terjadi, sehingga makna historisnya dapat digunakan pada waktu mendatang sebagai catatan atau laporan kebenaran objektif akan sesuatu hal yang pernah ada atau yang telah terjadi.

Lalu apa yang bisa dilakukan Pramuka yang bukan merupakan seorang jurnalis? Pramuka bisa melakukan peliputan kegiatan Pramuka di rumah. Misalnya: membuat liputan bagaimana cara mencuci tangan sesuai protokol kesehatan. Seorang anggota pramuka bisa menjadi Scout Journalism menyampaikan berita positif dengan gayanya sendiri disertai keterangan 5W+1H, disebarkan lewat Sosial media. Sosial media kini memegang peranan penting.
Jangan lupa menggunakan Hastag/Tagar karena berfungsi untuk mengidentifikasi postingan di dunia maya.

Mengapa foto kegiatan Pramuka diperlukan? Sebagai dokumentasi kegiatan, sebagai karya foto, sebagai media informasi secara visual dan merekam sejarah kepanduan/Gerakan Pramuka.

Kak Berthold DH Sinaulan, Waka/Kakom Kehumasan dan Informatika menambahkan bahwa akan diselenggarakan lomba untuk peserta didik (Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega), Lomba vlog, video pendek, karya tulis, foto, jingle iklan layanan masyarakat dalam rangka membantu mempromosikan upaya penanggulangan Covid-19 dengan tema upaya penanggulangan Covid-19, pemenang akan diumumkan tanggal 10 Nopember pada Hari Pahlawan dengan hadiah yang cukup menarik.

Webinar yang berlangsung selama 2 jam ini dipandu oleh Kak Indah Setyorini. Banyak pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, antara lain dari Kak Abdul Salam, Kak Muhamad Kahfi dan Kak Muhamad Azis. Kak Popon Sahara dari Jawa Barat tertarik dengan lomba yang akan diadakan, langsung meminta kejelasan kriteria juara dan apakah kamera depan atau kamera belakang telepon genggam/hp yang bisa dipakai untuk lomba?

“Kriteria harus sesuai dengan tema, minimal tepat sesuai informasi yang menjadi persyaratannya, Kwarnas tidak memilih apa kamera yang digunakan. Satu hal yang harus diingat bahwa kamera depan yang terdapat di telepon genggam/hp lebih kecil karena tujuannya untuk swafoto sehingga kapatitasnya tidak sebesar kamera belakang, rata-rata kualitasnya lebih baik yang dibelakang daripada yang di depan. Sebuah Karya foto harus tampak natural. Kriteria penilaian juga melihat Tehniknya seperti apa sehingga bisa dilihat kualitas foto, lighting, adegannya natural atau tidak. Hal yang penting adalah menangkap momen dengan tepat atau Magic Moment,” jelas kak Andi.

Kak Sukma Widhya yang juga mengikuti Webinar ini memberikan saran untuk tahun depan diadakan lomba foto book kegiatan tingkat kwartir akan dimasukkan kepenilaian kwarda tergiat. Untuk itu harus ada sesi webinar tersendiri bagaimana membuat foto book.

Sebelum menutup webinar ini Kak Indah mengingatkan untuk terus menantikan webinar-webinar selanjutnya yang akan diselenggarakan oleh Komisi Kehumasan dan Informatika Kwarnas yang pastinya akan lebih menarik dan menantang tiap serinya.

Kata Kunci: pramuka peduli penanggulangan bencanapramuka pewarta
Sebelumnya

JOTA-JOTI 2020, Pengenalan Software Untuk Tracking Satelit

Sesudahnya

JOTA-JOTI 2020, Pertemuan Serumpun Lewat Skype

Warta Terkait

Seragam Hanyut, Semangat Tak Boleh Surut! 725 Seragam Bantuan Pramuka Jatim Mendarat di Aceh Tamiang
Kwarda

Seragam Hanyut, Semangat Tak Boleh Surut! 725 Seragam Bantuan Pramuka Jatim Mendarat di Aceh Tamiang

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil
Kwarda

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil

PDT Lustrum XI 2026 Go Internasional, Bakal Undang Peserta dari Luar Negeri
Kwarcab

PDT Lustrum XI 2026 Go Internasional, Bakal Undang Peserta dari Luar Negeri

Pramuka di Era Digital: AyoPramuka Kwarnas “Activity Award”, Bukti Dedikasi Berbuah Prestasi Bagi A.Irnaura Sarasvathy
Kwarda

Pramuka di Era Digital: AyoPramuka Kwarnas “Activity Award”, Bukti Dedikasi Berbuah Prestasi Bagi A.Irnaura Sarasvathy

Perkemahan Peduli Lingkungan Kwarcab Kota Pekanbaru Resmi Digelar, Bumi Perkemahan Tunas Kencana Diresmikan
Kwarcab

Perkemahan Peduli Lingkungan Kwarcab Kota Pekanbaru Resmi Digelar, Bumi Perkemahan Tunas Kencana Diresmikan

Kwarnas Perkuat Program Pembinaan Anggota Dewasa, Tekankan Peran Strategis Pembina Pramuka
Kwarnas

Pramuka Jadi Pilar Masa Depan Pangan Nasional

Next Post

JOTA-JOTI 2020, Pertemuan Serumpun Lewat Skype

JOTA-JOTI Adalah Sarana untuk Mewartakan Kegiatan Kepramukaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil

Kwarda Aceh Kukuhkan Gudep Pramuka STAISAR Aceh Singkil

PDT Lustrum XI 2026 Go Internasional, Bakal Undang Peserta dari Luar Negeri

PDT Lustrum XI 2026 Go Internasional, Bakal Undang Peserta dari Luar Negeri

Pramuka di Era Digital: AyoPramuka Kwarnas “Activity Award”, Bukti Dedikasi Berbuah Prestasi Bagi A.Irnaura Sarasvathy

Pramuka di Era Digital: AyoPramuka Kwarnas “Activity Award”, Bukti Dedikasi Berbuah Prestasi Bagi A.Irnaura Sarasvathy

Perkemahan Peduli Lingkungan Kwarcab Kota Pekanbaru Resmi Digelar, Bumi Perkemahan Tunas Kencana Diresmikan

Perkemahan Peduli Lingkungan Kwarcab Kota Pekanbaru Resmi Digelar, Bumi Perkemahan Tunas Kencana Diresmikan

Kwarnas Perkuat Program Pembinaan Anggota Dewasa, Tekankan Peran Strategis Pembina Pramuka

Pramuka Jadi Pilar Masa Depan Pangan Nasional

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka